Pengasuh Si Kembar

Pengasuh Si Kembar
DETEKTIF ANDI


__ADS_3

Andi heran dengan menu yang ada di depannya itu ada berbagai sayuran yang di guyur sambal coklat , dan baru dia ketahui kalau itu adalah sambal pecelnya dan di atasnya terdapat tahu, tempe rempeyek serta bakwan, membuat piring Andi menjadi penuh.


Andi mulai memakan menu asing tersebut sesuap dua suap, lidahnya memang sangat asing tapi dia suka rasa pedas, seger dan gurih dia dapatkan dari makanan tsrsebut.


"Em, enak."Gumam Andi, Lalu dia mulai bertanya tentang Laksmi dan alamatnya.


"Kak, boleh nanya alamat?" Tanya Andi.


" Boleh mas silahkan ?"


" Begini, saya mau bertanya alamat rumah bu Laksmi suaminya pak Budi namanya, dan anak mereka bernama Ira ,yang saat ini bekerja di Jakarta." Andi langsung to the poin, dan ingin segera mendapat informasi yang akurat . sesuai yang diinginkan tuan besar.


" Wo alah bu Laksmi, sampean saudaranya ya, tapi kok belum pernah melihatnya." jawab mbak susi.


" Saudara dari jakarta kak." Jawab Andi.


" Dari Jakarta, itu anaknya bu Laksmi juga kerja di Jakarta, dia ikut kakak saya, kok dia juga tidak tahu ya." Jawab Susi lagi, dia penasaran dengan pernyataan Andi.


" Ini masih menyelidiki kak, soalnya majikan saya sudah mencari istri dan anaknya yang hilang 40 tahun yang lalu, namanya yulia Nugraha, dan anaknya Laksmi nugraha." jawab Susi.


" Wah kebetulan tetangga saya namanya juga Laksmi nugraha, ibunya juga yulia nugraha, tapi bu Yulia nya sudah meninggal, kasihan beliau depresi dan tiap hari di pinggir jalan sini, katanya menunggu suaminya menyusul." jawab Susi.

__ADS_1


" Iya itu, apa ini foto mereka ." Andi menunjukkan sebuah foto perempuan cantik, mirip dengan Ira beserta anak kecil.


" Iya mas benar, itu fotonya bu yulia. Dulu kabarnya pak agus menemukan mereka di pinggir alas caruban, dan membawanya pulang, pak Agus sebenarnya mau menikahi bu Yulia, tapi bu yulia tidak mau dan malah depresi. lalu setahun berikutnya dia meninggal, dan Laksmi di asuh oleh pak Agus , tapi anak anak pak agus sangat jahat padanya, mbak laksmi dianggap sebagai pembantu oleh saudara angkatnya." Susi menceritakan semuanya dan Andi merekam semuanya.


" Nanti saya antar masnya ke sana." ucap Susi.


" Jangan dulu mbak, biar majikan saya saja yang menemuinya, saya haya mendapat tugas untuk mencari informasi yang sedetail detailnya, bahkan foto mereka keluarga bahkan pekerjaan, apa kakak bisa bantu saya." Mohon Andi.


" Kenalkan nama saya Susi, saya tetangga mbak Laksmi. Tadi anda bilang, anda di suruh majikan anda, berarti mbak Laksmi anak orang kaya dong." Ucap Laksmi.


" Iya kak, tuan Ramon orang kaya, tapi istrinya selalu di bully oleh ibu tiri Tuan, dan waktu itu mereka hilang tanpa jejak sama sekali, bahkan tuan mencari detektif yang terkenal pun, masih gagal, dan beberapa hari kemaren tuan melihat mbak Ira, pengasuh anak tuan Dave yang mirip dengan Yulia, dari mencari identitas dari mbak Ira, dan nama nama orang tua mbak Ira sangat cocok dengan nama anak Tuan Ramon." Jawab Andi.


" Alhamdulillah mas minta pada tuan mas, untuk segera menemui dan menolong mereka, kasihan saya melihat kehidupan Laksmi, sudah kekurangan,tapi juga sering di ejek para tetangga yang julid." jawab Susi.


"Kalau jam segini ke sawah, sekarang ini lagi musim panen, mereka pasti kerja metik padi."Jawab Susi.


" kak Susi dagangannya sudah habis kan, bisa membantu saya menjadi detektif dadakan, nanti saya bayar."Jawab Andi.


" Ah mas ini, siapasih yang tidak mau membantu mas yang keren ini, ngomong ngomong sudah punya istri belum?" goda Susi.


" Memangnya kenapa kak?" heran Andi.

__ADS_1


" Sayakan janda mas, takutnya nanti ada yang melabrak dan timbul fitnah, maklumlah mas ini di kampung, ada sedikit kesempatan saja sudah di ghibah." jawab Susi.


"Oh, saya juga duda kak, tidak ada yang melabrak,jadi santai saja." Jawab Andi.


" Yo wis kalau begitu, masnya bantu saya beres beres ya. " Jawab Susi.


" Siap kak."


Setelah membereskan semuanya, Susi mengantarkan Andi ke rumah Laksmi, mengambil foto kondisi rumah. lalu mereka ke sawah, Andi pura pura menjadi reporter yang mencari berita tentang pertanian


Disana Andi bisa mengambil foto Laksmi dengan jelas, saat memanen padi, di bawah terik matahari dengan pakaian yang Robek robek, Andi juga mengambil foto pak Budi, ahmad beserta istri dan anaknya.


" Tuan kehidupan anak kandungmu, jauh dari kata cukup, tapi anda memelihara ular yang siap mematuk anda." Gumam Andi yang miris sekali melihat kehidupan mereka.


"Kak, walaupun mereka hidup kekurangan, tapi mereka masih bisa tersenyum dan tertawa lebar." kata Andi.


" Iya mas, kehidupan seperti ini banyak di sini, jadi bukan bu Laksmi dan keluarga saja yang hidupnya seperti itu mas, hari ini bisa beli beras saja sudah bersyukur, kalau sayur masih bisa mencari di sekeliling rumah, dan minta ke tetangga. kalau buruh manen padi seperti itu mereka akan di beri upah padi sesuai dengan luas tanah yang mereka garap." kata Ira.


Andi mangut manggut dan tak lupa mereka. semua kata kata Susi.


" Oh ya , mas sudah kenal dengan Ira, berarti kenal kakak saya juga dong, namanya Suci, dia yang membawa Ira ke Jakarta, supaya bisa membantu keluarga demi membebaskan ahmad yang di tangkap petugas di malaysia. Dan bisa pulang dengan tebusan 25 juta. Niat hati ingin merubah nasib, tapi malah menambah masalah mereka, lalu Ira nekad ke Jakarta dan meminjam dulu uang 25 juta untuk nebus Ahmad." Ucap Susi.

__ADS_1


" Oh saya pernah bertemu dengan nona Ira, dia mengasuh 1 anak kembar sekitar umur 5 tahunan.


__ADS_2