Pengasuh Si Kembar

Pengasuh Si Kembar
Episode 112


__ADS_3

Setelah Mengudara kurang lebih 4-5 jam, dari indonesia langsung ke jeju, korea selatan, mereka akhirnya sampai di tujuan.


Semua keperluan mereka di sana sudah di siapkan mulai dari jemputan sampai penginapan, bahkan transportasi semua sudah siap.


Dave membawa Ira ke sebuah Villa mewah yamg letaknya tepat di depan pantai, jadi ketika membuka jendela kamar mereka langsung di suguhi kolam renang yang cantik dan langsung berhadapan dengan laut yang indah.


" Wah indah sekali." Ira membuka jendela kamarnya matanya sangat di manjakan oleh pemandangan di luar sana.


" iya sangat indah, tapi disini ada yang lebih indah." kata Dave dia memeluk istrinya dari belakang, meletakkan dagunya di pundak Ira.


" apa itu?" tanya Ira dengan polos, dia tidak tahu sama sekali apa yang di maksud Dave.


" Istriku jauh lebih indah daripada pemandangan di luar itu, I love u sayang." Tak lupa Dave mengecup pipi putih tersebut dengan lembut.


" ih Tak tahunya ternyata tuan Dave aditama adalah pria mesum dan modus." jawab Ira dia membalikkan badannya ke arah Dave hingga posisi mereka saling berhadapan.


" Tidak apa apa kalau mesum dan modusnya hanya pada istriku seorang." Dave yang sungguh mesum memulai aksinya kembali hingga terjadi sesuatu yang memang seharusnya terjadi.


" Sayang kau sungguh nikmat, dulu aku melakukan ini tanpa sadar, bahkan tidak ada kata cinta, sekarang bersamamu seakan dunia ini milik kita berdua, aku akan membuatmu terus mengeluarkan nyanyian merdu itu." Bisik Dave.

__ADS_1


" Tapi aku juga pengen jalan jalan mas, menikmati pemandangan pulau ini, bukan di kamar terus." cemberut Ira


" Iya sayang, mas akan membawamu keliling pulau ini." Jawab dave, yang tidak mau mengecewakan istrinya.


Dave berjanji akan membawa ira berkeliling Jeju.


Di negara Tanak Air tepatnya di Rumah sakit polri. Pagi itu seorang wanita paruh baya sedang melaksanakan tugas mengepel, dia merasa iba dengan keadaan Bella, sudah cidera masih saja harus di penjara.


" Dik, kalau boleh tahu apa yang membuat adik di penjara, padahal adik sakit?" Kepo CS tersebut.


" Mau menghabisi nyawa orang bu, saya iri padanya, karena sudah merebut semua milik saya." Jawab Bella, dia juga menceritakan semuanya pada ibu CS tadi.


" Setiap manusia punya kesalahan, baik terhadap Allah maupun terhadap sesama manusia nak, Kamu masih di beri keselamatan, berarti Allah masih sayang padamu dan memanggilmu supaya mendekat, asalkan kamu mengerti, dan minta maaflah pada keluargamu, meski nantinya kau akan merasakan sakit jika mereka menolaknya, seperti ibu, dulu ibu orang yang terpandang di kota ini, ibu baik pada keluarga, sahabat dan tetangga, tapi karena satu saja kesalahan ibu, semua yang telah ibu lakukan pada mereka lenyap tanpa bekas, yang tersisa hanyalah kejahatan yang ibu lakukan."Jawab Ibu CS.


"Memang apa yang telah ibu lakukan?" tanya Bella.


" ibu membunuh pak Baron dia seorang pejabat yang terkenal kebaikannya, tapi sebenarnya dia orang yang bejat, ibu membunuhnya karena menolong anak tiri ibu yang akan di perkosa oleh dia, tapi warga tidak percaya dan menghujat kami berdua, selain itu ibu juga harus bertanggung jawab atas semua kesalahan ibu, setelah keluar dari penjara ibu di ijinkan bekerja di sini, ibu yakin kalau kau sungguh sungguh menyesal dan bertaubat, Allah akan memberi jalan dan keluargamu pasti akan memaafkan semua kesalahan kamu." Nasehat ibu cleaning servis tersebut pada Bella.


" Hik hik hik, aku memang sudah jahat banget bu, aku jadi anak yang tidak tahu diri, suka berfoya foya, sombong, bahkan menganggap rendah orang lain, merasa Iri atas keberhasilan saudaraku, hik hik." Tangis Bella akhirnya pecah, di menangis sejadi jadinya, semua masa lalunya memenuhi fikirannya.

__ADS_1


Seharian Bella mengoreksi semua yang ada dalam dirinya, yang ternyata semua minus.


" Tenyata semua kelakuanku selama ini tidak ada baik baiknya semua minus, pantas saja aku menerima semua ini, semua pergi dariku. tinggal raga, dan fikiran ini yang masih setia menemaniku." Gumam Bella.


Bella di jemput kembali oleh beberap polwan untuk kembali ke rutan, tapi sekarang dia di pisahkan dari yang lain, untuk mengantisipasi kejadian kemaren terulang lagi. Minggu depan sidang pertamanya akan di mulai, hari dia menjalani interogasi kedua dari pihak kepolisian.


Kali ini Bella jadi pendiam, dia mengakui semua kesalahan yang telah di lakukan.


" Apa nyonya perlu seorang pengacara untuk melakukan pembelaan terhadap anda nyonya, karena setiap napi berhak mendapatkan perlindungan dan pembelaan." Polisi memberikan satu kesempatan pada Bella.


" Tidak perlu pak, saya tidak punya uang untuk membayar seorang pengacara." Jawab Bella.


"Ada pengacara pemerintah yang bisa membantu anda tanpa harus membayar, kalau anda butuh kami akan menghubunginya untuk anda, minimal untuk meringankan hukuman anda nyonya." Polisi juga menawarkan seorang pengacara Gratis pada Bella.


" Terserah kalau begitu, pakai pengacara atau tidak akan tetap sama, saya pasti akan di penjara." jawab Bella pasrah.


Selama di rumah sakit Bella sudah merenungkan semuanya, kalau penjara memang jalan terbaik untuk menebus semua kesalahannya, maka Bella akan terima, dia di sadarkan oleh seorang cleaning servis di rumah sakit itu, yang merupakan mantan napi, semua orang menjauhi dan membencinya bahkan masyarakat, walau dulu dia sangat di segani.


" Memang Nyonya, tapi paling tidak anda akan mendapatkan perlindungan hukum dan pengurangan hukuman." jawab Polisi, mereka juga heran dengan perubahan Bella, kemaren dia masih sombong dan tidak mau mengakui kesalahannya, tapi hari ini dia berubah drastis.

__ADS_1


" Kesambet apa nyonya ini ya, kemaren dia begitu kekeh mempertahankan keegoisan dia, dan sifat arogannya, tapi sekarang, dia pasrah dan pendiam." bisik salah satu polisi pada rekannya.


__ADS_2