Pengasuh Si Kembar

Pengasuh Si Kembar
LAPORAN ANDI 2


__ADS_3

Foto foto itu terjatuh dari tangan Ramon.


" Setelah nyonya Yulia meninggal, nyonya Laksmi di angkat sebagai anak oleh lelaki yang menemukan mereka, tapi dia di benci oleh anak kandung laki laki tersebut bahkan di jadikan pembantu di sana, lalu di usia 17 beliau dinikahi seorang pemuda bernama Budi, dan di karuniai dua anak. Anak pertama namanya Rahmad biasa di panggil Ahmad, serta khumaira, yaitu nona Ira." Lalu Andi menunjukkan foto Budi, ahmad dan Ira.


" Ahmad sudah menikah dan di karuniai dua anak, ini isti dan anak dari ahmad istrinya bernama Nila zubaidah, dan anak pertamanya bernama alvian dan yang kedua bernama Iwan.Beberap waktu yang lalu Ahmad mencoba nasib untuk menjadi TKI di Malaysia, tapi ternyata ilegal, Ahmad ketahuan dan di tangkap di sana, untuk membebaskan Ahmad mereka memerlukan uang 25 juta sebagai tebusan dan proses pemulangan Ahmad, hingga akhirnya nona Ira mendapat tawaran kerja dari bu Suci, tetangga mereka yang bekerja di kediaman Aditama, bahkan bu Suci mau meminjami Nona Ira uang sejumlah itu, dan nanti akan di cicil dengan gajinya sebagai pengasuh si kembar anak dari Tuan Dave aditama, mantan suami nona Bella." Andi menjelaskan anggota keluarga Laksmi.


"Ja jadi aku masih punya dua cucu ndi, cucu kandungku sendiri."Ramon memejamkan matanya erat, tidak menyangka kalau dia masih punya keturunan dari Putrinya.


"Ba bagaimana keadaan mereka ndi?" Ramon semakin penasaran dengan kehidupan Laksmi dan keluarganya.


Andi kembali mengambil beberapa foto yang menampilkan ,rumah mereka, pekerjaan.


"Ini adalah rumah mereka tuan, rumah yang jauh dari kata layak dari sudut pandang Ramon, tapi alhamdulillah meski sangat sederhana rumah itu adalah rumah mereka sendiri dari menabung sedikit demi sedikit, tanahnya dari warisan orang tua pak Budi.pagi mereka menjual sayuran di pasar, lalu setelah itu ke sawah sampai sore, malam harinya pan Budi ini mengajar ngaji anak anak tetangga. kalau Ahmad mengurus sapi sapi Suci, memandikan sampai mencari rumput sa ma halnya dengan istrinya yang turut membantu, istri Ahmad membuat kerajinan dari bambu dan dijual ke tetangga." Jawab Andi.


Ramon sungguh merasa sangat berdosa kepada Laksmi dan dia sudah tidak kuat lagi untuk mendengarkan laporan dari Andi, Ramon pingsan di tempat.


" Tuan, tuan bangun, anda harus menemui mereka dan membawa mereka pulang tuan, tuan harus kuat."Andi mencoba menyadarkan Ramon tapi tidak berhasil, lalu dia langsung mengangkat tubuh tua itu dan membawanya ke kamar.

__ADS_1


" Panggilkan Dr Agus, tuan besar pingsan." Teriak Andi pada pengawal untuk menghubungi dr keluarga.


Andi dan Satria memberikan pertolongan pertama pada Ramon. Satria mengambil minyak kayu putih dan mengoleskan pada seluruh badan Ramon, serta hidungnya.


"Kabar apa yang sudah kamu sampaikan pada tuan?" tanya Satria heran.


" Aku melaporkan kehidupan Laksmi yang sangat miris, dan ternyata dia benar putri kandung dari tuan besar, akhirnya pencarian tuan berakhir disini, tapi keadaan mereka yang membuat tuan pingsan, anak kandung serta cucunya hidup serba kekurangan, jauh di desa sana, sementara beliau menghidupi anak angkat yang tidak tahu diri itu, tuan Donald dan keluarganya, tapi untung tuan vincent tidak seperti adiknya yang gila uang. Dan kabar apa tang sudah kamu dapatkan sat?" Andi balik bertanya.


" Aku sudah mengumpulkan semua bukti penggelapan dan pencucian uang yang di lakukan tuan Donald dan nona Bella. Bahkan uang mereka ambil bisa untuk mendirikan sebuah perusahaan besar, tapi mereka memakai uang itu hanya untuk berfoya foya, apalagi nona Bella yang gila belanja itu, aku yakin tak lama lagi, Brian suaminya juga tidak akan betah dengan tingkah dan kelakuan dia."jawab Satria.


Mereka berbincang sambil memijat Ramon dan menunggu kedatangan Dr Agus.


"Jantung, bagus, dan semua bagus, cuma tekanan darah beliau saja yang naik, bisa di sebabkan kelelahan atau syok berat, jaga pola makan dan jangan di biarkan memikirkan hal hal yang berat dulu, saya sudah memberikan suntikan pada tuan Ramon sebentar lagi juga sadar."Kata Dr Agus, dia juga menuliskan resep yang harus di tebus untuk dia.


" ini Obat yang harus tuan besar minum, jangan sampai terlewat, dan juga multi vitamin, nanti kalau ada apa apa, kalian hubungi saya kembali." Kata Dr Agus yang akan pamit dan kembali ke pekerjaannya.


Sementara Bella langsung meluncur ke Mall setelah dari kantor Dave tadi, dia mengincar sebuah tas hermes yang harganya fantastis, tapi Saat melakukan pembayaran, kartu hitam dari Brian tidak bisa dia gunakan untuk melakukan transaksi.

__ADS_1


"Maaf nyonya, transaksi anda gagal, ada kartu lain."Pinta kasir.


"Eh mbak, lo tidak tahu ini kartu apa, ini black cart dan isinya tidak terbatas, masak membayar 200juta saj gagal, salah pencet lo."Sinis Bella.


Kasir mengulanginya lagi sampai 3 kali tapi tetap gagal, jadi Bella memakai kartu kredit miliknya sendiri.


"Aneh kok bisa gagal, apa Brian yang melakukannya."gumam Bella.


Sudah 5 hari setelah diturunkan jabatannya, Bella tidak pernah masuk ke kantor tapi dia malah gila gilaan berbelanja dan berfoya foya bersama teman gengnya.


Dan kartu hitam itu sengaja Brian blokir, karena pengeluaran Bella sudah melewati batas wajar, Brian geram kepadanya dan menutup akses keuangan Bella darinya.


" gue harus ke kantor Brian dan menanyakan semuanya, heran deh, uangnya kan banyak, masak pelit dengan istri sendiri." kesal Bella.


Dia langsung menuju ke kantor Brian, tapi yang di cari tidak ada di tempat, saat ini Brian sedang meeting di sebuah hotel bintang 5, di sebuah ruangan vip.


Di lobi hotel itu Brian melihat seorang anak kecil yang umurnya tidak jauh berbeda dengan twins, dan wajah bocah itu sangat mirip dengan Brian.

__ADS_1


"Bos anda lihat apa?" tanya Mario sang asisten.


"Bocah itu, wajahnya sangat mirip denganku, kamu cari tahu siapa dia dan orang tuanya!" Brian memerintahkan Mario untuk mencari tahu Bocil tadi, sementara Brian masih mengikuti bocah tampan itu menuju ke arena bermain di dekat Hotel.


__ADS_2