Pemuas Hasrat Kakak Angkat

Pemuas Hasrat Kakak Angkat
41


__ADS_3

Adam yang tertinggal dalam kamar pun melihat dua saudara angkat yang berinteraksi.


Genta membantu Keyla memperbaiki tali gaunnya, itu terlihat sangat manis untuk sepasang saudara.


💮💮💮


"Sepertinya Genta bisa mengurusmu dengan baik, kalau begitu kami akan duluan kembali ke rumah. Nanti kalian menyusul lah," ucap Adam yang merasa bahwa kedua saudara itu perlu waktu untuk bersama-sama lagi sebab pria itu berpikir bahwa setelah Keyla keluar dari rumah sakit, maka Genta akan kembali bersikap dingin seperti dahulu kala.


"Ah itu, Keyla tidak akan kembali ke rumah karena takutnya nenek mungkin akan memperlakukannya dengan buruk di sana. Jadi biarkan dia kembali ke apartemen, aku sudah mengurus apartemen di sebelah Keyla dan aku akan tinggal di sana. Adik kedua juga sudah berkata bahwa dia akan tinggal di sana selama beberapa hari untuk bergantian denganku menjaga Keyla," ucap Genta benar-benar membuat Adam merasa senang bahwa Akhirnya sekarang pria itu benar-benar memperdulikan adik angkatnya.

__ADS_1


Maka tanpa perlu waktu lama untuk berpikir, Adam segera menyetujui ucapan putranya itu hingga dia dan Hera kemudian berpamit meninggalkan kedua orang itu untuk kembali lebih dulu membawa barang-barang.


Keyla yang mendengar ucapan Genta langsung mengerutkan keningnya, dan tentunya Dia tidak setuju bila Genta tinggal di samping apartemennya, sebab pria itu bukannya akan tinggal di sana namun pria itu akan tetap tinggal di apartemennya.


Namun perempuan itu tidak mengatakan apapun dan hanya berharap bahwa pria itu akan mengundur lebih lama tentang rencananya membeberkan hubungan mereka sehingga dia dengan patuh mengikuti apapun yang dikatakan oleh Genta.


Setelah cukup lama menunggu dokter melakukan pemeriksaan terakhir, maka Keyla akhirnya dibantu oleh Genta lalu mereka akan pulang ke apartemen Keyla.


"Bagaimana perasaanmu bisa meninggalkan rumah sakit?" Tanya Hera pada perempuan yang ada di depannya.

__ADS_1


"Hm, aku merasa lega. Tapi Bu, Apakah tadi ibu beres-beres?" Tanya Keyla saat melihat apartemennya tampak sangat bersih, padahal sudah beberapa waktu dia meninggalkan apartemennya sehingga perempuan itu berpikir bahwa Genta yang datang dan pulang dari apartemennya mungkin akan membuat apartemennya berantakan.


"Ahh, iya, tadi ibu beres-beres, tapi kamarmu dikunci jadi ibu tidak bisa membersihkannya. Tapi kau tenang saja, nanti setelah makan, ibu akan membereskannya untukmu supaya kau lebih nyaman beristirahat." Ucap Hera langsung membuat Keyla menggelengkan kepalanya.


Dia tidak mungkin membiarkan Ibu angkatnya membereskan kamarnya, sebab di dalam kamarnya ada banyak barang-barang Genta yang mungkin akan dilihat oleh perempuan itu hingga akan membuat Ibu angkatnya curiga tentang hubungan mereka.


"Tidak perlu Bu, aku sudah memesan jasa cleaning service, dan akan datang nanti untuk membereskan semuanya. Lagi pula, Ibu dan Ayah pasti sudah lelah, jadi sebaiknya kalian beristirahat saja," ucap Keyla.


"Baiklah, kalau begitu ibu akan menemanimu sampai sore nanti, Hari ini Ibu tidak ada jadwal kegiatan." Ucap Hera langsung membuat Kayla menganggukkan kepalanya meski dalam hatinya perempuan itu masih merasa cemas Jika saja ada barang-barang Genta yang terselip di ruangan lain selain kamarnya hingga dilihat oleh Hera.

__ADS_1


Tetapi ketika Keyla menatap ke arah Genta, dia melihat bahwa pria itu makan dengan tenang jadi dia berharap dalam hatinya bahwa semuanya baik-baik saja dan pria itu telah membereskan semuanya saat Keyla berada di rumah sakit.


__ADS_2