
Bella membawa masuk Twins Ke sebuah restoran mewah, sementara Ira dan pak sopir membeli bakso kaki lima dekat dengan tempat parkir.
" Sudah lama bapak jadi sopir bu Bella?" tanya Ira.
" Belum non, ini bapak nunggu tanggal gajian saja dan keluar non, jarang ada yang betah bekerja di sana, mulai dari sopir, satpam maupun ART, orangnya sangat sombong, dan seenaknya sendiri, bahkan memandang rendah orang lain, apa lagi pada kami yang cuma pembantu." Jawab Pak sopir, sebenarnya dia tidak betah, tapi demi mendapatkan gaji , jadi dia harus bertahan, kalau tidak maka Bella tidak akan memberi upah sedikitpun.
" Sabar ya pak, semoga bapak segera mendapat pekerjaan yang lebih layak, saya juga heran, sekaya apasih dia sampai seperti itu." Penasaran Ira.
" Nyonya itu cucu dari pengusaha yang sangat kaya bahkan no 2 di negeri ini, dan punya perusahaan di luar negeri juga. tapi beberapa hari yang lalu, tuan Besar Ramon sangat marah padanya, nyonya Bella melakukan korupsi besar besaran, hingga ratusan Milyar, hanya untuk memuaskan dirinya, lalu jabatannya di turunkan mulai dari direktur menjadi kepala staf kalau tidak salah." kata pak sopir, yang menceritakan semuanya.
Ira menggelengkan kepalanya, merasa heran dengan ibu kandung Twins tersebut.
Sementara di dalam, Bella memesankan Stik pada Twins, tapi tidak mau memotongkan daging itu pada mereka. Al hasil dua bocil itu kesusahan untuk mengirisnya, sementara meja makannya juga agak tinggi.
Mike merasa geram sendiri melihat Bella dengan asyik makan stik tersebut sambil chating dengan Brian.
" Kak, lihat orang ini. "gumam Mike.
"Bagaimana kalau kita buat orang itu malu dik."usul Michael.
"Bagaimana caranya?" Tanya Mike. Michael menunjuk stik di piring Mike dengan dagunya, Lalu beraksi.
Twins mengiris dagingnya dan melemparnya ke sembarang arah, yang satu mendarat di kepala laki laki besar dan plontos, yang satu lagi mendarat di dada seorang perempuan berpenampilan seksi.
Kedua orang tersebut langsung marah marah dan tidak terima dengan semuanya. Dua orang tersebut menuju ke meja Bella dan menggebrak meja tersebut, sementara Twins pura pura takut dan gemetar .
" Apa maksud semua ini Nyonya?" Bentak laki laki tersebut.
" Lihat dada dan baju hue kotor nih, anda harus tanggung jawab."Perempuan tadi marah besar.
" Apa apaan sih, tidak lihat saya lagi enak enam makan." Jawab Bella tidak terima dengan bentakan dua orang tadi.
__ADS_1
" Kalau punya anak itu di jaga, lihat itu!" tunjuk Perempuan tadi pada Twins, yang sedari tadi tunduk diam, sambil memegangi garpu dan pisau mereka.
"Mike, Michael apa yang sudah kalian lakukan ha!" Bentak Bella.
"Maaf tante, dagingnya meleset dan terbang."Jawab Mike.
" Jangan seperti anak kampung ya, makan stik saja tidak bisa." geram Bella.
" Maaf pak nyonya, kami tidak sengaja, biasanya papa atau mbak ira selalu memotong motong stik untuk kita makan."Jawab Michael, dia minta maaf pada kedua orang tadi.
"Kalian tidak salah nak, tapi wanita ini yang tidak becus menjaga anak."Kesal wanita seksi tersebut.
"Heh dengar ya, tidak perlu mengajari saya mengurus anak, itu urusan saya, dengar."Bella lagi lagi tidak mau kalah.
"Tapi pakaian saya jdi kotor, dan sebentar mau manggung."Jawab dia.
" Itu urusan lo, bukan urusan gue, masalah buat lo."Jawab Bella dengan santai.
Perempuan seksi tadi jadi naik pitam dan mengambil stik di meja Bella lalu melemparkannya ke muka cantik Bella, menjadi belepotan.
"Ayo kita pergi dari sini!" Ajak Mike.
Michael menggandeng tangan adiknya dan langsung kabur dari sana, mencari Ira, mereka menghubungi Ira melalui watch phone mereka.
" Mbak Ira, kamu dimana?" Kami di pintu keluar." Ucap Michael sambil berlari keluar restoran, dia berharap begitu tiba di luar restoran mereka bisa menemukan Ira.
Dan benar saja, setelah makan bakso, Ira duduk di bangku tidak jauh dari pintu keluar. Jadi dia segera menuju ke arah pintu masuk dan melihat Twins berlarian keluar.
" Sayang kenapa kalian berlarian begini, mana mama?"Tanya Ira.
"Ayo kita pergi dari sini, dan makan di tempat lain, tante Bella masih berkelahi di dalam." Jawab Mike.
__ADS_1
" Kalian belum makan?"Heran Bella.
Keduanya menggeleng bersamaan.
" Ayo, kita cari makan siang dulu di sekitar sini, dan mbak Ira akan menelpon Pak Dono, sambil menunggu pak Dono, twins makan ya, mau makan apa?"Tanya Ira.
"Tadi mbak Ira makan apa?" tanya Michael.
"Bakso."Jawab Ira.
"Aku mau bakso." Jawab Mike dan Michael.
"Oke, tapi tempatnya bukan di restoran mewah lho ya, tapi di sana di pedagang kaki lima, tapi untuk Twins Nya mbak ira, makan baksonya di kedai itu ya tempatnya lebih bersih." Jawab Ira sambil menunjuk kedai bakso yang lumayan Rame.
Twins setuju dengan pilihan Ira, yang penting bisa makan, karena mereka sudah lapar sekali.
Ketiganya langsung memesan 3 mangkok bakso porsi jumbo.
" Mbak Ira pesen juga?" heran Mike.
" Iya dong, tadi belum kenyang mbak iranya, hehe." Jawab Ira cengengesan.
Mereka segera menyantap bakso tersebut tanpa mempedulikan Apakah Bella mencari atau meninggalkan mereka.
" Enak mbak." Mike memuji rasa bakso dari kedai tersebut, diikuti Michael dengan 2 jempolnya.
Di dalam restoran, aksi perkelahian Bella 77u perempuan tadi, langsung viral di sosial media. Satpam dan manager restoran segera bertindak dan melerai keduanya. Membawa mereka ke ruang manager.
Kedua perempuan itu harus mengganti rugi kekacauan yang Mereka perbuat.
" Ink semua gara gara Lo?" Sinis Bella.
__ADS_1
"Eh, jangan menyalahkan orang lain, kalau bukan karena anak lo mengotori baju gue, gue juga tidak akan marah begini, apalagi lo sangat sombong nona." Jawab perempuan itu dan segera berlalu, dia tidak mau lagi berurusan dengan perempuan gila seperti Bella.
"Anak."Gumam Bella. Dia baru ingat kalau bersama Twins dan sekarang dua bocah itu sudah tidak ada.