
Ibu ibu cleaning servis tadi sampai menutup kedua telinganya mendengar Cacian Bella.
" Bu Bella tolong, perkataan ibu bisa di tiru oleh Twins, ayo kita pergi dari sini." Ira menghentikan Bella yang terus memarahi ibu tadi.
Bella baru sadar kalau ada twins di sana, kalau dia nyerocos terus, bisa bisa mereka akan membencinya, bukannya mendapat perhatian dan hati mereka.
Bella berlalu meniju ke Tempat parkir. Sang sopir segera menyambut majikannya dan membukakan pintu belakang.
" Hei ba bu, lo duduk di depan, dan twins sayang sini duduk sama mama." Bella mengajak twins duduk di belakang. mereka mengangguk patuh. Ira membantu twins masuk ke dalam lalu baru dirinya duduk di kursi penumpang bagian depan.
Twins mulai membuat ulah di belakang sana, mereka berebut untuk duduk di pangkuan Bella, Bahkan tas kulit buaya kesayangan Bella sudah jatuh ke bawah. Ingin rasanya Bella marah, tapi dia harus menahan diri demi terwujudnya semua keinginan dia.
" Aku kak yang di pangku tante Bella, kakak kan sudah besar." Ucap Mike, dia langsung duduk di paha kiri Bella. Michael tidak mau kalah dia juga langsung duduk di paha kanan Bella.
" Ih Mike, Michael Berat nih, paha mama bisa patah, Ira bagaimana lo mendidik mereka, lihat tidak punya sopan santun, sayang turun dong, apa si ba bu itu tidak pernah mengajari kalian duduk yang sopan."Suara Bella naik Satu oktaf.
"hua huaa, tante Bella jahat, aku tidak mau sama dia, maunya sama papa dan mbak Ira." Michael pura pura menangis, dia turun dari paha Bella. Mike juga, dia turun dari pangkuan Bella dan bergeser ke arah Michael.
"Mbak Ira, ayo kita turun saja, aku maunya dipangku mbak Ira saja kalau begitu, tante Bella tidak sayang kita hik hik hik."Mike menangis sambil merangkul Michael.
"Pak, berhenti di sini saja, twins ingin Turun!" Ira meminta sopir untuk menghentikan mobilnya.
"Eh, jalan terus pak." Bella meminta sopir terus menjalankan mobil tersebut dan meminta maaf pada Twins.
"Sayang, maafkan mama, tadi mama reflek saja, kan badan mama kecil jdi tidak kuat memangku kalian berdua."kata Bella.
"Tu, mbak Ira bisa, bahkan kuat menggendong juga."Kata Mike.
__ADS_1
"Ya sudah sini mama pangku keduanya." Bella mengalah dan akhirnya memangku mereka berdua.
Paha dan kaki Bella rasanya ngilu, baru pertama berinteraksi dengan anaknya saja sudah begitu. Apalagi Twins tidak mau diam, bahkan mereka memainkan robot superhero versi mini.
" Auh."Sepanjang jalan, mulut Bella mengeluh kecil, rambut dan bajunya jdi tidak serapi tadi
"Ini lah yang tidak gua suka dengan anak anam, mereka terlalu nakal, menang sendiri dan merepotkan." Batin Bella.
Sampai di Mall, kaki Bella terasa remuk dan keram. Dia merapikan dulu penampilannya di dalam mobil serta membersihkan tasnya dengan sangat hati hati.
"Uh, tas mahalku jdi kotor, awas kalian, kalau gue sudah mendapatkan warisan kakek, maka gue akan balas perbuatan nakal, bocah bocah itu."Gumam Bella.
" Ayo kita masuk ke Malla ini, kalian mau belanja apa mainan, pakaian semuanya bebas."Ucap Bella dengan sombong.
Twins segera berlarian menuju ke toko mainan, mereka melihat banyak figur super hero yang harganya sangat fantastis. Dave tidak pernah mengajari anaknya untuk boros dengan mainan, dia Membelikan Twins mainan yang tidak terlalu mahal dan berguna.
"Tante, aku ingin figur itu, papa selalu melarang untuk membelinya." Tunjuk Mike me salah satu figur thor.
"Bungkus semua yang diinginkan anak anak saya!" Bella meminta pelayan, untuk mengambil semua yang diinginkan twins.
Dan bent saja, semua yang di beli oleh Twins tidak ada yang murah sama sekali, semua pasti dia tas 5 juta.
Hingga akhirnya mereka ke kasir untuk melakukan pembayaran semua itu.
"Total semuanya 5 milyar nyonya.".
Kata kasir.
__ADS_1
" Apa mainan saja sampai 5 M?"Tanya Bella memastikan, dia menelan salivanya dengan kasar, uang itu bisa di gunakan untuk membeli barang barang branded dia, ini malah untuk beli mainan.
Ira juga ikut kaget dengan nominal ya g di sebut kasir tadi.
" wau, tidak main main,twins mengerjai mama mereka, terus diapakan mainan mainan mahal itu nanti, apa pak Dave tidak marah nanti, aku membiarkan mereka belanja sebanyak itu." Batin Ira.
Bella membayar semua mainan yang di pesan Twins, tapi tidak di kirim ke alamat Dave, tapi ke mansion dia. Ternyata dia cerdik juga dan tidak mau rugi.
" Mbak, semua ini kirim ke alamat saya, ini alamatnya." Bella menyerahkan kartu nama dia pada kasir toko mainan tersebut.
"Tante, itu di kirim kemana mainan mainan itu?" Tanya Michael heran.
"Ke mansion mama dong, nanti untuk kalian bermain di sana, karena sebentar lagi kalian akan ikut dengan mama, sudah cukup lama,papa menguasai kalian, sekarang kalian akan tinggal dengan mama,kalau perlu nanti papa sekalian, supaya kita bisa berkumpul bersama."ucap Bella dengan percaya diri.
" Hah, tinggal bersama kalian, percaya diri sekali dia, tadi bilang apa Papa juga sekalian, pede banget, dia terlalu tinggi menjunjung harga dirinya, kelak kalau sampai jatuh pasti akan stress dia " Batin Ira.
Setelah dari toko mainan mereka membeli handphone, game atau ps, lalu mereka ke time Zone.
Hari ini Bella mengeluarkan uang yang sangat banyak untuk membeli serangkaian mainan.
Dia juga mengajak Twins ke restoran mewah, tapi Bella melarang Ira untuk ikut.
" Heh, lo tunggu saja di luar, tempat ini tidak pantas untuk orang miskin seperti lo." Ucap Bella.
" Aku tidak mau kalau mbak Ira tidak boleh masuk." Kata Michael.
" Iya, Mike juga tidak mau." Jawab Mike.
__ADS_1
Tapi Ira mencegahnya.
" Sayang, tidak apa apa, mbak Ira akan makan di situ saja, sambil menunggu kalian, kasihan mama sudah baik banget pada Twins, makan sama mama ya sayang." Ira meminta Twins untuk ikut dengan Bella.