
Setelah 3 hari berada di apartemen, keadaan Keyla menjadi semakin lebih baik dan perempuan itu sangat senang saat Kakak keduanya datang menemuinya.
"Kakak!" Ucap Keyla yang saat itu duduk di depan TV sedang menonton serial drama yang diperankan oleh kakak angkatnya.
"Bagaimana kabarmu?" Tanya Barto sembari meletakkan oleh-oleh di atas meja dan pria itu langsung duduk di samping Keyla memperhatikan adik angkatnya.
"Aku sudah baik-baik saja, tapi Apakah hari ini kakak tidak ada jadwal?" Merasa sangat senang bisa bertemu dengan kakak keduanya.
"Ya, nanti malam ada jadwal, Jadi sepanjang hari ini waktuku adalah milik adik angkatku yang paling cantik ini!!" Ucap Barto sembari mengelus rambut perempuan itu lalu dia kemudian berdiri mengambil paper bag yang ia letakkan di atas meja.
"Aku membawakan kue kesukaanmu, tunggu di sini sebentar, biar aku siapkan untukmu," ucap Darto hendak berdiri untuk membawa paper bag itu ke dapur, namun Keyla menahan tangannya hingga membuat pria itu berbalik menoleh ke arah adik angkatnya.
"Apakah ada sesuatu yang lain?" Tanya Barto.
__ADS_1
Keyla tersenyum, "panggil saja pelayan biar dia yang mengurusnya. Aku mau menghabiskan banyak waktu bersama dengan kakak," ucap Keyla langsung membuat Barto tersenyum lalu pria itu kembali duduk dan dia pun memanggil pelayan untuk menyiapkan makanan yang ia bawakan untuk adik angkatnya.
Setelah itu, Keyla dan Barto duduk bersama-sama dan mereka bercakap-cakap mengobati kerinduan mereka sembari menonton drama yang diperankan oleh Barto.
Tak berapa lama, Genta pun kembali ke apartemen itu dan pria itu mengerutkan kelilingnya saat melihat Barto ternyata ada di sana.
"Hei, Kakak!" Ucap Barto langsung berdiri lalu dia kemudian memeluk kakaknya hingga mereka bertiga duduk bersama dengan Barto yang duduk satu sofa dengan Kayla hingga membuat Genta merasa kesal.
Bagaimana lagi, Dia adalah seorang CEO yang sangat sibuk sehingga tidak akan memiliki waktu untuk menonton serial drama tidak berguna seperti itu.
"Akting Kakak benar-benar hebat, juga Saat Kakak memerankan Andala di Film detektif, aku menonton semua itu dan air mataku terkuras habis di episode terakhirnya!" Ucap Kayla bersemangat bercerita bersama dengan Barto dengan Barto pun yang terus berbicara karena merasa senang dengan adiknya yang ternyata selalu mengikuti apapun yang ia lakukan di industri perfilman.
Sementara Genta yang duduk sendirian, dia yang sama sekali tidak mengerti harus mengatakan apa kini merasa begitu kesal hingga pria itu kemudian berdiri, "kalian berbincanglah, aku masih ada urusan di luar!"
__ADS_1
"Ok kak, hati-hati di jalan dan jangan terlalu bekerja keras!" Ucap Barto pada Kakak pertamanya tanpa dijawab oleh Genta sebab pria itu langsung pergi keluar dari apartemen.
Sementara Keyla yang melihat kepergian pria itu, kini dia merasa agak cemas bahwa pria itu mungkin berada dalam suasana hati yang buruk, sebab dari tadi dia memang melupakan pria itu karena dia terlalu antusias bercerita bersama kakak keduanya.
Sementara Barto yang sudah melihat pintu apartemen tertutup, pria itu kembali lagi menatap adik angkatnya sembari berkata, "Oya, Apa kau juga melihat iklan yang--"
"Kak," sela Keyla.
"Ada apa?" Tanya Barto yang merasa bahwa perempuan di depannya mungkin membutuhkan sesuatu sehingga perempuan itu menyela ucapannya.
"Itu,, kalau kakak memiliki sebuah masalah yang tidak bisa diselesaikan, apa yang akan Kakak perbuat?" Tanya Keyla secara tiba-tiba membuat Barto mengerutkan keningnya.
"Ada apa? Apakah ada masalah yang membuatmu bingung? Katakan padaku biar aku yang menyelesaikannya untukmu!" Ucap Barto yang kini merasa cemas pada perempuan di depannya.
__ADS_1