
"Terima kasih sudah memilihku menjadi istrimu," ucap Keyla dengan suara yang seraknya.
"Terima kasih juga sudah mau menjadi istriku," ucap Genta membalas senyuman istrinya.
🛣️🛣️🛣️
"Selamat untuk kedua pengantin, untuk mengakhiri pengikatan kedua pengantin ini, kami persilahkan sepasang suami istri agar saling berciuman sebagai pertanda kasih sayang diantara kedua pengantin," ucap sampai bawa acara Langsung membuat Kayla dan Genta saling bertatapan.
Genta pun merangkul perempuan itu dan menundukkan kepalanya mendaratkan sebuah ciuman di bibir keyla.
Plok plok plok....
Tepuk tangan yang meriah kembali mengiringi kedua insan itu berciuman.
Setelah Genta dan Kayla melepaskan ciuman mereka, Maka sang pembawa acara menuntun kedua orang itu untuk masuk ke dalam acara pemotongan kue.
"Kami Ngundang keluarga untuk naik ke pelaminan dan menemani kedua pengantin untuk melakukan pemotongan kue pengantin." Kata sang pembawa acara Langsung membuat Adam heran hanya besar Ozon dan juga Barto kemudian naik ke atas pelaminan.
Genta pun mengambil pisau yang telah disediakan, lalu bersama-sama dengan Kayla memegang pisau itu, mereka pun memotong kue pengantin setinggi satu setengah meter.
"Kenapa kau menyiapkan kue yang begitu besar?" Tanya Keyla Yang juga terkejut melihat kue pengantin mereka amatlah besar dan seluruh permukaannya dilapisi menggunakan kertas emas.
__ADS_1
"Hm, Sebenarnya aku mau membuatnya lebih besar lagi, tapi aku sudah menduga bahwa kau akan mengomentarinya seperti ini, jadi aku menahan egoku dan membuatnya jadi ukuran segini saja," jawab Genta benar-benar membuat Keyla tertawa.
Satu setengah meter dianggap sebagai ukuran kecil?
Sembari sepasang pengantin memotong kue, maka sang pembawa acara pun berkata, "kue setinggi satu setengah meter ini akan dibagikan pada seluruh hadirin yang datang di tempat ini, diharapkan kue pengantin yang dibagikan akan membuat semua orang juga ikut berbahagia seperti kedua pengantin yang saat ini bersatu."
Mendengar ucapan pembawa acara, maka semua orang kembali lagi bertepuk tangan.
"Jadi ini alasan Genta Mengapa untuk membuat kue pengantinnya menjadi begitu besar?" Ucap nyonya besar Ozon yang sebenarnya tidak setuju dengan kue yang terlalu besar.
Menurut nyonya besar oson bahwa kue pengantin hanya menjadi sebuah simbolis saja, sebab dulu-dulunya ketika jamannya, belum ada kue pengantin seperti yang saat ini.
"Ya, Genta tahu bahwa meskipun orang-orang di tempat ini tampak bahagia melihat mereka, tetapi ada begitu banyak diantara mereka yang hatinya pergi ke tempat lain, itu sebabnya dia menyiapkan kue pengantin yang besar agar mereka bisa memberikannya pada semua orang dan menjadi kenang-kenangan untuk orang itu. Dia juga sudah merencanakan bahwa semua orang akan dipastikan memakan kue pengantin itu!!!" Ucap Hera.
Setelah kue dipotong, Genta mengambil wadah yang telah disiapkan, lalu meletakkannya di sana.
"Silakan pengantin pria menyuapi pengantin wanita lalu dibalas sebaliknya, pengantin wanita menyuapi pengantin pria." Kata sang pembawa acara menuntun kedua pengantin hingga keduanya pun saling suap menyuap.
Setelah kedua pengantin saling suap menyuap, sang pembawa acara kembali lagi berkata, "berikutnya kedua pengantin menyimak diseluruh anggota keluarga."
Keyla dan Genta pun mendekati seluruh anggota keluarga mereka lalu menyuapi keempat orang yang ada di sana.
__ADS_1
"Selamat ya sayang, berbahagialah kalian berdua!!" Ucap Hera sembari menerima suapan dari putranya.
Nyonya besar Ozon pun berkata, "kalian harus langgeng sampai mau memisahkan, nenek sangat tidak menyukai sebuah perceraian, Jadi kalian harus mengingat janji kalian baik-baik."
"Baik Nek."
"Baik Nek."
"Jaga istrimu baik-baik!!" Ucap Adam pada putranya.
"Tentu ayah," jawab Genta.
"Selamat berbahagia Kakak dan kakak ipar, jangan lupa memberikan banyak keponakan untukku!!" Ucap Barto.
"Jangan berisik kau!!" Gerutu Gent a Langsung membuat Barto hanya tersenyum usil dan melin ke arah Keyla yang juga tertawa kecil.
Sang pembawa acara yang melihat bahwa semua orang telah bersuapi, maka pembawa acara pun berkata, "para pelayan akan mulai membagikan kue, diharapkan kepada semua orang untuk memakan kuenya."
Setelah berbicara, para pelayan pun datang memotong kue pengantin milik Genta dan Kayla lalu membagikannya pada semua orang yang hadir.
Genta yg kini duduk bersama-sama dengan Kayla memperhatikan semua orang, dan setiap kali dia melihat ada orang yang tidak memakan kuenya, maka dia langsung memberi kode pada bawahannya agar meminta orang tersebut untuk memakannya.
__ADS_1
Dengan begitu, tidak ada satupun dari orang-orang yang datang yang tidak memakan kue pengantin yang diberikan oleh Genta dan Kayla