Pemuas Hasrat Kakak Angkat

Pemuas Hasrat Kakak Angkat
76


__ADS_3

Saat dalam perjalanan untuk makan malam bersama dengan Citata, Keyla mengambil ponselnya lalu perempuan itu menghubungi Genta.


Drrtt.... Drrtt... Drrtt...


Drrtt.... Drrtt... Drrtt...


Drrtt.... Drrtt... Drrtt...


Silakan tinggalkan pesan suara, sebab nomor yang anda tuju sedang tidak--


Tut tut tut...


Keyla menekan tombol reject lalu memasukkan kembali ponselnya ke dalam tasnya.


"Hah,, sejak dia pergi dia tidak bisa lagi dihubungi. Hah,, tapi kenapa aku jadi merindukannya, padahal selama dia ada di sisiku Aku sangat kesal terhadapnya," ucap Kayla dalam hati yang tidak mengerti dengan dirinya sendiri.

__ADS_1


Ketika pria itu ada bersama-samanya, dia berusaha menghindari pria itu, tetapi sekarang ketika pria itu tidak ada bersama-samanya, dia malah mencarinya.


Masih sementara berada dalam kegelisahan hatinya, Kayla yang hampir tiba di tempat perjanjiannya dengan Citata ponselnya yang sudah iya letakkan dalam tasnya tiba-tiba saja berdering.


Drrriiingg.... Drrriiingg.... Drrriiingg....


Drrriiingg.... Drrriiingg.... Drrriiingg....


"Ahh ibu," kata Kayla tersenyum saat ia melihat nama pemanggil telepon ialah ibunya, maka tanpa menunggu lebih lama lagi, perempuan itu langsung mengangkat panggilan teleponnya.


"Kau dimana?" Tanya Hera dari seberang telepon.


"Aku sedang dalam perjalanan menuju restoran untuk makan bersama dengan temanku, Apakah ibu perlu sesuatu?" Tanya Keyla.


"Ah tidak, Ibu pikir hari ini kalau ada di apartemen mu, jadi ibu berniat untuk mengantarkanmu makanan, tapi karena kau sudah mau makan dengan temanmu, maka bersenang-senanglah, jangan lupa untuk menjaga kesehatan." Ucap perempuan dari seberang telepon langsung membuat Kayla mengukir senyum di wajahnya karena merasa senang dengan perhatian perempuan itu.

__ADS_1


"Iya, Bu, tapi apakah Genta pernah menghubungi Ibu?" Tanya Keyla yang sudah 2 minggu ini sebenarnya ingin menanyakan masalah itu pada orang tuanya, Tetapi dia terus menahan diri sebab sedari dulu dia memang tidak pernah memperdulikan pria itu di hadapan kedua orang tuanya, jadi Mungkin saja akan ada kecurangan dari kedua orang tua angkatnya Jika dia menanyakan pria itu.


"Tumben sekali kau menanyakan kakakmu, biasanya kau tidak pernah peduli. Tapi kakakmu memang tidak pernah menghubungi Ibu, kecuali beberapa hari setelah dia pergi ke luar negeri. Tapi dia hanya menanyakan kabar Ibu lalu mengakhiri panggilan teleponnya," jawab Hera dari seberang telepon langsung membuat Kayla merasa hampa dalam hatinya bahwa ternyata pria itu masih menghubungi Ibu mereka, Tetapi malah tidak menghubunginya juga?


Padahal biasanya, meskipun pria itu tiba-tiba berangkat ke luar negeri maka pria itu pasti akan memberinya kabar, tapi kenapa sekarang malah berbeda?


"Ah baiklah Bu, aku mengerti," jawab Keyla yang merasa tidak mood lagi untuk berbicara dengan ibunya Setelah dia mengetahui bahwa Genta menghubungi ibunya tetapi tidak menghubunginya.


"Iya, tapi hari Senin nanti kakakmu akan datang karena ada pertemuan di perusahaan yang harus ia hadiri, kau bisa bertemu dengannya pada hari itu," ucap Hera dari seberang telepon langsung membuat jantung Keyla berdegup semakin kencang.


"Benarkah? Kalau begitu, nanti Saat itu tolong hubungi aku kalau Ibu pergi ke perusahaan," ucap Keyla.


"Tentu, nanti ibu akan menghubungi mu, sekarang kakakmu sudah memutuskan untuk berada di luar negeri, entah kapan lagi dia bisa datang setelah pertemuan hari Senin," ucap Hera dari seberang telepon benar-benar membuat Kayla terkejut bahwa ternyata pria itu telah memutuskan bahwa dia akan menetap di luar negeri.


Dia tidak mengerti mengapa pria itu memutuskan hal seperti itu, tetapi dia tidak menanyakannya pada ibunya dan hanya menutup panggilan telepon itu.

__ADS_1


__ADS_2