
Keyla berkata, "aku tidak menemukanmu, aku hanya kebetulan melihatmu saja, karena aku juga sedang bersembunyi di desa ini."
"Apa?!!" Tanya Citata yang begitu terkejut.
💞💞💞
Keyla mengangguk dengan pasrah, "hm,, ada hal yang membuatku harus bersembunyi, tapi kenapa kau juga pergi meninggalkan Rion? Padahal pria itu kesulitan mencarimu. Dia terlihat begitu buruk karena ditinggalkan olehmu. Juga, di dalam rahimmu kan ada seorang bayi, Apa kau tidak sedih memisahkan bayimu dengan ayahnya?" Tanya Keyla yang benar-benar tidak paham dengan pikiran perempuan di depannya.
Sementara Citata yang mendengarkan ucapan Keyla, dia terbengong karena tidak menyangka bahwa perempuan itu masih berpikir kalau dia sedang mengandung, padahal itu hanyalah sebuah kebohongan saja dan ia pergi dari ibukota karena telah merasa bersalah pada Keyla.
"Itu,,, itu karena,,," Citata menghembuskan nafasnya dengan kasar, lalu beberapa saat kemudian dia mengangkat kepalanya menatap Keyla, "lalu kau sendiri, kenapa kau tidak tinggal bersama-sama dengan Rion padahal kalian berdua saling mencintai?
__ADS_1
"Aku juga tidak mengerti dengan ucapanmu yang mengatakan bahwa Rion tampak buruk setelah aku pergi, padahal sudah jelas-jelas pria itu hanya ingin menikah denganmu!!" Ucap Citata yang merasa bahwa ada yang salah dengan apa yang terjadi antara mereka berdua.
Keyla pun kebingungan, "Apa maksudmu dia mencintaiku? Di dunia ini, tidak ada satupun orang yang mencintaiku sebagai seorang perempuan. Sepertinya kau juga tidak tahu kalau beberapa hari setelah perjodohan kami ditetapkan, dia menghampiriku dan menyuruhku Untuk membatalkan perjodohan kami.
"Dia bilang dia tidak ingin menikah denganku dan,,, hah,, aku rasa itu karena dia sangat mencintaimu!" Ucap Keyla dengan tegas yang benar-benar merasa prihatin pada perempuan di depannya.
Perempuan itu telah salah paham hingga membuat orang yang ia sayangi menderita, apalagi, bayi yang ada di dalam kandungan perempuan itu, Keyla sangat cemas tentang keadaan perempuan itu.
"Itu,, Apa katamu?" Tanya Citata yang kini menjadi semakin bingung di tempatnya sebab Dia tidak mengerti dengan ucapan perempuan itu.
Citata yang ada di depan Keyla benar-benar terdiam di tempatnya dan perempuan itu tak mampu berkata apapun lagi.
__ADS_1
Dia sudah membuat perempuan itu kecelakaan dan sekarang dia masih bisa melihat bekas luka pada tangan dan kaki perempuan itu, tetapi sekarang dia melihat bahwa perempuan di depannya malah membantunya.
Padahal, seharusnya perempuan itu sangat marah padanya, seharusnya perempuan itu tidak mengatakan fakta yang sebenarnya sehingga dia akan terus hidup menderita di tempat itu.
Tapi kenapa?
Mengapa perempuan itu malah membantunya?
Hal itu membuat Citata akhirnya menangis dengan keras.
"Hiks,, hiks,, hiks,," isak Citata sembari menutup wajahnya dengan kedua tangannya dan dia benar-benar malu terhadap Keyla.
__ADS_1
Sementara Keyla yang melihat itu, dia tidak mengatakan apapun dan dia hanya membawa gadis kecil yang bersama-sama dengannya meninggalkan kamar Citata untuk membiarkan perempuan itu menangis menenangkan dirinya.
'Dasar bodoh, bagaimana bisa dia hanya memikirkan dirinya sendiri dan melupakan perasaan Rion dan,, terutama anak dalam kandungannya?' Pikir Keyla yang merasa kesal pada Citata.