
Tap tap tap...
Keyla melangkahkan kakinya dengan cepat menuju ke depan IGD setelah mereka tiba di rumah sakit.
Mereka langsung di sambut oleh asisten Genta yang sedari tadi telah menunggu mereka di sana.
"Apa kata dokter tentang nyonya astella?" Tanya Keyla dengan raut wajah yang cemasnya.
"Itu,," sang asisten merasa enggan untuk berbicara, "sebaiknya kita temui dokter sekarang," ucap pria itu sembari menunjukkan jalan pada Keyla hingga Keyla pun mengikuti pria tersebut mengabaikan Genta yang ada di belakangnya.
Meski diabaikan, Genta tetap mengikuti kedua orang itu sampai mereka tiba di sebuah ruangan yang mana seorang dokter ada di sana berbicara dengan para dokter yang lainnya.
"Ahh,, kalian sudah datang," ucap dokter yang langsung mengenali Kayla dan Genta sehingga perempuan itu tanpa membuang-buang waktu langsung berkata, "kondisi Nyonya Astella saat ini tidak terlalu baik, mungkin saja ini akan menjadi saat-saat terakhirnya sehingga kami memutuskan untuk memberikan kalian kesempatan mengunjungi dia selama dia masih dalam ruang IGD."
__ADS_1
Keyla yang mendengarkan itu merasa seluruh badannya menjadi dingin, darahnya yang berhenti mengalir tetapi perempuan itu tetap menganggukkan kepalanya sehingga dia pun mengikuti dokter yang menunjukkan jalan untuk mereka.
Genta yang ada di sana tidak pergi mengikuti Keyla, tetapi pria itu hanya berdiri bersama-sama dengan asistennya sembari menatap punggung Keyla yang menghilang dari pandangan mereka.
"Aku tidak bisa mengerti, Kenapa dia sangat tidak mau menikah denganku?" Ucap Genta langsung membuat sang asisten menelan air liurnya.
'Apakah Tuan sedang berbicara denganku? Tapi jawaban seperti itu saja, mengapa Tuan tidak bisa mengetahuinya?' Ucap sang asisten dalam hati yang merasa aneh terhadap tuannya yang terlalu pintar dalam segala hal, tetapi masalah seperti itu saja tidak bisa?
Padahal semua orang jelas tahu, bahwa jika mereka berdua menikah maka itu akan membuat malu keluarga mereka sebab mereka bersaudara.
Genta yang merasa diabaikan oleh asistennya kini menatap asistennya yang tampak terdiam, tatapan pria itu memberi tekanan pada sang asisten agar pria itu berbicara.
"Tuan, Saya rasa nona Keyla tidak mau mempermalukan keluarga, itu sebabnya dia tidak mau menikah dengan tuan," ucap sang asisten.
__ADS_1
"Hanya itu?" Tanya Genta langsung membuat sang asisten kembali lagi merasa bahwa tuannya benar-benar sudah keterlaluan.
Hanya itu?
Jelas itu adalah perkara yang penting, sebab Liliana adalah anak angkat, seorang anak angkat yang berasal dari keluarga miskin dan diselamatkan oleh keluarga Ozon, tidak mungkin malah datang ke keluarga yang menyelamatkannya untuk membuat masalah!!!
"Itu, Saya rasa pikiran perempuan memang berbeda, mereka selalu memikirkan masalah kecil menjadi masalah besar. Jadi sepertinya Tuan harus lebih memahami nona," kata asisten benar-benar membuat kening Genta berkerut.
"Jadi maksudmu aku harus memahaminya dan membiarkan hubungan kami seperti ini saja? Tidak ada pernikahan?!!" Tanya Genta pada sang asisten benar-benar membuat asisten tersebut kehilangan kata-katanya.
Dia yang tidak salah apa-apa malah di tekan oleh pria itu seperti orang yang telah melakukan kesalahan besar.
"Sebaiknya Tuan membicarakannya lagi dengan Nona, mungkin dengan penjelasan yang lebih baik makan Nona akan mengerti," ucap sang asisten.
__ADS_1
Genta yang mendengarkan ucapan asistennya tidak berbicara lagi, tetapi pria itu kemudian pergi ke salah satu kursi yang ada di dekatnya lalu dia duduk di sana sembari memikirkan Keyla.
Dia benar-benar tidak mengerti mengapa perempuan itu tidak mau menikah dengannya, padahal pernikahan ini hanya untuk mengubah status mereka dari saudara menjadi suami istri, tidak ada yang rugi, juga tidak akan membuat keluarga mereka jadi bangkrut.