
Dave yang sudah di bawa ke rumah sakit segera mendapatkan pertolongan pertama. Ira langsung menghubungi Mila dan juga orang tuanya.
Mila dan Rafi segera berangkat ke rumah sakit begitu mendengar Dave kecelakaan. mereka langsung menuju ke IGD, menemui Ira yang menunggu di luar.
" Ira, sayang, apa yang terjadi nak?" tanya Mila khawatir.
" Hik hik ma, mas Dave, tadi seharusnya Ira yang ada di sana ma, mas Dave begini karena menyelamatkan Ira, hik hik, dan tadi ada bapak tukang parkir yang berhasil menarik mas Dave, kalau tidak hik hik." ucap Ira dengan gemetar.
Mila memeluknya dengan Erat dia tidak mau Ira menyalahkan dirinya sendiri.
" Sudah sayang, jangan menyalahkan diri sendiri, apa yang Dave lakukan untuk melindungi diri kamu nak, sekarang kita berdoa pada Allah semoga Dave baik baik saja." Mila menghibur Ira, menghapus air matanya dan mengajaknya untuk duduk.
" Lalu bagaimana pelakunya?" tanya Rafi.
" Mas Dave bilang mobil itu mobil bu Bella, dan sekarang masih di kejar polisi." jawab Ira.
" Masyaallah, sebenarnya apa yang perempuan itu inginkan." kesal Rafi.
Dari arah luar sebuah brangkar di dorong beberapa perawat dan diikuti beberapa dokter dan juga polisi. Mereka berlarian menuju ke ruang operasi.
Ketiganya ( Ira, Mila dan rafi) melebarkan matanya, tak percaya dengan penglihatan mereka, orang baru saja mereka bicarakan sudah ada di depan mata, bahkan keadaannya lebih parah dari Dave.
" MasyaAllah ma, bukannya itu bu Bella, kenapa jadi seperti ini, apa dia kecelakaan karena di kejar polisi ya?" Penasaran Ira.
"Karma itu sungguh nyata bahkan dia di beri secara langsung, niatnya mau menabrak kamu tapi dia sendiri yang celaka, astaghfirullah." Mila mengelus dadanya.
"Semoga Allah memberi bu Bella hidayah, dan dia bisa berubah. Ucap Ira.
__ADS_1
"Iya sayang, dari dulu uang adalah acuan hidupnya, dan Allah sudah memberikan semua itu padanya, kakek yang kaya, suami kaya, anak anak yang sehat, dan cerdas, tapi dia tidak pernah bersyukur atas semuanya, bahkan makin serakah." Jawab Mila.
Dokter yang menangani Dave sudah keluar, luka luka Dave, sudah di jahit, tapi masih ada bagian tulang yang retak, jadi untuk sementara waktu tangannya harus di perban dan di Gibs, supaya cepat sembuh.
" Bagaimana keadaan anak saya dok?" tanya Mila.
" Tidak apa apa bu, semua baik baik saja, cuma tangan kiri tuan Dave, sedikit retak jadi harus di perban sementara waktu." Jawab Dokter.
Dave juga ikut keluar dari ruangan tersebut, karena memang tidak perlu dirawat inap.
" Mas, kamu tidak apa apakan, aku takut banget tadi, terima kasih ya mas, kamu udah menyelamatkan ku." Ucap Ira, matanya berkaca kaca. Dia memeluk Dave dengan Erat
"Tentu sayang, mas harus selalu melindungi mu, dan tadi mas yang ceroboh, pasti kakek marah besar, kalau sampai terjadi apa apa pada cucu cantiknya ini hem, apalagi mas tidak mau di kawal tadi." ucap Dave sambil mengelus rambut Ira.
Pucuk dicinta ulampun tiba, Ramon beserta anak dan cucunya datang ke rumah sakit.
"Tidak apa apa bun, Dave cuma cidera sedikit dan tidak perlu menginap disini kok." Jawab Dave.
" Syukurlah kalau begitu, begitu mendapat telpon dari Ira, kami langsung kemari." jawab Laksmi.
" Maaf bu, kek,mas, tadi Ira panik apalagi banyak darah." ucap Ira dengan cengengesan.
" Ya sudah ayo kita pulang, dan Kamu Dave sebaiknya istirahat yang cukup, kalian harus di pingit dulu, tidak boleh bertemu sebelum akad nikah." Ucap Ramon yang tahu akar permasalahannya.
" Tapi kek, mas Dave sedang sakit."jawab Ira.
" Tidak ada tapi tapian, ini demi kebaikan kalian juga, Ira tidak boleh keluar rumah sampai hari itu tiba, tidak lama kok, cukup 3 hari doang."kata Ramon.
__ADS_1
" Iya sayang kakek Ramon benar, ini juga demi keselamatan kamu, selama perempuan gila itu masih berkeliaran, keadaan belum aman." Jawab Dave menenangkan Ira.
" Bu Bella baru saja masuk ruang operasi mas, kek, sepertinya mengalami kecelakaan." Ucap Ira.
Seorang polisi mendekati mereka.
" Dengan Tuan Dave Aditama?" tanya Polisi.
" Iya benar pak." Jawab Dave.
" Apa benar anda yang melaporkan tindakan tabrak lari oleh saudari Bella nugraha?" polisi memastikan.
"Iya benar, tadi di parkiran sebuah Pertokoan di jln xx, mobil dengan plat no tersebut dalam laporan, berusaha menabrak, saudari Khumaira, dan untunglah kami semua selamat, dan Mobil tersebut melarikan diri." Jawab Dave dengan tenang.
" Iya benar, mobil tersebut terus berusaha melarikan diri sampai kami menembak ban mobilnya, hingga terjadi sebuah kecelakaan, saudari Bella tetap terus berusaha kabur, dan sekarang keadaannya kritis, masih menjalani operasi, salah satu kakinya harus di amputasi, karena rusak terjepit, yang satu masih bisa di operasi. kepalanya juga terbentur keras dan harus mendapat banyak jahitan." polisi tadi menerangkan keadaan Bella.
Semua tercengang kaget, melihat keadaan Bella.
" Terima kasih pak, biar bagaimanapun juga dia adalah cucu saya, jadi semua biaya perawatannya saya yang akan tanggung." Ucap Ramon tidak tega, dan dia tidak boleh lepas tanggung jawab begitu saja."
" Iya benar pak, sampaikan pada dokter untuk melakukan yang terbaik pada pasien."Imbuh Ira.
" Baik tuan Nona, kami permisi dan akan tetap memproses secara hukum perbuatan pasien." Ucap Polisi tadi.
" Kami akan mengikuti prosedur yang ada dan yang terbaik untuk Bella, semoga penjara akan menjadi guru terbaik untuknya."Jawab Ramon.
" Siap tuan." jawab polisi.
__ADS_1
Ramon mengajak keluarganya pulang, demikian juga dengan Dave, Ramon tetap melarang Ira bertemu dengan Dave sampai hari pernikahan.