Pemuas Hasrat Kakak Angkat

Pemuas Hasrat Kakak Angkat
33.


__ADS_3

"Hm, tapi kenapa kau membahayakan nyawamu untuk menyelamatkan perempuan itu?!" Tanya Genta dengan kesal sebab dia benar-benar marah setelah mengetahui identitas Citatah yang mana perempuan itu ternyata ialah perempuan simpanan Rion.


🤫🤫🤫


Dia pun sudah mengetahui dan menyelidiki bahwa perempuan itu sudah beberapa kali bertemu dengan Keyla dan hanya membuat masalah sehingga dia benar-benar marah saat mengetahui bahwa ternyata Keyla membiarkan dirinya ditabrak oleh mobil hanya untuk melindungi perempuan itu.


"Hm, Apakah dia baik-baik saja?" Tanya Keyla yang merasa khawatir pada perempuan itu, sebab setelah mendorong perempuan itu, dia tidak ingat lagi apa yang terjadi pada perempuan itu, sebab tubuhnya telah terguling karena tertabrak oleh mobil.


Sementara dia khawatir pada perempuan itu sebab perempuan itu tengah mengandung, dan dia akan merasa begitu bersalah ketika dia mengabaikan seorang bayi kecil yang ada di perut perempuan itu.


"Dia baik-baik saja," jawab Genta.

__ADS_1


Keyla yang mendengarkan itu merasa sangat lega, tetapi karena dia teringat bahwa mungkin terjadi sesuatu pada kandungan perempuan itu, maka dia menjadi penasaran hingga perempuan itu lanjut lagi bertanya, katanya, "Lalu bagaimana dengan bayinya? Bayinya juga baik-baik saja bukan?"


Genta yang mendengarkan pertanyaan perempuan di depannya langsung mengerutkan keningnya lalu dia berkata, "bayi? Bayi apa yang kau maksud?"


"Dia sedang hamil. Dia sedang mengandung anak Rion, Bagaimana keadaan bayinya? Apakah kamu mendapat informasi?" Tanya Keyla yang merasa pada bayi yang dikandung oleh Citata.


Sementara Genta yang mendengarkan pertanyaan itu, pria itu terdiam beberapa detik memikirkannya, dan dia sudah menyelidiki bahwa perempuan itu tidaklah hamil sehingga dia merasa bahwa informasi itu informasi yang sangat bagus agar Keyla tidak lagi memikirkan untuk meneruskan pernikahannya dengan Rion.


Keyla yang mendengarkan ucapan Genta menganggukkan kepalanya dengan pelan lalu menatap pria di depannya semakin mendekat ke arahnya memegang tangannya.


"Aku benar-benar memohon padamu, jangan memikirkan banyak hal, karena yang paling penting ialah kesembuhanmu." Ucap Genta yang cemas pada perempuan di depannya karena perempuan itu pasti telah berpikir dalam hati bahwa dia tidak jadi menikah dengan Rion sehingga hal buruk akan terjadi.

__ADS_1


"Ya, aku mengerti," jawab Keyla dengan suara yang pelan.


Tok tok tok...


Baru saja Keyla selesai menjawab ketika suara pintu yang diketuk langsung membuat Genta menolak ke arah pintu lalu melihat seseorang memasuki kamar yang ternyata adalah Ibu Rion.


"Sayang, Bagaimana keadaanmu?" Tanya perempuan paruh baya yang langsung berjalan ke arah samping ranjang Keyla lalu meletakkan satu karangan bunga di atas meja samping tempat tidur Keyla.


"Aku sudah lebih baik, tapi Apakah ibu datang sendirian?" Tanya Keyla yang saat itu berusaha menenangkan dirinya bahwa semuanya akan baik-baik saja, bahwa meskipun dia tidak akan bisa menikah dengan Rion karena pria itu telah memiliki seorang calon anak di rahim Citata, namun dia masih bisa memikirkan cara lain untuk mencegah Genta melakukan hal buruk.


"Baguslah kalau kau baik-baik saja, ibu datang sendirian kemari karena ayah mertuamu dan Rion sangat sibuk di kantor. Tapi Rion berkata bahwa nanti sore dia akan datang kemari untuk menjagamu, Jadi kau tidak perlu khawatir apapun," ucap Nyonya Darson hanya dijawab oleh senyum tipis dari Keyla.

__ADS_1


__ADS_2