
"Ahh,, Apa kau sudah sarapan? Kalau belum, kita bisa singgah dulu untuk sarapan sebelum lanjut bertemu dengan Wo," kata Kimberly memulai pembicaraan.
💞💞💞
Keyla langsung menggelengkan kepalanya dengan pelan, "tidak, aku sudah sarapan, tapi kalau kakak ipar juga belum sarapan, Aku bisa menemani kakak ipar untuk sarapan terlebih dahulu," kata Kayla.
"Aku juga sudah sarapan, kalau begitu kita bisa langsung pergi menemui wo-nya," ucap Kimberly dianggap oleh Kayla sehingga kedua perempuan itu duduk dengan tenang di dalam mobil.
Beberapa saat kemudian, Kayla teringat akan sesuatu sehingga perempuan itu menatap Kimberly, "itu,, aku rasa kalian akan langsung menikah, tapi ternyata tunangan dulu, kapan kalian tunangan?" Tanya Keyla.
"Ahh,, sebenarnya Memang rencana awalnya begitu, kami akan langsung menikah, tapi tiba-tiba saja Genta berkata bahwa kami lebih baik tunangan terlebih dahulu, jadi aku segera memutuskan untuk mempersiapkan acara pertunangannya mulai dari sekarang. Tanggal pertunangannya sendiri pun belum ditentukan karena Genta masih harus menyesuaikan jadwalnya sehingga kami hanya melakukan persiapan saja terlebih dahulu," jawab Kimberly.
Mendengarkan itu, Keyla hanya menganggukkan kepalanya dengan peran, meski begitu, dia menyimpan rasa tidak tenangnya dalam hati dan matanya pun segera berkaca-kaca mengingat pria itu akan membuat sebuah ikatan dengan perempuan yang bukan dirinya.
__ADS_1
Meski begitu, Keyla tetap berusaha menahan dirinya agar tenang dan tidak memperlihatkan kesedihannya di depan Kimberly.
Maka setelah berkendara sekitar 15 menit, Mereka pun tiba di sebuah gedung yang membuka jasa wo baik untuk pernikahan pertunangan, maupun acara-acara lainnya.
Begitu turun dari mobil, Keyla langsung memperhatikan tempat sekitar lalu dia pun berjalan bersama-sama dengan Kimberly ke dalam gedung tersebut Dan disambut oleh seorang resepsionis.
"Selamat datang," ucap resepsionis menyambut kedua perempuan itu.
"Halo, Saya ingin menggunakan jasa wao di sini untuk pertunangan saya dengan calon suami saya," ucap Kimberly sembari mengeluarkan kartu identitasnya dan menyerahkannya pada sang resepsionis yang bertugas di sana.
"Ah, tidak, Saya sudah membuat janji dengan Nona Linda," kata Kimberly yang memang sudah membuat janji kamu sebelum mereka datang ke tempat itu.
Sang resepsionis menganggukkan kepalanya, "Baiklah, kalau begitu saya hubungi Nona Linda terlebih dahulu," ucap resepsionis itu kemudian mengambil telepon miliknya lalu menghubungi seseorang.
__ADS_1
Setelah beberapa saat, sang resepsionis pun berkata, "Selamat siang Kak Linda, ini aku Indah bagian resepsionis, di sini ada tamu yang berkunjung. Namanya Nona Kimberly."
"Baik, baik,," kata resepsionis itu berbicara dengan seseorang di seberang telepon sebelum dia akhirnya menutup panggilan telepon itu dan menatap Kimberly yang berdiri bersama-sama dengan Keyla.
"Saya akan mengantarkan kalian untuk bertemu dengan Nona Linda," kata resepsionis itu langsung dianggap oleh Kimberly dan Keyla lalu mereka pun mengikuti resepsionis itu memasuki lift.
Ting!
Lift segera berhenti di lantai 5, lalu ketiga perempuan itu keluar dari sana dan mereka berjalan ke sebuah ruangan.
Saat sedang berjalan, tiba-tiba saja ponsel Kimberly berdering sehingga perempuan itu mengambil ponselnya dari dalam tasnya dengan Keyla yang langsung menatap ke arah layar ponsel milik Kimberly.
Perempuan itu langsung menelan air liurnya dan merasakan kepalanya berdenyut tak karuan kalau ia membaca nama pemanggil ternyata ialah Genta.
__ADS_1
'pria itu menghubungi perempuan ini, tetapi dia tidak pernah menghubungiku selama dia di luar negeri,' ucap Kayla dalam hati.