
Dunia kelam bertukar, dunia bersinggah dalam kumparan mengabaikan kesakitan. Alam lain tidak mengharuskan selembaran permukiman. Di selingi kekejaman, harumnya kejahatan menyelingi harga tinggi para penyembah iblis.
...🔥🔥🔥🔥🔥...
Mantra yang seharusnya tidak usah di baca pada bagian robekan kertas di bawa buang Sams ke tong sampah. Tapi keanehan terjadi ketika dia pulang di melihat kertas berada lagi di dalam buku. Sams menyalakan sepeda motor membawa robekan kertas, menguburnya di bagian pintu masuk bagian kaki gunung.
Gems melihat dia seperti mengubur sesuatu. Setelah dia pergi, secepatnya menggali mencari isi di dalam tanah. Melihat robekan kertas berisi mantra, menyelam makna panas membara. Mantra terbaca, dia melihat bayangan berdiri di belakang. Dia menghentikan membaca, melipat kertas memasukkan ke dalam saku.
Dia melihat di balik kertas, gerakan cepat mempersiapkan bahan. Matahari terbenam di kaki pegunungan, dia menyalakan lilin. Persiapan menyalakan kemenyan, bahan tersaji di mulai dalam menyambung mantra. Tapi tidak terjadi apapun, dia memulai membaca dari urutan awal sampai akhir.
Guncangan hebat bergelombang tanah bergetar, dari dalam keluar makhluk aneh.
Gems berlari memutar haluan. Kertas berisi mantra di tangan dia kepal menyusuri jalan bebatuan. Dia bersembunyi ketika terdengar suara panggilan para wartawan lain yang mencarinya. Menyembunyikan tanda pengenal. Dia penasaran karena membaca lembaran bagian bawah. Tertulis mantra penghasil kekayaan.
Dua Wartawan yang melihat Gems berlari naik pos tiga. Mereka terhenti, langkah menghilang di telan kabut. Yopi melihat dari kejauhan, sorotan mata merah menakuti. Dia berlari ke kerumunan, semua wartawan menghilang. Dia berteriak mencari menerobos kabut.
Penampakan sosok wanita kebaya mengulurkan tangan membawanya ke sebuah gua bebatuan. Masih ada sisa ilmu makhluk bekas Capit. Semua tergulung rapi, satu persatu kelelawar berterbangan. Gems kerasukan, dia mulai merasakan tubuhnya sangat panas. Seperti ada api yang masuk ke dalam, dia tidak bisa menggerakkan tubuhnya sendiri.
Dia mengeluarkan suara aneh, kepala berputar lalu terlepas mengikuti robekan kertas yang melayang menuju ke sebuah tumpukan batu. Mengali benda-benda yang terkubur di dalam tanah. Gems berhenti di atas atap Villa. Kini perkumpulan suku setan mengapung menunggu mangsa.
“Tolak ukur kesuksesan manusia yang terlihat bergelimang harta ternyata di balik itu semua di dapat dari hasil murni keringat kuning. Mereka meminta pada makhluk api untuk melancarkan keinginannya. Tugas kita sebagai kaki tangan jin merah memberikan kandidat selanjutnya” ucap Sri memutar kepala tengkorak dengan ujung jarinya.
“Aku hanya mengikuti tuan ku. Sejujurnya ketika aku menjadi manusia, aku sangat membenci mu Sri!”
“”Hahah! Siapa yang menyangka kalau kita menjadi kelompok sepaham. Anak baru kau saja yang urus, aku masih berdamai pada suasana baru di hidup ku!”
__ADS_1
Wanita itu masih menganggap dirinya masih hidup. Terbang, berjalan bagai tersapu angin menuju ke kediamannya. Rumah yang tampak tidak di urus, dia masuk melihat dirinya tidak memantul pada bayangan cahaya matahari yang terik memantul pada kaca jendela.
Berkaca melihat dirinya berbeda, dia menepuk wajah tidak merasakan rasa sakit sedikitpun.
“Kenapa wajah ku seperti ini?”
Dia memecahkan cermin, kakinya yang tanpa terasa menginjak pecahan melihat lagi wajahnya yang buruk rupa. Rode menangis, dia berlari mencari kaca yang lain. Tetap saja wajahnya mengerikan. Dia sangat yakin masih memiliki paras yang cantik tiada tara. Memanggil jin merah mempertanyakan akan perubahan wajahnya. Dia terkejut tidak bisa menyentuh sosok jin merah. Pikiran dan hati gusar ketakutan, apa yang membuat semuanya berubah di luar sepengetahuannya.
“Kebanyakan manusia terlalu serakah. Dia tidak berbahagia sampai saat ini tidak selamat dari maut. Bukan kah kau sendiri yang memilih tetap hidup?”
“Jin merah, beri aku penjelasan mengenai wajah ku yang kau ubah seperti ini”
“Rode, sebelumnya kau pernah bersekutu dengan jin lain. Kau melepaskan ikatan itu beralih pada ku. Semuanya berbalik merusak wajah mu yang kau pakaikan susuk mayat! Hihihi”
......................
“Tuan, aku buka harga sebesar dua ratus juta rupiah..” ucap si penjual tanpa menunggu jawaban Sams mempercepat langkah memberikan selembar cek nominal tersebut.
“Tapi aku berharap kau baik-baik menyimpannya”
“Apakah tuan keberatan dengan harga yang aku berikan? Bagaimana kalau aku tambah seratus juta rupiah lagi?”
“Tidak, cincin ini bisa berpindah-pindah. Justru aku mau memberitahu cincin ini bisa berpindah tempat. Aku tidak mau kau malah rugi setelah menerimanya dari ku..”
Benda bersejarah yang mengisahkan luka. Dia paham mengapa ayahnya menyembunyikannya selama ini dari dirinya. Ketakutan sejadi-jadinya melihat penampakan makhluk bertubuh tinggi tidak terlihat wajahnya. Baru beberapa menit dia meninggalkan tempat itu. Di dalam perjalanan pulang, Sams melihat seorang anak perempuan berambut panjang.
__ADS_1
“Ada apa? kenapa kau murung seperti itu?”
“Tidak apa-apa bu. Oh ya, aku sudah menjual cincinnya. Ini cek yang di berikan si penjual barang antik itu.”
“Simpan saja, ini untuk biaya sekolah mu.”
“Banyak sekali bu, aku tidak berani menyimpan uang sebanyak ini..”
Cincin yang tidak di ketahui Sams asal-usulnya itu perlahan menunjukkan rahasia apa yang tersimpan di dalamnya. Di dalam sana, ada kekuatan mistis berisi penghuni makhluk gunung Keramat. Benda itu berputar kembali lagi terpasang di jari manis Rosa. Dia terbangun merasakan benda yang sangat panas terpasang di jarinya.
“Sams! Ayo kemari! Bantu ibu melepaskan cincin terkutuk ini! Arhh!” teriak Rosa.
Pisau menyayat setengah jarinya. Sams menahan, berlari mengambilkan kotak P3k. Dia tidak sanggup melihat ibunya terluka. Sangat lama dia merindukan sosok ibu kandung yang semula dia pikir tidak menginginkan dirinya.
“Bu, kenapa cincin ini bisa kembali lagi?”
Perihal ilmu hitam yang di anut Eden.
Kalau telah bersekutu dengan setan, anak, istri atau keluarga di anggap sebagai musuh dan penghalang. Dia mengaduk semua permintaan jin merah di dalam sebuah wadah besi di atas bakaran perapian.
Anak yang terkurung di dalamnya adalah Desi, dia tersemat sebagai jin peliharaan.
Itulah mengapa Sams di jadikan calon tumbal. Ikatan iblis tidak bisa terlepas. Dia di tanam mantra ilmu hitam sebagai benda yang terpasang di jari Rosa. Semua mantra dan keanehan dari dirinya hanya Eden ayahnya yang tau melepaskan.
“Bu, aku mau memotong jari manis ini. Aku tidak mau ada ikatan apapun di dalamnya. Saya yakin anak kecil itu adalah sosok siluman”
__ADS_1
Semula jin itu tidak meminta syarat apapun. Dia masuk menjebak manusia dengan ucapan manis dan perkataannya.