
Pada sore hari, saat Adam pulang ke rumah, pria itu sangat terkejut saat ia melihat keluarga Marissa ternyata berada di rumahnya dan sedang duduk di ruang keluarga berbincang-bincang dengan Hera.
Pria itu langsung menoleh ke dalam rumah karena merasa khawatir pada Keyla.
Hera yang melihat kedatangan suaminya pun menghampiri suaminya "Kau akhirnya pulang, kelurga--"
"Usir mereka keluar dari rumah ini!!" Ucap Adam menyela ucapan putrinya lalu pria itu pun terus masuk ke dalam rumah dan berjalan ke lantai atas.
Hera yang merasa heran dengan kelakuan suaminya di depan tamu mereka Langsung mengikuti pria itu sembari berkata, "apa yang kau katakan? Mereka mendengar ucapanmu!"
"Jangan pedulikan mereka dan segera suruh seseorang untuk mengusir mereka sebelum aku yang menyeret mereka keluar dari rumah kita!! Di mana Keyla?" Tanya Adam yang merasa begitu cemas terhadap Keyla.
"Dia bersama-sama dengan Genta dan ibu di lantai 3 mereka sedang minum sore di rumah kaca. Memangnya ada apa?" Tanya Hera yang masih tidak mengerti dengan suaminya.
Adam menghela nafas dengan lega bahwa mereka belum bertemu sehingga pria itu pun menatap istrinya, "pergilah ke lantai atas dan suruh genta untuk turun, tapi Kayla tidak boleh turun, hanya Genta saja!! Biar aku yang berbicara dengan orang yang ada di lantai 1," ucap Adam langsung membuat Hera menganggukkan kepalanya meski dia tidak mengerti mengapa Suami nya begitu marah terhadap Marisa dan keluarganya.
Maka setelah mendapat anggukan dari istrinya, Adam pun turun ke lantai 1 dan melihat 3 orang yang ada di ruang tamu tampak berada dalam suasana hati yang tidak baik karena mereka semua tidak mengerti mengapa Adam tampak tidak suka pada mereka, padahal Marisa sendiri berpikir bahwa tidak ada yang mengetahui tentang apa yang ia lakukan.
"Paman," ucap Marissa langsung berdiri untuk menyalami Adam ketika Adam malah melewati perempuan itu dan duduk di kursi tunggal sembari menatap Ketiga orang di depannya dengan tatapan angkuhnya.
"Apa yang membuat kalian kemari? Masih belum puas berusaha untuk melukai putriku melalui sebuah pesan dan sekarang kalian datang langsung kemari?" Tanya Adam sembari melihat Marissa dengan tatapan tajamnya.
Marisa yang ditatap dan mendengarkan ucapan Adam pun kini mengerti apa yang telah terjadi, wajah perempuan itu menjadi pucat pasi dan tangannya gemetar memegang ujung gaunnya.
"Apa,, Apa maksudmu?" Tanya Sarah yang tidak mengerti dengan ucapan Adam.
Omar yang ada di sana pun tidak mengerti, pria itu menatap Adam sambil berkata, "jadi putriku yang melakukan kesalahan, aku sungguh tidak tahu apa yang dilakukan oleh putriku, tapi Aku memohon padaMu supaya kau memberikan kesempatan pada putriku untuk memperbaiki kesalahannya. Aku akan melakukan apapun, tapi tolong jangan Serang kami seperti ini, proyek yang sedang berjalan itu sangat penting untuk perusahaan kami, kalau proyeknya dibatalkan, kami harus membayar denda yang seharga dengan setengah saham ku di perusahaan."
Adam tetap tenang di tempatnya, dan dia hendak berbicara ketika Genta sudah muncul dari dalam lift lalu menghampiri semua orang dengan tatapan yang sudah tidak senang melihat kedatangan Marisa dan keluarganya.
__ADS_1
"Kenapa ayah menerima tamu seperti mereka?!" Langsung tanya Genta tanpa menahan diri memperlihatkan ketidaksukaannya pada keluarga yang ada di hadapannya.
Marisa yang melihat kedatangan Genta pun semakin ketakutan di tempatnya, tetapi perempuan itu masih berani membuka mulutnya untuk membela diri, katanya, "aku aku hanya mengirimkan berita di internet, aku rasa itu tidak akan sampai melukai Keyla. Aku hanya mau dia tahu apa yang ada di internet, bukan berarti aku memelukainya, aku---"
"Diam!!"
"Diam!!"
Adam dan Genta serempak membentak perempuan yang sedang berbicara karena mereka benar-benar tidak tahan Mendengarkan ucapan perempuan itu.
Setelah membentak Marisa, maka Adam pun menatap putranya, "ayah akan mengusir mereka, tapi apakah sebelumnya ada yang ingin kau katakan?" Tanya Adam.
Genta langsung berdiri, lalu dia menggelengkan kepalanya sembari berkata, "mereka terlalu menjijikkan!"
Setelah berbicara demikian, maka Genta langsung pergi dengan perasaan kesal.
"Ku mohon,, kali ini saja maafkanlah putriku, dia benar-benar tidak tahu bahwa apa yang ia lakukan itu membahayakan nyawa Keyla," ucap Omar langsung membuat istri dan anaknya sangat terkejut dengan kelakuan pria itu.
Seumur hidup mereka baru pertama kali melihat Omar seperti itu, berlutut memohon pada seseorang.
"Apa yang kau lakukan?!!" Sarah langsung mendekati suaminya dan menarik pria itu agar menghentikan kelakuannya, "hentikan hal bodoh ini, perusahaan kita masih bisa berdiri tanpa mereka!! Lagi pula Putri kita hanya melakukan kesalahan kecil, Kenapa harus menjadikannya masalah yang besar dan--"
"Diam kau!!" Bentak Omar langsung mendorong istrinya ke belakang hingga membuat perempuan itu tersungkur dan Marissa pun mendekati ibunya membantu perempuan itu berdiri.
Sementara Omar yang saat itu gemetar karena tidak mau bangkrut langsung menatap Adam sembari berkata, "tolonglah, kita sudah bekerja sama sangat lama, kita juga adalah keluarga, tidak bisakah kau kali ini membiarkannya saja dan aku berjanji bahwa mulai sekarang fitur itu akan--"
"Security!!" Teriak Adam menyerah ucapan amor.
Makasih security pun masuk ke dalam ruangan lalu mereka dengan cepat menangkap Ketiga orang yang sudah membuat keributan.
__ADS_1
Adam pun tidak memperdulikan Mereka lagi, dia hanya pergi meninggalkan Ketiga orang yang sudah ditarik ke keluar dari rumah Dengan Omar yang masih terus berteriak agar mereka diberi kesempatan lagi, tetapi tidak ada yang mendengarkan mereka hingga mereka semua dihempaskan keluar dari kediaman keluarga Ozon.
Sementara itu, di atas lantai 3, Keyla sudah merasa bosan berada di rumah kaca, perempuan itu pun berdiri, "Aku akan kembali ke kamar, aku mau istirahat." Ucap Keyla.
"Biar ibu mengantar mu," ucap Hera segera berdiri lalu dia pun mengantar perempuan itu memasuki lift hingga mereka tiba di lantai 2.
Saat tiba di lantai 2 mereka mendapati Genta yang saat itu berjalan ke arah laut sehingga Hera pun membiarkan Keyla keluar dari lift sementara Dia turun ke lantai bawa.
"Sayang," ucap Keyla langsung mendekati suaminya dan mendaratkan ciuman di bibir pria itu.
"Apa kau lelah? Mau istirahat sekarang?" Tanya Genta langsung dianggiuki oleh Kayla sehingga mereka pun masuk ke dalam kamar.
Begitu tiba di kamar, Keyla duduk di tepi ranjang dan menatap k segala arah untuk melihat ponselmu, tetapi perempuan itu tidak menemukannya hingga dia pun bertanya pada Genta, katanya, "ponselku di mana?"
"Ahh,, itu di sana," ucap Genta menunjuk laci tempat ponsel milik Kayla yang tadi sudah diambil Genta setelah Ia mendapat pesan dari asistennya bahwa semuanya telah dibereskan oleh pria itu.
Telepon mengambil ponselnya, perempuan itu menyalakannya dan membuka-buka media sosialnya mengabaikan Genta yang saat ini masuk ke kamar mandi.
Perempuan itu tersenyum ketika dia melihat berita bagus tentang pernikahan mereka.
PERNIKAHAN GENTA DAN KAYLA, PASANGAN YANG TAMPAK SANGAT SERASI
HANYA 1 JAM MENGHADIRI RESEPSI, PENGANTIN PRIA BURU-BURU MEMBAWA PENGANTIN PEREMPUAN KELUAR DARI TEMPAT RESEPSI. PEREMPUAN TERSENYUM PENUH CINTA PADA SUAMINYA.
DIADAKAN DI RUMAH KACA YANG SERBA MEWAH, ACARA PERNIKAHAN GENTA DAN KAYLA SUKSES BESAR!
Kayla tersenyum-senyum membaca setiap tajuk berita yang ada di internet, Dia senang bahwa ternyata orang-orang menilai pernikahan mereka dengan penilaian positif, tidak ada satupun hal negatif.
Maka sambil tersenyum, perempuan itu naik ke ranjang memberikan dirinya untuk melihat-lihat berita-berita yang terbaru di internet.
__ADS_1