
Ahmad sangat berterima kasih pada Dave, berkat penjelasan dan teori yang Dave berikan, akhirnya Ahmad paham dan mengerti.
" Thank you Dave, penjelasanmu sangat jelas, aku jadi faham, kemaren Baik Satri maupun Andi tidak seperti ini penjelasannya, mereka kalau menjelaskan muter muter dan hasilnya juga sama saja, kalau begini kan singkat padat dan jelas." kata Ahmad.
"Iya kak, kalau materi di kampus juga seperti itu, panjang dan agak berbelit, tapi aku coba ringkas saja supaya cepat, tapi hasilnya tetep akurat." Jawab Dave.
" Ini membantuku sekali, tapi Dave, aku merasa ada sedikit yang mengganjal di hati." Kata Ahmad.
" Apa itu kak?" tanya Dave.
" Yang ini Dave, yang warna kuning, di titik ini dan ini." Ahmad menunjuk dua buah titik yang menurut dia aneh, dan tidak selaras dengan yang lainnya.
Dave kembali memeriksa kedua titik yang di maksud Ahmad Tadi. Dave mengerutkan keningnya. Dia mengambil ponselnya dan membuka kalkulator. Dave mengotak atik Angka angka dan menghubungkannya di laporan Milik Ahmad tadi.
" Good kak, ternyata kak Ahmad orangnya Jeli, meski belum lihai dalam memahami laporan, tapi kepekaan kak Ahmad cukup bagus, setelah Aku lihat dan teliti tadi, dugaan kak Ahmad benar, ada kejanggalan di dalam laporan ini, kelihatannya ini masalahnya di keuangan, besok kak Ahmad coba kumpulkan departemen keuangan dan minta mereka untuk merekap ulang Laporan keuangan di bulan Februari dan maret, di titik yang kak Ahmad tunjuk tadi tepat berada di bulan Februari dan Maret."Kata Dave.
" Oke Dave, nanti malam aku akan diskusikan juga dengan kakek, aku masih baru dan perlu bimbingan beliau terus." Jawab Ahmad.
Dave mengangguk setuju dengan keputusan Ahmad.
" Oh ya dimana Ira?" tadi Twins bilang kalian tidak jadi melihat rumah baru kalian, dan memilih ikut kami ke mall?" penasaran Ahmad.
" Ira sakit kak, tadi sewaktu aku pulang kantor, dia mengeluh pinggang dan perut bawahnya sakit, jdi kita tunda saja sampai besok pagi." Jawab Dave .
__ADS_1
" jangan jangan hamidun dia?" Jawab Ahmad.
" Hamidun apa itu?" tanya Dave dengan polos.
" Dave Dave, istilah seperti itu saja kau tidak tahu, hamil Dave hamil." Ahmad menekankan kata Hamil dalam kata katanya.
" Kami baru belum juga sebulan menikah kak, apa benar bisa hamil secepat itu?" heran Dave.
" Dulu kamu cetak Twins, berapa kali baru jdi?" tanya Ahmad.
" Sekali doang, tidak sadar pula." jujur Dave.
" Lha itu tadi, dan kamu pas malam pernikahan dan seterusnya sudah melakukannya kan?" gemes Ahmad.
" lha itu Dave, proses pembuahan itu cukup 24 jam, sel Sp butuh waktu 24 untuk Proses pembuahan dan jika berhasil maka dalam waktu 5-7 akan berubah menjadi embrio, dia akan menempel di dinding rahim dan seterusnya. Tapi belum bisa di pastikan akan positif apa belum, biasanya sekitar 21 hari setelah pembuahan maka akan jelas apakah Ira sudah positif hamil atau belum, tapi dalam waktu 7 hari setelah pembuahan berhasil dia bisa melakukan tes dulu di rumah." Jawab Ahmad.
" Wah mas Ahmad tahu banyak hal tentang kehamilan." puji Dave.
" kita sebagai laki laki jangan hanya tahu membuat saja, tapi bagaimana proses yang di dalam juga, jadi sejak awal kita bisa siapkan diri untuk menjadi suami dan bapak siaga Dave." jawab Ahmad.
" Benar kak, dulu waktu Bella hamil Twins, dia sangat membenciku, tapi dia meminta yang macam macam dariku kak, semoga anakku yang ini tidak." Kata Dave.
" Wanita hamil itu beda beda, dari perubahan sikap, bahkan perilaku, contohnya Nila, waktu dia hamil Alfian dia bawaannya lemes, muntah, bahkan bed res selama 3 bulan lebih, Nila tidak kuat ngapa ngapain, sampai dia merasa malu pada ibu dan ayah, nanti dikira menantu yang malas atau apalah bahkan sempat pengen kontrak rumah segala." Ahmad mendesah pelan lalu melanjutkan ceritanya.
__ADS_1
" Bagaimana mau ngontrak rumah Dave kalau buat makan esok hari, kita masih harus mencarinya hari ini, sementara upah menggarap sawah orang itu akan di berikan ketika panen bukan berupa uang tapi padi, tapi masih beruntung kita hidup di kampung Dave, karena punya beras dan bumbu dapur saja masih bisa makan enak." kata Ahmad.
" Maksudnya?" heran Dave.
" kalau kita sudah punya beras, garam, bumi dapur dapur itu adalah suatu yang sangat bagus nanti untuk sayurannya tinggal minta di pekarangan rumah atau di tetangga, biasanya di sana kami saling memberi, misal daun Singkong daun pepaya, pepaya, kita tidak perlu membeli dan tinggal di olah." jawab Ahmad.
" Pepaya di masak?" penasaran Dave.
" pepaya muda Dave, nanti di oseng oseng, daun singkong buat lodeh atau gule, tinggal bagaimana kita mengkreasikan sesuai selera kita, pernah makan sayur rebung atau bambu muda?" tanya Ahmad.
" Rebung, bambu muda, apa lagi itu? bagaimana bambu muda di jadikan sayur, apa tidak gatal.?" Dave semakin penasaran dengan cerita Ahmad.
" Wah enak itu, apalagi kalau di makan dengan lontong atau ketupat, di sini kita jarang menemukan semua itu kalau tidak di pasar tradisional, aku dan ayah kalau kangen menu menu kampung seperti itu request dulu malamnya, jadi paginya mereka bisa belanja dulu di pasar. Nanti kau bisa coba bagaimana rasa sayur rebung yang aku bicarakan tadi, karena tadi malam aku sudah request pada Nila untuk di buatkan lontong gomeh yang pakai rebung eh nyumi." Ahmad bahkan sudah ngiler sendiri membayangkan menu yang dia ceritakan ke Dave.
" Hehe, obrolan kita jadi kemana mana, dari kehamilan ujung ujungnya ke makanan, sori Dave." Ahmad minta maaf pad Dave karena sudah melantur kemana mana.
" Tidak apa apa kak, aku jadi penasaran dengan menu yang kak Ahmad bicarakan tadi, semua terdengar asing di telinga, masak daun singkong di buat gule, terus apa tadi pepaya muda di masak, dan bambu muda juga." kata Dave.
" Itu semua tercipta karena faktor ekonomi juga Dave, untuk makan daging rasanya tidak mungkin kalau tidak wanti kondangan, itupun daging ayam, tidak di sini daging sapi steak sea food dan banyak hal yang sangat asing di lidah orang kami waktu awal awal disini." Jawab Ahmad.
" pantesan dulu Ira juga begitu kak, kami ajak ke McDonald saja dia sangat bahagia, apalagi di ajak ke restoran, Ira sampai bingung cara makannya bagaimana, sampai sampai ank anak bilang dia norak, ah gadis norak yang membuat semua orang di keluargaku jatuh cinta terutama aku dan anak anak, kepolosan, kejujuran dan kelembutannya membuatku makin dan makin cinta" kata Dave.
"Cie yang bucin." Goda Ahmad.
__ADS_1