
Genta yang berjalan-jalan akhirnya menghentikan langkahnya ketika dia melihat seorang gadis kecil yang sedang bermain lumpur.
"Wahaha... Haha..." Tawa gadis kecil itu membuat Genta terbengong melihat gadis kecil itu.
Gadis kecil yang diperhatikan itu menghentikan gerakannya yang memainkan lumpur lalu dia pun menatap Genta dengan kepala yang sedikit dimiringkan.
"Kenapa kau menatapku?!" Tanya Genta pada gadis kecil itu dengan suara yang begitu dingin hingga membuat gadis kecil itu menjadi tertunduk dan merasa bahwa pria itu mungkin pria yang jahat.
Dan karena Genta tidak kunjung menjauh darinya, maka garis kecil itu akhirnya meninggalkan tempat bermain lumpurnya dan dia berlari meninggalkan Genta.
"Kak Nari!!!" Teriak gadis kecil itu Yang merasa ketakutan sebab kedua orang tuanya sedang tidak berada di rumah karena pergi ke kebun, dan dia dititipkan pada Keyla untuk dijaga.
"Dasar!" Gerutu Genta melihat gadis kecil itu lalu dia pun melanjutkan langkahnya untuk melihat-lihat.
Sementara Keyla yang dipanggil, perempuan itu sangat terkejut ketika ia melihat gadis kecil yang dititipkan padanya untuk dijaga sudah berlumuran lumpur dari ujung kaki sampai ujung kepala, bahkan rambut gadis kecil itu yang awalnya hitam pekat kini menjadi agak kecoklatan karena lumpur yang memenuhinya.
__ADS_1
"Astaga," Keyla dengan cepat melepaskan arit yang ada di tangannya, sebab saat itu dia sedang membersihkan rumput liar yang tumbuh di belakang rumah.
"Kemarilah, aku akan membersihkanmu!" Ucap Keyla sembari menghela nafas dengan kelakuan gadis kecil itu.
"Kak! Tadi aku bertemu dengan seorang pria yang menakutkan, tubuhnya sangat besar dan dia memakai pakaian serba hitam. Dia terus melihatku dan ketika aku melihatnya, dia malah bilang padaku, 'Kenapa kau menatapku?' Padahal dia yang duluan menatapku!! Kakak harus hati-hati, kalau kakak bertemu dengan pria itu kakak harus cepat lari menjauh!!!!" Cerita gadis kecil yang saat itu dilepaskan pakaiannya oleh Kayla.
"Mungkin itu hanya orang yang lewat saja, tidak perlu takut padanya," ucap Kayla sembari meletakkan pakaian gadis kecil itu ke dalam baskom dan mengambil gayung untuk membasuh tubuh gadis kecil itu.
"Benarkah? Tapi orang itu seperti berasal dari kota, dia menggunakan kacamata berwarna hitam!!! Rambutnya juga disisir dengan rapi dan dia sangat menakutkan!!!" Ucap gadis kecil itu langsung membuat Keyla mengerutkan keningnya.
Entah kenapa dia teringat akan Genta, seorang pria dengan tubuh tinggi besar, dan rambut yang disisir rapi serta kacamata hitam.
"Ya, aku melihat matanya menakutkan dan ada tahi lalat di pipinya! Di bawah kaca matanya!!" Ucap gadis kecil itu langsung membuat nari mempercepat acaranya memandikan gadis kecil itu.
"Apakah kakak mengenalnya?" Tanya gadis kecil yang merasa penasaran Jika saja orang itu pernah dilihat oleh Keyla di kota.
__ADS_1
"Tidak, kakak tidak kenal orang yang menakutkan seperti yang kau ceritakan," ucap Keyla cepat-cepat menyabuni gadis kecil itu dan setelah selesai mandi, Keyla langsung mengangkat gadis kecil itu ke dalam gubuk tempat mereka tinggal.
Untunglah tadi ketika gadis kecil itu dititipkan oleh orang tuanya, orang tuanya meninggalkan pakaian untuk gadis kecil itu, jadi dia mengenakan pakaian pada gadis kecil itu dan menyisir rambutnya.
Baru saja selesai menyisir rambut gadis kecil itu kau mati tiba-tiba saja pintu diketuk oleh seseorang.
Tok tok tok...
Gadis kecil yang sudah takut bahwa yang mengetuk itu mungkin ialah pria yang tadi ia jumpai pun kini segera meringkuk ke pelukan Keyla.
"Kak,,," ucap gadis kecil itu menatap Keyla.
"Ssttt,,," Keyla memberi tanda pada garis kecil itu agar dia tidak membuat suara.
"Apakah ada orang di sini?" Suara seorang pria dari balik pintu langsung membuat jantung Keyla berpacu dengan kuat sebab Dia jelek mengenali suara itu sebagai suara dari salah satu pengawal Genta yang selalu bersama-sama dengan pria itu di acara-acara resmi.
__ADS_1
Bahkan, beberapa Keyla selalu meminta tolong pada pria itu jika dia membutuhkan sesuatu saat menemani Genta di acara-acara penting.