Pemuas Hasrat Kakak Angkat

Pemuas Hasrat Kakak Angkat
132


__ADS_3

Tok tok tok.


Suara pintu yang diketuk langsung membuat Kayla menatap ke arah pintu sembari berkata, "tunggu!!"


Setelah berteriak ke arah pintu, barulah keila menatap suaminya yang saat itu membantunya memasang resleting pakaian renangnya sebelum mereka keluar dari kamar.


Saat membuka pintu kamar dilihatnya Barto sudah siap juga dengan pakaian renangnya hingga Ketiga orang itu pun turun ke lantai bawah dengan Genta yang ekstra hati-hati menjaga istrinya saat mereka melewati tangga.


Setelah tiba di kolam renang di samping rumah, Keyla langsung duduk di tepi kolam dengan kaki diceburkan ke dalam air kolam.


"Minuman," ucap Kayla menatap ke arah suaminya hingga membuat Genta pun berdiri lalu dia masuk ke dalam rumah untuk membuat minuman bagi mereka bertiga.


Sementara Barto, dia sedang melakukan stretching di pinggir kolam sebelum menceburkan dirinya ke dalam kolam.


Byur!!!!


Pria itu langsung tenggelam di bawah air dan berenang menyusuri dasar kolam.


Keyla tertawa, dan dia juga hendak turun ketika dia melihat ke arah belakang Genta sudah kembali membawa jus untuk mereka.


Jus itu masih berada dalam botolnya, dan belum dituang ke dalam tiga gelas yang ada di baki sehingga Keyla memberi kode pada Genta agar meletakkannya di sampingnya.

__ADS_1


Keyla pun mengambil alih menuang jus itu ke dalam gelas lalu mengambil satu gelas dan menikmati jusnya.


"Apa kau mau mencebur?" Tanya Genta langsung diangguki oleh Kayla sehingga Genta pun terlebih dahulu turun ke dalam kolam yang dalamnya sampai dada orang dewasa.


Setelah berada dalam kolam, Genta pun mengulurkan tangannya pada Keyla sehingga Keyla membiarkan pria itu mengangkat tubuhnya ke dalam kolam dengan tangan ditumpukan di dada Genta.


"Kalau ada yang tidak nyaman, langsung katakan padaku," ucap Genta langsung diangguki oleh Kayla sehingga Keyla pun bermain air dengan tenang.


"Aku mau berenang," ucap Kayla memberi kode pada suaminya agar pria itu menyingkir dari hadapannya, Sebab Dia hendak berenang.


Tetapi Genta mengerutkan keningnya, dan pria itu sadar betul bahwa berenang menggunakan tenaga yang besar sehingga dia cemas kalau perempuan itu mungkin akan kelelahan.


"Itu,, Bagaimana kalau aku menarikmu?" Tanya Genta langsung membuat Kayla berpikir beberapa saat sebelum dia menganggukkan kepalanya.


Keyla tersenyum dengan cara mereka berenang, dia merasa senang dan menikmati kebersamaannya dengan suaminya.


Sementara Barto yang saat itu duduk di pinggir kolam renang sembari menikmati minumannya, pria itu menatap cemas ke arah kakak iparnya.


Meski begitu, dia tidak mengatakan apapun sampai kedua orang itu kembali berenang ke arahnya dan menghampirinya.


Genta pun mengangkat istrinya untuk kembali duduk di tepi kolam dengan dia yang masih berada di dalam kolam dengan tangan terulur ke belakang Keyla dan memeluk perempuan itu dari kolam.

__ADS_1


Barto yang merasa bahwa Keyla mungkin kedinginan akhirnya segera berdiri, lalu pria itu pun mengambil handuk dan menutupi punggung Kayla dengan handuk.


"Terima kasih," ucap Kayla menarik handuk itu supaya lebih menyelimuti tubuhnya dan tangannya terulur mengambil minuman yang diletakkan di baki.


Ketiga orang itu pun berbincang-bincang bersama sampai beberapa saat kemudian Keyla pun berdiri lalu perempuan itu berjalan ke arah kursi yang terletak di pinggir kolam.


Dia mengambil kacamata yang ada di atas meja lalu menggunakannya dan berbaring di sana dengan posisi yang nyaman.


Melihat itu, Barto langsung menatap kakaknya yang sudah duduk di pinggir kolam sembari melihat ke arah Keyla.


"Kak,," ucap Barto dengan suara yang pelan mengambil ponsel yang tadi ia letakkan di sampingnya lalu menyalakan ponsel tersebut.


"Ada apa?" Tanya Genta tanpa mengalikan pandangannya dari istrinya.


"Lihat ini," kata Barto sembari menyerahkan ponselnya pada Genta agar pria itu melihat berita yang sedang beredar di internet.


Genta mengerutkan keningnya melihat berita itu, berita tentang pernikahan keluarga Genta antara sesama saudara angkat.


"Kau jaga kakakmu, aku akan pergi sebentar," ucap Genta segera berdiri meninggalkan Barto.


Barto hanya mengangguk dengan pelan, lalu pria itu pun berpindah tempat duduk ke samping kursi tempat Kayla berbaring.

__ADS_1


'kakak pasti punya cara untuk melenyapkan semua berita itu,' ucap Barto dalam hati yang tidak merasa pusing dengan berita itu, tetapi dia hanya cemas Jika saja nanti kehila membuka ponselnya dan melihat berita itu, pasti akan membuat Keyla berada dalam suasana hati yang tidak baik.


__ADS_2