
Keyla teringat akan mobil yang tadi ia tabrak sehingga tanpa menunggu lebih lama lagi dia mengangkat panggilan telepon itu.
"Halo," jawab Keyla.
π§βπΎπ§βπΎπ§βπΎ
"Maaf, aku melihat kau meninggalkan nomor ponselmu di mobilku, jadi aku meneleponmu," kata seorang pria dari seberang telepon yang terdengar bahwa pria itu mungkin seumuran dengannya.
Maka tanpa menunggu lama, Keyla segera berbicara, katanya, "Ah ya, maaf karena aku hanya meninggalkan pesan, tadi aku terburu-buru jadi tidak sempat menunggumu datang ke sana. Itu,, aku akan membayar semua ganti rugi untuk kerusakan mobilmu, jadi--"
"Ah, tidak, tidak perlu mengganti rugi, Hari ini aku hanya berada dalam suasana hati yang buruk, Jadi bagaimana kalau ganti ruginya kita bertemu untuk makan malam bersama?" Tanya sang pria dari seberang telepon langsung membuat Kayla mengerutkan keningnya.
Siapa yang mau makan malam dengan pria itu???
Tetapi karena merasa bersalah, maka Keyla dengan cepat berkata, "ah, ,itu, sebenarnya tidak masalah, tetapi hari ini ada temanku yang berulang tahun dan dia mengajakku untuk pergi ke sana Jadi,," Keyla mengerutkan keningnya, kalau dia mengajak pria itu serta ikut ke sana maka Rion tidak akan berpikir macam padanya, sehingga dia lanjut lagi berbicara, katanya, "Bagaimana kalau kau ikut ke acara ulang tahun temanku? Dia tidak punya siapapun untuk merayakan ulang tahunnya, jadi dia pasti senang jika ada lebih banyak orang yang merayakan ulang tahunnya."
"Ah, tentu, kirimkan saja alamatnya, Aku pasti datang," kata Sang pria dari seberang telepon langsung diakan oleh Keyla sehingga perempuan itu dengan cepat mengirim alamat apartemen Citata pada pria itu.
Setelah selesai mengirim alamatnya, Keyla pun membayar belanjaannya lalu perempuan itu meninggalkan pusat perbelanjaan.
__ADS_1
Ia berkendara ke apartemen tempat tinggal Citata hingga ketika dia di lapangan parkir, perempuan itu mengeluarkan konsernya lalu melihat bahwa tidak ada satupun panggilan tak terjawab atau pesan yang masuk.
Maka Citata pun menekan tombol panggil pada nomor yang terakhir kali bertelepon dengannya demi menanyakan keberadaan pria itu.
Drrtt.... Drrtt... Drrtt...
Drrtt.... Drrtt... Drrtt...
Drrtt.... Drrtt... Drrtt...
Silakan tinggalkan pesan suara karena nomor yang anda tuju tidak dapat menerima panggilan telepon ini.
Drrtt.... Drrtt... Drrtt...
Drrtt.... Drrtt... Drrtt...
Drrtt.... Drrtt... Drrtt...
Sama seperti sebelumnya, meski panggilan telepon itu terhubung ke mana namun pria yang ada di seberang telepon tidak mengangkat panggilannya hingga membuat Kayla merasa kesal lalu perempuan itu dengan cepat keluar dari mobil dan membawa hadiah untuk Citata.
__ADS_1
Dia berjalan ke arah lift ketika sebuah mobil tiba-tiba saja datang ke arahnya lalu parkir di dekatnya.
Keyla tidak terlalu mempedulikannya, dia hanya terus melangkahkan kakinya sampai akhirnya ketika dia sudah menekan tombol open pada lift, ponselnya tiba-tiba saja berdering.
Drrriiingg.... Drrriiingg.... Drrriiingg....
Drrriiingg.... Drrriiingg.... Drrriiingg....
"Ya halo," jawab Keyla mengangkat panggilan telepon dari pria yang sedang membuat janji dengannya.
"Aku sudah di parkiran, Apakah kau yang berada di depan lift?" Suara seorang pria dari seberang telepon langsung membuat Kayla berbalik lalu dia melihat seorang pria tampan yang memang seumuran dengannya berjalan ke arahnya sembari menentang sebuah paper bag.
"Ya, ini aku," jawab Keylasembari menurunkan teleponnya lalu perempuan itu mematikan panggilan telepon mereka dan menyimpan teleponnya.
Maka sang pria yang berjalan ke arah kiblat segera berlari kecil sampai ia akhirnya berada tepat beberapa langkah di depan Kayla dan menatap Keyla dengan sebuah senyum ceria di wajahnya.
"Hai, perkenalkan Namaku Alexi," kata pria itu sembari mengulurkan sebelah tangannya untuk berjabat tangan dengan Kayla.
Keyla pun pergi menerima jabatan tangan pria itu sembari berkata, "aku Keyla, terima kasih sudah tidak membawa perkara kita ke kantor polisi."
__ADS_1
Sang pria tersenyum sembari menarik kembali tangannya, "Jangan khawatir, aku bukan orang yang pendendam, aku hanya senang jika bisa menambah seorang teman." Ucap pria itu langsung diangkuti oleh Kayla bersamaan dengan lift yang akhirnya terbuka sehingga kedua orang itu pun memasuki.