
Drttt...!!
Keyla tersenyum mengambil ponselnya lalu dia melihat sebuah pesan yang masuk berasal dari Alexi.
Perempuan itu pun langsung membalas pesan tersebut sebab setelah 1 minggu Dia membantu Kimberly mempersiapkan pertunangannya dengan genta, maka perempuan itu menjadi lebih akrab lagi dengan Alexis sebab pria itu selalu mengiringinya pesan dan memberinya semangat.
Setelah mengirim pesan untuk membalas pesan dari alexicam Keyla terkejut ketika sebuah panggilan telepon tiba-tiba saja masuk hingga perempuan itu membaca nama kontaknya yang ternyata berasal dari Kimberly.
Nama kontak itu langsung membuat Kayla menghela nafas, dan sudah seminggu ini dia terus berusaha menghindari perempuan itu, tetapi Kimberly juga terus mendesak nya agar menemani perempuan itu sehingga saat ini Kayla memilih untuk tidak mengangkat panggilan telepon itu.
Ia hanya membiarkan ponselnya terus berdering sampai beberapa kali ketika panggilan telepon itu sudah yang keempat kalinya barulah Keyla mengangkat panggilan telepon itu.
"Ya kakak ipar," ucap Kayla dengan salah satu tangannya terkepal kuat sementara tangan yang lain memegang erat ponselnya.
__ADS_1
"Kau lama sekali mengangkat teleponku. Apakah kau baik-baik saja?" Tanya Kimberly dari seberang telepon.
"Ahh, jangan khawatir, tadi aku hanya di kamar mandi saja, jadi tidak melihat teleponnya Memangnya ada apa kakak ipar menghubungiku?" tanya Keyla yang berharap bahwa saat itu dia bisa menolak permintaan perempuan itu jika dia meminta untuk ditemani melakukan hal lain untuk menyiapkan pertunangannya dengan Genta.
"Ahh, aku hanya menelpon untuk memberitahumu, kalau tanggal pertunangan kami sudah ditentukan, 2 minggu lagi, tanggal 17," Kimberly langsung membuat hati Keyla semakin sakit lagi.
Tetapi perempuan itu berusaha menguatkan dirinya sendiri lalu dia pun menjawab perempuan di seberang telepon dengan berkata, "kalau begitu selamat, nanti aku akan membantu kakak ipar untuk mempersiapkan segala hal yang masih dibutuhkan untuk pertunangan kakak ipar."
Maka setelah percakapan itu, Keyla pun mengakhiri panggilan teleponnya lalu dia meletakkan ponselnya dan suasana hatinya kembali lagi memburuk.
Saat itu, ketika dia berusaha mengatur nafasnya yang terasa sesak perempuan itu tiba-tiba saja merasa mual sehingga dia pun berlari ke arah kamar mandi dan memuntahkan isi perutnya.
Hueekkk....!!!
__ADS_1
Hueekkk....!!!
Keyla menghela nafas dengan kasar setelah memuntahkan isi perutnya lalu perempuan itu pun membasuh mulutnya sebelum meninggalkan kamar mandi dengan tubuh lemasnya.
Dia pun pergi mengambil obat dari dalam lemari lalu berjalan ke arah dapur.
'obat ini tidak manjur, haruskah aku pergi ke rumah sakit daripada membeli resep dari apotek?' kata Keyla dalam hati sembari memandangi obat di tangannya sebelum perempuan itu melemparkan obatnya ke tempat sampah dan memilih duduk di kursi.
Dia pun memutuskan untuk membuat makanan bagi dirinya sendiri, tetapi saat dia sudah selesai membuat makanan yang merupakan makanan yang biasa ia makan, perempuan itu malah merasa mual saat ia hendak menyuap makanan tersebut.
"Ada apa denganku?" Ucapkanlah sembari mengingat kejadian ketika dia baru pertama kali disentuh oleh Kakak angkatnya, Dia juga mengalami hal yang sama mual dan tidak nafsu.
'Ahh,,, sepertinya ini karena aku banyak pikiran, sebaiknya Aku istirahat saja,' kata Kayla akhirnya memutuskan untuk tidur daripada mengurusi perutnya yang terasa lapar.
__ADS_1