
"Ya," jawab Keyla meski Sebenarnya dia bukanlah cucu yang itu, sebab cucu perempuan itu sebenarnya telah meninggal beberapa tahun yang lalu namun ketika Nyonya astella datang berkunjung ke Kota, Keyla berbohong pada perempuan itu bahwa dialah cucu dari wanita paruh baya itu.
🏔️🏔️🏔️
Sebab, itu adalah amanah dari cucu perempuan tersebut, karena perempuan itu mengidap penyakit jantung sehingga cucunya sangat takut bila nanti perempuan itu mendengar kabar tentang cucunya lalu mengalami sakit.
"Kau sudah tumbuh besar, Padahal dulu waktu kau meninggalkan desa kau baru setinggi ini," ucap sang pria sembari meletakkan tangannya di udara memberikan gambaran tentang tinggi cucu Nyonya Astella ketika meninggalkan desa.
"Ya," jawab Keyla dengan kikuk sembari terus melangkahkan kakinya dan kini bebannya sedikit berkurang sebab pria yang bersama-sama dengannya membantunya membawa tas miliknya.
"Nenekmu pasti sangat senang mengetahui kedatanganmu, karena setiap hari hari dia selalu menceritakan tentangmu pada semua orang yang ia temui. Ahh,,, Apakah kau akan tinggal lama di desa?" Tanya sang pria paruh baya.
__ADS_1
"Ya, Saya berencana seperti itu," jawab Keyla.
"Bagus sekali, nenekmu sudah lama tinggal sendiri, bahkan orang-orang kampung harus membantu nenekmu membersihkan rumah dan juga berpatung-patungan memberikan sumbangsih makanan untuknya, karena kau tahu sendiri, ayahmu yang dulu ada di desa sudah menjual semua tanah milik nenekmu dan hanya tersisa rumah kecil yang ditempati oleh nenekmu sekarang.
"Sebagai tetangganya, aku selalu merasa prihatin padanya dan selalu berdoa padanya agar ada kerabatnya yang datang mengunjunginya, dan akhirnya doa aku sudah terkabul, jadi aku sangat senang waktu mengetahui kau datang untuk Nyonya aStella." Kata Sang pria benar-benar membuat Keyla merasa Tidak enak hati terhadap temannya yang telah meninggal.
Sebab sebelum temannya meninggal, perempuan itu berpesan padanya untuk sesekali mengunjungi neneknya.
Maka setelah berjalan kaki hampir selama 30 menit, mereka akhirnya tiba di sebuah rumah kecil yang membuat Keyla menghentikan langkahnya, karena tidak menyangka bahwa nenek dari temannya tinggal di sebuah gubuk yang terlihat begitu kumuh dan sudah tidak layak lagi untuk ditinggali.
"Jangan terkejut melihatnya, dari dulu Kami ingin merenovasi rumahnya karena ada bantuan dari pemerintah juga, tapi dia selalu menolak sebab Dia berkata bahwa jika cucunya kembali nanti kau tidak bisa mengenali rumahnya lagi!" Ucap sang pria yang bersama-sama dengan Keyla.
__ADS_1
Setelah berbicara, sang pria tidak menunggu jawaban dari Keyla, dan pria itu hanya berjalan ke arah rumah lalu Dia mengetuk pintu rumah tersebut.
Tok tok tok...
"Nyonya AStella, di sini ada cucumu yang datang dari kota!!" Teriak pria itu dengan suara yang keras benar-benar mengejutkan Keyla.
Tetapi kemudian, sang pria berbalik menatap Keyla sembari berkata, "Kalau kau bicara dengannya, jangan menggunakan suara yang kecil, sebab Dia sudah tidak bisa mendengar dengan jelas lagi. Penglihatannya juga sangat buruk, itu sebabnya dia tidak pernah meninggalkan rumah. Ahh,, selain itu, dia sudah sangat pikun jadi dia mungkin tidak akan mengenalmu sebagai cucumu kecuali aku memperkenalkanmu sebagai cucunya."
Keyla menganggukkan kepalanya dengan pelan, lalu dia melihat sang pria kembali berbalik menggedor-gedor rumah tersebut Lalu berteriak dengan keras, "nari ada di sini!! Cucumu dari kota datang untuk mengunjungimu!"
"Apa?" Terdengar suara teriakan dari dalam rumah langsung membuat sang pria tersenyum lalu berbalik menatap Keyla.
__ADS_1
"Itu suaranya," ucap sang pria pada Keyla.