
Citata dengan wajah yang begitu murung kemudian berkata, "itu,, aku,, Aku sebenarnya tidak hamil."
💮💮💮
Ucapan perempuan di depannya membuat Keyla tertegun selama beberapa saat karena tak menyangka bahwa Citata benar-benar bisa menggunakan hal seperti itu untuk berbohong.
Sementara Citata yang melihat ekspresi Keyla, perempuan itu meneteskan air matanya sembari berkata, "maaf,, Aku tidak tahu kalau apa yang kau lakukan itu akan membuatmu kecelakaan dan akhirnya masuk rumah sakit. Hiks,, hiks,, aku benar-benar tidak berpikir sampai di situ, aku,,,, saat itu aku hanya berpikir bahwa aku harus melakukan segala cara supaya kau gagal menikah dengan Rion.
"Tapi saat kau menyelamatkanku dari tabrakan mobil itu dan membuat dirimu sendiri ditabrak oleh mobil,,, hiks,, hiks,, Aku benar-benar merasa bahwa aku tidak pantas lagi untuk hidup. Maaf,,, maaf,, Kau boleh menghukumku dengan cara apapun, bahkan jika kau meminta agar saat ini aku mati di hadapanmu, aku pasti akan mengabulkannya. Aku,, Aku benar-benar menyesal," ucap Citata yang benar-benar menyesal terhadap apa yang telah ia lakukan.
Dia tidak menduga bahwa ternyata Keyla malah akan menghampirinya dan mengatakan Yang sejujurnya padanya.
Perempuan itu bahkan tidak mengingat lagi tentang apa yang sudah ia lakukan pada perempuan itu, namun dia dengan berbesar hati mengatakan tentang fakta yang sebenarnya yang terjadi.
__ADS_1
Padahal, perempuan itu bisa saja menyembunyikan segala sesuatunya dan menghukumnya dengan cara membuatnya berpikir bahwa Rion sudah tidak mencarinya.
Tetapi perempuan itu malah melakukan sebaliknya!!!
"Itu,,," Keyla menghela nafas melihat isakan perempuan di depannya, lalu dia akhirnya mendekat ke arah perempuan itu dan memeluk Citata.
"Aku sudah memaafkanmu, lagi pula semuanya sudah berjalan sebagaimana mestinya. Karena Dari awal, aku memang harus meninggalkan keluarga Ozon, dan dari awal kau memang seharusnya bersama-sama dengan Rion karena kalian berdua saling mencintai.
Jika bukan karena dia yang nekat untuk menghancurkan hubungan Riln dengan Citata demi kepentingan pribadinya supaya terlepas dari cengkraman kakak angkatnya, maka segala sesuatu yang buruk pun tidak akan terjadi.
"Be,, benarkah?? Kau tidak memarahiku? Kau tidak membenciku setelah Apa yang terjadi?" Tanya Citata.
Keyla melonggarkan pelukan mereka, lalu dia menatap Citata yang saat itu masih menangis tersedu-sedu, "ya, tentu saja, tapi aku tidak akan memaafkanmu kalau kau tidak kembali ke ibukota menemui Rion. Dua orang yang saling mencintai patut untuk bersama-sama, dan itu adalah sebuah anugerah terindah dari Tuhan jika bisa menghabiskan waktu bersama-sama dengan orang yang mencintai kita." Ucap Keyla meyakinkan perempuan di depannya.
__ADS_1
"Hiks,, hiks,, terima kasih,," kata Citata kembali memeluk Keyla dengan erat dan perempuan itu benar-benar merasa berterima kasih pada Keyla.
Kedua perempuan itu saling berpelukan cukup lama sampai akhirnya Keyla melepaskan pelukannya dari Citata, "tenangkan dirimu, aku akan membuatkan minuman untukmu," ucap Keyla segera berjalan ke dalam gubuk tempat ia tinggal lalu perempuan itu kemudian membuat minuman seadanya lalu memberikannya pada Citata.
Citata mengambil minuman itu dan meneguknya sampai habis, lalu dia masih menyekah air matanya yang entah kenapa masih saja terus menetes.
"Kau sudah mendengar ceritaku, tapi apakah kau tidak ingin menceritakan alasan kau datang ke tempat ini?" Tanya Citata pada perempuan di depannya, sebab dia bisa melihat bahwa Keyla juga memiliki sebuah masalah sehingga perempuan itu pergi meninggalkan ibukota.
Padahal, Jika saja pernikahannya dengan Rion gagal, maka masih ada banyak keluarga konglomerat dan lainnya yang bisa menikah masuk ke dalam keluarga ozon.
Tetapi perempuan itu malah memilih untuk meninggalkan ibukota??
Sangat aneh!
__ADS_1