Pemuas Hasrat Kakak Angkat

Pemuas Hasrat Kakak Angkat
97


__ADS_3

Ding dong..


Ding dong...


Suara bel yang ditekan oleh seseorang diabaikan oleh Keyla, sebab perempuan itu masih merasa sangat lemah Setelah dia tidur seharian sampai malam hari itu.


Ding dong..


Ding dong...


Suara bel masih terus berbunyi hingga membuat Kayla akhirnya memaksakan diri membuka matanya lalu perempuan dengan sekujur keringat membasahi tubuhnya itu pun berjalan ke arah pintu apartemennya.


Clek!


Pintu apartemen terbuka, memperlihatkan Alexi yang berdiri di depan pintu apartemennya sembari menenteng 2 kantong plastik.


Pria itu terkejut saat ia melihat keadaan Kayla yang tampak seperti orang yang sakit parah.


"Astaga,, Apa kau baik-baik saja?" Tanya Alexi.


"Hm, masuklah," kata Keyla sembari membiarkan pria itu masuk dan dia melangkahkan kakinya ke dalam apartemennya.


Setelah duduk di sofa, Keyla memperbaiki rambutnya yang berantakan lalu dengan wajah yang pucat perempuan itu menatap Alexi yang meletakkan barang belanjaannya di atas meja.

__ADS_1


"Kau sakit. Bagaimana kalau kita ke rumah sakit?" Tanya Alexi.


Keyla Menggelengkan kepalanya, "Jangan khawatir, aku hanya banyak pikiran, jadinya begini, aku sudah pernah mengalaminya ketika aku masih remaja," ucap keyla melihat ke arah barang belanjaan Alexi.


"Ahh,, aku berbelanja bahan makanan, karena aku pikir kau mungkin mau memasak untuk kita, tapi karena sekarang kau terlihat kurang sehat, Bagaimana kalau aku yang memasak untukmu?" Tanya Alexis sembari memperhatikan perempuan di depannya.


Sebenarnya ia ingin menanyakan masalah perempuan itu, tetapi dia takut Keyla mungkin tidak akan senang dengan pertanyaannya sehingga pria itu hanya bisa menahan rasa penasarannya dalam hati.


"Baiklah, aku akan mandi dulu," ucap Kayla segera berdiri meninggalkan pria itu lalu dia masuk ke kamar dengan Alexi yang memandanginya.


Setelah beberapa saat memandangi pintu kamar yang telah ditutup, barulah aleksi berdiri lalu pria itu pergi ke dapur membawa bahan-bahan makanan yang telah ia beli.


Pria itu pun memasak sesuai dengan kemampuannya sampai setengah jam kemudian Keyla menghampirinya di dapur.


"Kau yakin kau baik-baik saja?" Tanya Alexi.


Keyla Menganggukkan kepalanya dengan pelan, "ya, Kau tidak perlu khawatir apapun. Tapi,, Apa yang sedang kau masak?" Tanya Keyla sembari memperhatikan Alexi.


"Ah,, aku membuat sup jamur tiram karena kau sedang sakit jadi aku rasa makanan berkuah akan baik untukmu," jawab Alexi.


"Jamur tiram," Keyla langsung tertegun di tempatnya, Sebab Dia teringat akan saat di mana dia memasak untuk Genta ketika pria itu sakit, dia juga membuatkan sub jamur tiram untuknya dan saat itu Genta sangat menyukainya.


Tanpa sadar, keyla yang larut dalam pikirannya meneteskan air matanya hingga membuat Alexi yang ada di sana terdiam di tempatnya menatap perempuan itu.

__ADS_1


Setelah beberapa saat melihat Keyla terus menangis dan terbengong, maka Alexi pun mengambil tisu lalu dia mendekati perempuan itu dan menyeka air matanya.


"Kalau kau ada masalah, kau bisa menceritakannya padaku," ucap Alexi.


Keyla yang mendengarkan ucapan pria itu langsung membuang muka dari Alexi lalu perempuan itu pun berkata, "hm, Aku akan menceritakannya kapan-kapan."


Jawaban Keyla membuat aleksi merasa kecewa, tetapi pria itu tidak mengatakan apapun dan hanya membiarkan perempuan itu menyembuhkan dirinya sendiri.


Sementara Keyla yang terbengong, pikiran perempuan itu melayang kemana-mana sampai akhirnya dia kembali menatap Alexi, "itu,, Kalau hatimu terluka, Bagaimana kau mengobatinya?" Tanya Keyla.


Alexi yang mendengarkan itu langsung menghentikan gerakan tangannya yang saat itu kini memindahkan sub jamur tiramnya dari panci ke mangkuk yang ada di tangannya.


Pria itu berpikir beberapa saat sebelum berkata, "itu tergantung, kalau kau sakit hati karena hubungan yang buruk dengan seseorang, maka kau harus menyelesaikan hubungan yang buruk itu. Tapi kalau kau sakit hati karena misalnya orang yang kau cintai tidak mencintaimu juga, maka kau bisa mencoba memulai cinta yang baru."


Ucapan pria itu langsung membuat kening Keyla berkerut, "aku tidak sakit hati karena ada masalah dengan seseorang, aku juga tidak sakit hati karena cinta," jawab Keyla.


"Lalu kenapa?" Tanya Alexi.


Pertanyaan pria itu langsung membuat keyla terdiam, Sebab Dia tidak tahu harus menjawab apa, dia juga bingung dia sakit hati karena apa?


Karena kakaknya akan menikah, padahal pernikahan pria itu sama sekali tidak berhubungan dengannya.


Untuk apa dia sakit hati ketika kakaknya akan menikah?

__ADS_1


Pertanyaan itu masih terus menghantui Kayla, sehingga Kayla benar-benar bingung dengan dirinya sendiri.


__ADS_2