
Mila mengangguk mengerti. Dan baru ingat kalau Dave memang alergi coklat.
" Oh iya Oma lupa kalau Dave alergi coklat dan kita kemaren membuatkan kue yang banyak coklatnya, bagaimana keadaannya? apa dia sesak nafas?" Tanya Oma khawatir.
" Iya, pak Dave memegangi dadanya dan merasa sesak nafas, tapi sudah minum obat, tapi setelah minum obat pak Dave malah menggigil dan badannya panas oma." Jawab Oma.
" Iya, Dave alergi coklat, dan dia juga alergi dengan obat asma." Jawab Oma.
" Apa, tapi pak Dave malah meminta obat itu tadi oma, dan panasnya sangat tinggi." jawab Ira.
" Sekarang bagaimana keadaannya?" Tanya Mila.
" Panasnya sudah turun oma, dan pak Dave masih tidur." Jawab Ira.
" Terimakasih, kamu sudah merawatnya, kasihan dia dulu menikahi wanita yang salah, jangankan mau merawatnya, di sentuh saja sudah marah marah, yang dia tahu cuma shoping dan shoping. Dave mirip sekali seperti sopir Bella, tapi dia tahan sampai Twins lahir dan menceraikan dia. Setelah itu Dave belum pernah berhubungan lagi dengan gadis manapun, semua demi Twins, kebanyakan gadis yang mengejarnya tidak menyukai adanya anak, jadi Dave lebih baik menghindar, Semoga saja akan ada seorang gadis yang mencintai dia sekaligus anak anaknya." Jawab Mila.
" Iya oma, pasti akan ada gadis yang seperti oma Katakan tadi, semoga mereka akan cocok dan Twins juga menerima." Jawab Ira, muka dia mulai memerah, karena gadis yang di maksud tadi tak lain adalah dirinya.
"Permisi oma, saya harus ke bawah dan sholat subuh dulu." Ira undur diri dari sana.
Oma Mila tersenyum melihat gelagat pengasuh cucunya itu.
" Pasti sudah ada sesuatu di antara mereka, hihi perkembangan yang bagus." gumam Mila, lalu dia menuju kamar Dave dan memeriksa keadaan Dave. Mila melihat Dave menggeliat, dan Mila segera menghampiri Dave dan duduk di tepi ranjang Dave.
" Bagaimana Keadaan kamu Dave?" Tanya mama.
" Baik ma, sudah mendingan, tahu darimana kalau Dave sakit?" tanya mila.
__ADS_1
" Ira, barusan keluar dari sini, Pasti cepat sembuh dong, kan ada perawat yang cantik dan sangat perhatian." Goda mama.
" Ah mama bisa saja, dia memang baik dan sangat telaten merawat Dave." Jawab Dave.
"Apa kamu tidak ada perasaan khusus begitu nak atau hanya sekedar kagum padanya?" Tanya Mila.
" Maksud mama?" Heran Dave.
" Twins membutuhkan kasih sayang seorang ibu nak , mama rasa Ira adalah ibu yang tepat untuk mereka, dan fikirkan juga dirimu nak, kamu masih muda masa depanmu masih panjang, kau juga memerlukan seorang pendamping." Mila mengutarakan pendapatnya.
" Mama ingin kamu bahagia Dave, dan jangan terlalu larut dalam kesedihan, kegagalan itu pasti ada nak, tapi gunakan itu sebagai pengalaman dan pelajaran hidup, kasihan juga anak anak." imbuh Mila.
"Menurut mama apa kelebihan Ira?"Tanya Dave.
" Banyak Dave, di usianya yang masih sangat muda, pemikiran dia sangat dewasa , dia baik dan anak yang kuat, dan mama yakin dia bisa menjadi istri yang baik untukmu dan ibu yang baik untuk anak anak kamu. Sheren juga pernah cerita ke mama, kalau pengetahuan dia ternyata sangat luas, anak lulusan SMA bisa membantu Mengerjakan tugas Sheren dan membantu mengatasi masalah dia." Mila juga menceritakan kalau Ira juga bisa membantu Sheren dalam mengerjakan tugas dia.
" Niat baik jangan di tunda tunda nak, mama akan sangat bahagia jika mempunyai menanti seperti dia, kamu bisa lihat sendiri, mama yang dulunya tidak mengerjakan sholat, kini sedikit demi sedikit mama sudah hafal bacaannya, Twins yang dulunya begitu nakal, tidak bisa di atur, tapi dia cukup waktu sehari saja, Ira berhasil menaklukkannya, apa ayah si kembar belum takluk juga." Kata Mila.
"Mama benar, semenjak kehadirannya banyak sekali perubahan di rumah ini, dan Dave juga mengakui, perasaan yang dulunya tidak mungkin Dave miliki lagi ternyata sudah tumbuh di dalam sini ma, jantung Dave selalu berdebar kencang ketika dekat dia, pesona Pengasuh anakku memang luar biasa." Jawab Dave.
" Lalu?" Tanya Mila.
" Dave akan menikahi dia menjadikan istri dan ibu dari anak anakku." Jawab Dave.
"Mama akan mendukung kamu sayang, semoga berhasil ya, tapi jangan lama lama, nanti di embat orang baru nyesel kamunya."Mama memperingatkan.
Mila beranjak dari tempat tidur Dave dan akan keluar, tak terasa sudah Satu jam ,Mila berada di kamar Dave dan dia akan ke taman untuk berolah raga.
__ADS_1
Ketika membuka kamar Dave Mila malah berpapasan dengan duo kurcaci malaikat mereka. Kedua bocah tersebut belum mandi malah berlarian menghampiri Dave dan naik ke atas Ranjang Dave.
" Papa sakit ya, pucat begitu mukanya?" tanya Michael.
"Ih belum mandi ya anak anak papa, bau acem."Dave mengalihkan pembicaraan mereka.
"Ih papa." ucap Mike.
"Tahu dari mana kalau papa sakit hem?" Tanya Dave.
" Tadi kami mencari mbak Ira, pengen di mandikan dan bermain. Tapi mbak Ira masih membuatkan Sup untuk papa, katanya papa sakit."Jawab Michael.
Dua bocah itu memijat kaki dan badan Dave.
" Wah kalau begini papa bisa segera sembuh, lihat anak anak papa sangat baik dan perhatian." ucap Dave.
" Iya dong, kami tidak mau kalau papa sakit, kalau papa sakit, siapa yang akan menjaga aku dan kakak, dan kami sayang papa banget." ucap Mike kemudian. Keduanya mencium pipi Dave dengan semangat.
" Terima kasih sayang, papa juga sayang kalian semua." jawab Dave.
Dari arah Pintu Ira masuk ke dalam membawa nampan berisi bubur dan sup untuk Dave.
" Wah , itu makanan papa sudah datang, mbak untuk kami mana?" tanya mike.
" Kalian juga mau?" tanya Ira.
"Mau, kami akan menemani papa makan supaya cepat sembuh." jawab Michael
__ADS_1
" Oke, mbak Ira akan mengambilkan juga untuk kakak dan adik, tadi mbak Ira buatnya banyak kok." jawab Ira