
Tak lama kemuadian luna beserta ibunya dan Nita datang ke rumah pak Rt, Luna masih dengan percaya diri sementara Nita sudah berkeringat dingin, karena dia tahu, kalau Ira melapor pada Dave, maka habislah dia bahkan pamannya yang di Jakarta pasti juga kena imbasnya, apalagi hari ini Ira datang dengan membawa pengawal.
"I Ira, apa kabar, bukan aku yang menyebar fitnah itu tapi Luna, aku cuma bilang kalau bertemu kamu di tempat kerjaku itu saja, dan ku di pecat karena menghina kamu, aku tidak tahu kalau kamu calon istri pak Dave, pak Ruli sudah menjelaskan semuanya, maafkan aku. aku sudah mendapatkan imbasnya, aku di pecat dan tidak bisa bekerja lagi di jakarta, hingga aku kembali kesini, sungguh bukan aku yang menyebar semua berita ini." ucap Nita dengan gemetar.
" Hei kenapa kau jadi mlempem kayak gini, kemaren saja kamu mendukungku dan membantu menyebarkan ke grub grub yang kau ikuti, kenapa karena ada dia disini, kau berubah, jangan menye menye kau, dasar plin plan." Dengus Luna.
" Memangnya apa yang kalian sebarkan, tentang pekerjaanku yang katanya wanita panggilan ha, Nita bukannya kamu sudah tahu apa pekerjaanku di sana, atau saya juga perlu memghubungi bu Suci." Kata Ira.
" Percuma kau menghubungi bu Suci, karena kalian kan sama, ya pastinya melindungi satu sama lain." Jawab Ibunya Luna.
" Tunggu dulu, yang bilang cucu saya wanita panggilan siapa ha, kamu apa yang membuat kamu bilang seperti itu, apa pekerjaan kamu nona, sudah lebih baik daripada dia atau cuma Iri dengan keberhasilan yang cucu saya dapatkan ha." Ramon mulai angkat bicara, dia mulai geram dengan kelakuan orang orang ini, yang sungguh mencerminkan kalau mereka tidak berpendidikan.
__ADS_1
" Hei pak tua Iri anda bilang, dan apa tadi cucu kau bilang, cucu dari hongkong, ayah saya ini orang paling terpandang di desa ini, sawahnya luas, punya toko besar, dan cucu darimana, tiba ada orang mengaku ngaku kalau dia cucu anda, lalu soal pekerjaan, pastinya pekerjaan saya lebih terhormat ya pak tua, saya ini pegawai negeri, kerja di kantor kecamatan, mana mungkin saya iri." Jawab Luna.
" Oh begitu ya, saya memang kakek dari khumaira, kami dipertemukan di Jakarta, dan sudah di buktikan secara medis dan hukum kalau dia cucu saya dan Laksmi anak saya yang hilang, kalau kalian asli penduduk kampung sini, pasti mengenal Yulia nugraha, dia itu istri saya." Jawab Ramon.
" Wau, jadi anda istri wanita gila itu, mereka di temukan ayah saya di pinggir hutan, dan di. awa pulang, anda tahu semenjak kehaditan mereka ayah kami jadi membagi kasih sayang serta uangnya pada merek yang jelas jelas jelas bukan sanak bukan saudara, kalau tidak ada ayah saya, mereka pasti mati kelaparan atau di maka. bunatang buas. Saya sebagai wakil suami dan saudara saudara suami saya maminta ganti rugi atas semua yang di keluarkan ayah saya pada mereka." Jawab ibu Luna.
" Ganti rugi, berarti ayah anda tidak ikhlas dong menolong istri dan anak saya." Jawab Ramon.
"Silahkan, anda hubungi, saya juga pengen tahu siapa siapa saja yang telah membuat anak saya Laksmi menderita selama tinggal disini, saya juga mendapatkan laporan kalau dia dijadikan pembantu gratisan dirumah ayah angkatnya." Nada suara Ramon menjadi lebih tinggi.
" Asal kalian semua tahu, Hp, tas, pakaian, bahkan semua yang ada di mall yang paling besar di jakarta saya sanggup membelikannya untuk Khumaira, dan asak kalian tahu, majikan dari cucu saya ini bisa membeli semua yang ada di desa ini, dan dia sudah tidak bekerja di sana lagi, karena Laksmi dan keluarganya akan saya bawa ke Jakarta, disana adalah tempat kelahiran Laksmi. Tidak semua yang kalian anggap rendah, miskin akan selamanya miskin, Allah bisa membalikkan semuanya dengan mudah, apalagi kamu dan kamu, yang tadi bekerja sebagai pegawai kecamatan, heh mau jadi apa kota ini kalau aparat pemerintahannya yang seperti ini, punya pendidikan tzpi atitudenya lebih rendah dari anak Sd." Jawab Ramon.
__ADS_1
" Wau, bisa membeli apa saja yang ada di mall, berarti tidak salah dong kalau kami minta ganti rugi, atas semua pengorbanan ayah dari suami saya." jawab Ibu Luna.
" Oke mau berapa, tapi dengan syarat, mulai sekarang kalian tidak ada hubungan apa apa dengan Laksmi dan keluarganya." Kata Ramon.
" Oke, siapa juga yang mau punya saudara seperti mereka, sudah miskin, norak lagi." Sinis Ibu Luna.
"Miskin kau bilang, siapa bilang Laksmi miskin, dia adalah pewaris dari Pt Angkasa, satu satunya keluarga kandung Nugraha yang masih hidup, semua kekayaanku adalah milik Laksmi dan anak anaknya." Jawab Ramon.
" Memang apa hebatnya pt Angkasa itu dan seberapa banyak harta anda sehingga begitu sombong." Ibu Luna merasa panas hati mendengar pernyataan dari Ramon.
Saat itu, Ayah Luna dan kedua adiknya sudah datang di telpon Luna, dan semangat kerena tadi Luna bilang kalau mereka akan mendapatkan uang yang banyak.
__ADS_1
" Buk, siapa yang mau memberi kita banyak duit?" Tanya paman Ira memburu Istrinya.