Pemuas Hasrat Kakak Angkat

Pemuas Hasrat Kakak Angkat
44.


__ADS_3

"Ada apa? Apakah ada masalah yang membuatmu bingung? Katakan padaku biar aku yang menyelesaikannya untukmu!" Ucap Barto yang kini merasa cemas pada perempuan di depannya.


🌄🌄🌄


Keyla menggelengkan kepalanya, lalu perempuan itu tersenyum kikuk sembari berpikir untuk mencari sebuah perumpamaan yang tidak akan menimbulkan kecurigaan dari Barto.


Setelah beberapa saat, perempuan itu kemudian berkata, "itu bukan tentang aku,,, jadi begini, seorang temanku curhat padaku untuk menanyakan pendapatku tentang masalahnya, Tapi aku tidak tahu harus berkata apa padanya. Jadi aku berharap kakak bisa membantuku untuk membantu temanku, sebab kami berdua adalah teman dekat jadi aku tidak tega melihatnya terus bersedih," ucap Kayla dengan mata berbinar-binar menatap kakaknya berharap pria itu mempercayai ucapannya.


Dan sesuai dengan keinginan perempuan itu, Barto dengan polos menganggukkan kepalanya, "ahh,, rupanya begitu, kalau begitu, cobalah ceritakan pada kakak mungkin saja Kakak memiliki sebuah solusi," ucap Barto langsung membuat Keyla menjadi bersemangat sebab ternyata kakaknya mempercayai ucapannya.


"Itu,, temanku menyukai seorang pria, tetapi keluarga mereka tidak bisa merestui hubungan mereka sehingga mereka hanya berpacaran secara sembunyi-sembunyi, namun sekarang mereka tidak bisa menyembunyikan masalah itu lebih lama lagi sebab temanku sedang hamil. Dia pernah berpikir untuk menggugurkan kandungannya Tetapi dia merasa tidak tega sehingga dia kebingungan harus berbuat apa supaya terlepas dari masalahnya. Aku pikir sebaiknya dia mempertahankan kandungan itu dan pergi dari kehidupan keluarganya, tapi,,"

__ADS_1


"Itu ide yang buruk!! Bagaimana bisa kau berpikir seperti itu untuk menyelesaikan sebuah masalah? Pergi meninggalkan masalah bukanlah sebuah jalan keluar, tapi itu hanya akan membuat masalah menjadi lebih rumit lagi." Ucap Barto langsung membuat Kayla mengerutkan keningnya.


"Jadi,, menurut Kakak Dia sebaiknya bagaimana? Karena dia tidak ingin melukai siapapun termasuk keluarganya, jadi dia tidak bisa mengungkapkan tentang hubungannya bersama-sama dengan kekasihnya, apalagi tentang bayi yang ada di kandungannya." Ucap Keyla.


"Itu memang benar, Tapi kalau dia pergi, itu akan semakin membuat keluarganya menderita karena mereka kehilangan satu sosok anggota keluarga. Tapi ngomong-ngomong, mengapa keluarganya tidak merestuinya bersama-sama dengan kekasihnya?" Tanya Barto.


"Ahh itu,, jadi kekasihnya itu adalah keluarganya juga," ucap Keyla benar-benar membuat Barto mengerikan keningnya bahwa dalam satu keluarga ada hubungan seperti itu?


"Tunggu, biar aku berpikir sebentar," ucap Barto kini menghelana pas dengan berat.


Melihat kakaknya sendiri yang pusing dengan ceritanya, maka Keyla pun menjadi lebih pusing sebab masalah yang ia hadapi memang sangat berat dan dia kebingungan harus melakukan apa untuk menyelesaikan masalah yang sudah sangat parah.

__ADS_1


Akhirnya, Setelah menunggu beberapa saat akhirnya Barto kembali menatap Keyla dan pria itu kemudian berkata, "bagaimana kalau kau katakan pada temanmu itu untuk berkata jujur pada keluarganya? Mungkin memang berat, tetapi itu satu-satunya jalan keluar terbaik yang bisa ia lakukan."


Keyla yang mendengarkan itu kini mengangkat kedua alisnya dan tentunya dia tidak bisa melakukan hal itu untuk menyakiti siapapun sehingga perempuan itu merasa bahwa memang tidak ada jalan keluar untuknya selain pergi saja dari rumah.


"Ah, Kalau begitu akan ku sarankan padanya," ucapkanlah sembari memperbaiki duduknya dan perempuan itu mereka memandang ke arah TV namun pikirannya sedang tenggelam dalam masalahnya.


Bagaimana bisa dia berkata jujur pada keluarganya?


Itu menakutkan dan saking menakutkannya sampai dia merasa bahwa tidak ada masalah yang lebih berat daripada yang saat ini ia hadapi.


Orang-orang dari keluarga Ozon sangat menyayanginya, jadi dia benar-benar tidak bisa menghancurkan hati semua orang-orang itu.

__ADS_1


__ADS_2