
Setelah memastikan bahwa orang-orang dari kota itu datang mencarinya, maka Keyla kembali ke gubuk tempat dia berada dan perempuan itu sangat cemas sebab beberapa orang di kampung itu sudah mengetahui wajahnya.
Maka, di sore hari itu Keyla segera mengambil sebuah tas miliknya dan berniat diam-diam melarikan diri agar tidak ditemukan oleh orang-orang suruhan Genta.
Tetapi ketika dia hendak pergi, gadis kecil yang bersamanya menahannya, "Kak nari mau pergi ke mana?" Tanya gadis kecil itu dengan tatapan bingungnya melihat Keyla hendak pergi meninggalkannya.
Keyla yang ditatap seperti itu menjadi tidak tega, apalagi dia sadar betul bahwa kedua orang tua gadis kecil itu belum kembali dari ladang, sehingga tidak mungkin dia membiarkan gadis kecil itu tinggal bersama dengan nyonya astella.
"Kau mau pergi ke mana?" Nyonya astella juga ikut berbicara saat ia memperhatikan Keyla dan terlihat bahwa perempuan itu hendak pergi.
Hal itu membuat Keyla semakin bingung harus berkata apa.
Sementara gadis kecil yang ada di sana, dia langsung menatap Nyonya Astella sembari berteriak, "Kak nari mau pergi!!!"
Teriakan gadis kecil itu langsung membuat Nyonya astella sangat terkejut dan perempuan yang sudah sakit-sakitan itu tiba-tiba saja mengalami gejala sesak nafas hingga membuat Kayla menjadi panik.
__ADS_1
"Nek!! Nenek baik-baik saja?" Tanya Keyla sembari merangkul perempuan itu dan mengusap dadanya, berharap bahwa nafas perempuan itu kembali stabil.
"Ha! Hah! Hah! Kau,, kau tidak boleh meninggalkan nenek!!!" Kata Nyonya Astella dengan air mata menggenangi pipinya sembari perempuan itu menatap Keyla dengan tatapan memohonnya.
"Tidak,, aku tidak akan pergi ke mana-mana, nenek Jangan cemas," ucap Keyla berusaha menenangkan perempuan itu. Sebab Dia tidak mau terjadi apa-apa pada perempuan tersebut.
"Kau,, kau yakin? Kau,, kau tidak berbohong 'kan?" Tanya Nyonya Astella dengan tangan rentan perempuan itu memegang tangan Keyla.
"Tidak,," ucap Kayla memeluk erat perempuan itu sebab dia begitu panik melihat keadaannya yang semakin memburuk.
Maka tanpa menunggu waktu, Keyla kemudian membaringkan perempuan itu, lalu dia berlari keluar dari gubuk menghampiri Genta yang saat itu sedang melihat ke arah sebuah helikopter yang turun di sebuah lapangan terbuka di desa tersebut.
"Sayang!!!" Teriak Keyla pada Genta langsung membuat Genta menoleh ke arah suara Sebab Dia benar-benar dikejutkan dengan suara yang selalu ia ingat dalam hatinya.
Dan ketika dia melihat wajah Keyla, maka pria itu dengan cepat berlari menghampiri Keyla dan membawa perempuan itu ke pelukan eratnya.
__ADS_1
"Apa yang kau lakukan di sini?!" Tanya Genta yang benar-benar kesal terhadap perempuan itu, tetapi saat itu Keyla tidak punya waktu untuk bermain-main dengan pria itu.
"Cepat!!! Kita harus membawa Nyonya astella ke rumah sakit!!!" Ucap Keyla sembari mendorong pria itu agar mereka melepaskan pelukannya.
"Siapa?" Tanya Genta yang tidak mengerti dengan siapa yang dimaksud oleh Keyla.
Tetapi karena Keyla tidak memiliki waktu untuk menjelaskannya, maka perempuan itu dengan cepat memegang tangan Genta dan menarik pria itu ke arah gubuk tempat Nyonya Astella berada.
Untungnya pria itu tidak menolak dan hanya mengikuti Keyla, hingga ketika mereka tiba di gubuk, Genta mengerutkan keningnya saat ia melihat tempat di mana barang-barang Keyla berada.
Tempat yang sangat tidak layak huni!!!
"Gendong dia cepat!!!" Perintah Keyla langsung membuat Genta mengerutkan keningnya ketika dia harus menggendong seorang perempuan tua.
Tetapi saat melihat Keyla malah menyambar gadis kecil, maka pria itu mau tak mau Akhirnya menggendong Nyonya Astella, lalu mereka keluar dari gubuk tersebut.
__ADS_1