Pemuas Hasrat Kakak Angkat

Pemuas Hasrat Kakak Angkat
107


__ADS_3

Nyonya besar Ozon mengerutkan keningnya ketika pagi-pagi ia terbangun dan melihat ada banyak orang yang berada di taman rumah mereka sedang mengatur berbagai sesuatu.


Perempuan itu menoleh ke arah pelayan yang ada di sampingnya, "apa yang orang-orang itu lakukan?" Tanya nyonya besar Ozon.


"Ahh,, tuan muda pertama akan menikah dalam satu bulan lagi, sehingga mulai sekarang persiapan digelar. Akan dibuat rumah kaca yang besar untuk tempat pernikahan itu jadi mereka bekerja mulai dari sekarang," ucap sang pelayan langsung membuat nyonya besar sozon menatap pelayan itu sembari mengerutkan keningnya.


"Dia akan menikah satu bulan lagi? Kenapa aku tidak tahu?" Tanya nyonya besar Ozon yang merasa bahwa keberadaannya di rumah itu sudah tidak dianggap sehingga dia bahkan tidak tahu kalau cucunya akan segera menikah.


Padahal, sesuai dengan tradisi keluarga mereka, 3 bulan sebelum pernikahan digelar harus ada pesta pertunangan, tapi mengapa dia tidak mengetahui apapun dan sekarang pernikahan akan digelar?


Dengan ragu-ragu, pelayan yang bersama nyonya besar Ozon berkata, "Itu,, Saya juga tidak tahu, karena tuan dan nyonya tidak pernah mengatakannya pada siapapun, jadi--"


"Aku akan pergi menemuinya!!" Kata nyonya besar Ozon segera meninggalkan balkon lantai 3 lalu perempuan itu memasuki lift untuk turun ke lantai 1.

__ADS_1


Begitu tiba di lantai 1, nyonya besar Ozon mengerutkan keningnya saat ia melihat Keyla dan Genta Baru saja datang bersama-sama.


Perempuan itu langsung mendekati kedua orang itu dan menatap Genta serta Keyla secara bergantian.


"Kenapa kalian bersama-sama?" Tanya nyonya besar Ozon yang jelas tahu bahwa kedua orang itu tak pernah terlihat bersama-sama, jadi untuk pertama kalinya dia melihat kedua orang itu bersama-sama maka ada perasaan aneh dan curiganya terhadap kedua orang itu.


"Keyla baru kemarin keluar dari rumah sakit, dan mulai sekarang dia akan tinggal di sini," kata Genta.


"Dia masuk rumah sakit? Kalau begitu Kau masih harusnya tetap tinggal di rumah sakit sakit saja, tidak perlu datang kemari!! Juga, kenapa memangnya kalau dia keluar dari rumah sakit? Kenapa kau yang harus datang menemaninya kemari?!!" Tanya nyonya besar Ozon yang tidak mengerti dengan sikap cucu pertamanya.


"Hah,, nenek, sudah bertahun-tahun nenek terus membenci Kayla, jadi bisakah mulai sekarang nenek menghentikannya?" Tanya Genta.


"Menghentikannya?!! Pendeta dari kuil mengatakan kalau sebentar lagi dia akan membawa hal yang memalukan bagi keluarga kita, Jadi kenapa nenek harus berhenti? Yang harusnya berhenti itu adalah kau dan kedua orang tuamu, bisa-bisanya terus membawa perempuan itu ke rumah ini ketika dia akan membuat kita dipermalukan?!!!" Bentak nyonya besar Ozon yang tidak mengerti dengan cucunya.

__ADS_1


Bisa-bisanya lebih membela Keyla ketimbangnya dia yang adalah nenek kandung pria itu???


"Nenek, berhenti mengatakan hal-hal yang tidak masuk akal, dan juga aku harus mengantarnya ke kamar karena dia perlu istirahat," ucap Genta hendak melangkah membawa kilat menuju lantai 2 ketika nyonya besar Ozon menarik tangannya.


"Aku dengar kau akan menikah dalam satu bulan lagi? Kenapa nenek baru tahu sekarang? dan kenapa nenek tidak tahu tentang calon istrimu dan juga pertunanganmu?!!" Tanya nyonya besar Ozon kalau dia menyadari bahwa membahas Keyla tidak terpengaruh pada cucunya sehingga dia memilih memindahkan topik pembicaraan.


"Ahh,, nenek Tunggu sebentar, aku akan menghampiri nenek dan membicarakannya dengan nenek," kata Genta kembali menatap Keyla lalu membawa perempuan itu ke lantai 2.


Sikap cucunya yang benar-benar memperdulikan Keyla langsung membuat perempuan itu mengerikan keningnya dan sesuatu yang buruk memenuhi pikirannya.


"Mereka berdua, Bukankah terlihat aneh bersama-sama?" Tanya nyonya besar Ozon pada pelayan yang ada di sampingnya.


Pelayan itu memang merasa aneh, tetapi karena tidak ingin menyebabkan nyonya besar Ozon berpikir macam-macam terhadap Genta dan juga Keyla, maka pelayan itu kemudian berkata, "aku rasa ini hanya wajar saja, karena tuan dan nyonya selalu mendesak tuan muda pertama untuk memperhatikan adik angkatnya. Jadi saya rasa sekarang tuan muda--"

__ADS_1


"Hah,, diam kau!! Apa yang kau katakan sama saja dengan yang dikatakan oleh orang-orang itu!!" Kesal nyonya besar Ozon sembari memasuki lift agar dia kembali ke ruangannya menunggu genta menemuinya.


__ADS_2