
Ting...!
Ting...!
Ting....!
Suara lonceng yang berdenting mengiringi 2 orang pengantin memasuki tempat acara resepsi pernikahan Kayla dan Genta.
Semua orang bertepuk tangan sembari menatap ke arah dua orang yang berbahagia pada hari itu.
Terlihat jelas keduanya tampak sangat bahagia sembari melangkah dengan irama yang pas menyusuri karpet merah yang ditaburi oleh bunga-bunga.
Keyla Merasa begitu bahagia menatap semua orang tersenyum padanya, meski dia tahu bahwa diantara senyum-senyum itu ada banyak sekali senyuman yang palsu.
Namun begitu, dia hanya mau melihat bagian luar dari orang-orang itu, menjilat keluarga mereka namun dibelakangnya menjelek-jelekkan dan mencibir tentang pernikahan mereka antara saudara angkat.
__ADS_1
Langkah demi langkah dilalui oleh Genta dan Keyla hingga mereka tiba di panggung pelaminan.
Kedua orang itu pun berbalik menatap semua orang yang masih bertepuk tangan pada mereka, dan saat itu Keyla tersenyum ketika dia melihat Hera dan Adam beserta nyonya besar Ozon adalah orang yang paling bersemangat memberikan tepuk tangan.
"Inilah dua pengantin yang berbahagia pada sore hari ini, Genta dan Keyla. Sekali lagi, berikan tepuk tangan yang meriah pada mereka!!!" Seru sang pembawa acara Langsung membuat semua orang semakin mempercepat dan memperkeras tepuk tangan mereka.
"Berikutnya kita masuk ke acara selanjutnya yaitu pengucapan janji suci kedua mempelai," kata sang pembawa acara Langsung membuat Genta dan Kayla saling berpandangan satu sama lain.
Kedua orang itu pun saling menggenggam tangan pasangan masing-masing dan menatap satu sama lain dengan mata berbinar-binar karena perasaan bahagia di hari yang indah ini.
Keyla yang mendengarkan ucapan Genta benar-benar merasakan matanya berkaca-kaca dan terasa begitu panas karena rasa harunya mendengar janji pria di depannya.
Perempuan itu pun mengeratkan genggaman tangannya pada tangan Genta sembari menatap lekat Genta dan berkata, "aku Keyla Putri Ozon, hari ini memilih Genta menjadi suamiku, Dan aku berjanji baik dalam suka dan duka aku akan tetap setia kepadanya dan berjanji di hadapan seluruh orang bahwa aku akan menjadikannya satu-satunya pria dalam hidupku. Aku akan mengorbankan kebahagiaanku demi kebahagiaannya dan berjanji seumur hidupku tidak akan pernah berpaling darinya bahkan dalam kondisi buruk apapun!"
Plok plok plok....
__ADS_1
Semua orang bertepuk tangan pada kedua mempelai itu, bahkan Hera yang berdiri di samping suaminya tidak kuasa menahan air matanya hingga Dia meneteskan air matanya menatap dua orang yang berbahagia di atas pelaminan.
"Sekarang saatnya pemasangan cincin," ucap sang pembawa acara langsung membuat Barto yang sedari tadi bersiap memegang baki berisi cincin pun segera berjalan mendekati 2 mempelai dan menyerahkan cincin pernikahan nya.
Genta lebih dulu mengambil cincin dari Barto, lalu dia memasangkannya di jari manis Keyla dengan jantung yang berdegup amat kencang.
Setelah itu, Keyla pun mengambil cincin dari baki dan memasangkannya di jari manis kanan Genta.
"Kedua mempelai silakan menghadap ke arah tamu undangan dan perlihatkan cincin yang telah terpasang di jari kalian," ucap sang pembawa acara Langsung diikuti oleh Genta dan Kayla yang berbalik menatap semua orang.
"Demikianlah hari ini, kedua insan yang berbeda kini dipersatukan dalam ikatan cinta dan semua orang yang ada di sini menjadi saksi kebahagiaan mereka. Berikan tepuk tangan meriah dan doa kalian untuk kedua pengantin!!!" Kata sang pembawa acara dibarengi tepuk tangan yang meriah dari semua orang.
Keyla yang menyadari bahwa dirinya kini benar-benar resmi menjadi istri Genta langsung menatap ke arah Genta dan dia terkejut bahwa ternyata pria itu juga sementara menatapnya sehingga dia pun melebarkan senyuman di wajahnya.
"Terima kasih sudah memilihku menjadi istrimu," ucap Keyla dengan suara yang seraknya.
__ADS_1
"Terima kasih juga sudah mau menjadi istriku," ucap Genta membalas senyuman istrinya.