Pengasuh Si Kembar

Pengasuh Si Kembar
Episode 82


__ADS_3

" Eh Rosa, apasih mau kamu sebenarnya, kota disini Reuni, tapi kenapa malah mengacaukan acara ini, lebih baik kau gabung sana dengan geng kamu itu." Ucap Naura.


" Suka suka aku dong." Ucap Rosa.


" Ya sudah ayo kita pesan makan saja, jangan di ladenin orang aneh ini." Kata Indri


"Ayo pesan saja yang banyak, kan ada 2 anak Jakarta, jadi Nita dan Ira yang akan bayar, mereka kan banyak duit." Kata Rosa lagi.


Ira hanya geleng geleng kepala saja.


"Kenapa bukan kamu saja, pacarmu kan direktur perusahaan besar, masak mau gratisan." Sindir Lusi.


" Oke deh, menanti detik detik Khumaira dan Nita jadi pengangguran, pelayan aku pesan menu paling mahal di kafe ini, buat mereka!"Sombong Rosa.


Rosa menghubungi pacarnya lagi.


"Sayang, cepat bawa aku ke Jakarta, kamu tahu tidak, di sini aku di Bully teman temanku, yang bekerja di Jakarta, mereka bilang juga bekerja di perusahaan kamu, atau pecat saja dua kuman kampung ini, dari perusahaan kamu sayang. Ucap Rosa dengan manja, dan di buat buat, dia juga sengaja mengeraskan suaranya supaya yang lain dengar.


" ...."

__ADS_1


" Ih, masak memecat dua pegawai biasa tidak bisa sih, jabatan kamu kan yang paling tinggi di sana, jadi sesuka kamu kan." cemberut Rosa.


" ...".


" Ih, dasar direktur kok penakut, Masak dengan dua perempuan kampung saja tidak bisa mengatasi, kamu direktur beneran apa bukan sih." kesal Rosa.


Tapi telpon dari Leo tiba tiba putus, menambah kesal perasaan Rosa.


Saat bersamaan dengan itu Andi menelpon Ira.


" Maaf nona, di PT Angkasa kantor pusat, tidak ada direktur yang bernama Leo, ini Ada daniel direktur keuangan menggantikan nona Bella, Rio direktur personalia, Adrian direktur pemasaran, Sania direktur produksi, dan Rahma direktur perencanaan, tidak ada yang bernama Leo." Jawab Andi dengan jelas dan tegas.


Nita yang melihat Rosa marah dan pacarnya tidak bisa memecat Mereka jadi lega dan percaya diri, meski dia juga bohong tapi, tidak sampai ngaku ngaku jadi Pemimpin, lagian tadi Ira yang bilang kalau mereka bekerja di pt tersebut, siapa tahu dengan dekat dengan Ira, dia bisa kembali kerja di Jakarta.


" Bagaimana Ros, katanya mau memecat ku dan Ira, kok tidak jadi, jangan jangan Pacar kamu itu bukan direktur lagi, tapi sopir direktur."Sindir Nita.


Rosa yang tidak terima langsung menggebrak meja dengan keras, tidak terima karena sudah direndahkan Nita dan kawan kawan.


"Sialan lo pegawai rendahan saja sombong, nih lihat aku juga sudah pernah di ajak ke perusahaannya, dan ini mobil dia, ini rumah dia." Rosa menunjukkan foto Leo , tempat kerja, mobil dan rumahnya.

__ADS_1


Nita mengernyitkan keningnya, dia ingat betul wajah Si Leo itu, karena Nita pernah di tipu juga.


"Inikan Steven, dia ini penipu, aku pernah kena tipu, waktu masih ikut kursus, iya ini mobilnya porsche ini, dia memang ganteng, dan gayanya keren, dan aku pernah di janjikan untuk menjadi sekretaris pribadinya, tapi harus menyetor uang sebesar 5 juta ke perusahaan, supaya tidak perlu interview."Jawab Nita, dengan jelas, karena itu merupakan pengalamannya.


Muka Rosa berubah menjadi pucat pasi, karena semua yang di katakan Nita benar adanya, Rosa kemaren datang ke Jakarta juga mau menyetor uang pada Si Leo itu dan di ajak jalan jalan, bahkan Leo menembak dirinya.


"Jangan bilang kamu juga korban, steven atau Leo itu. Ucap Nita


"Tidak mungkin, rumahnya juga bagaikan istana."Rosa tidak terima dengan pernyataan Nita barusan, lalu dia melakukan Vidio call dengan Leo, namun nomer yang di tuju tidak aktif. Bahkan sampai 5 kali Rosa menghubunginya, tapi tetap sama tidak aktif.


Rosa berdiri dari tempatnya lalu pergi tanpa pamit, bahkan melupakan, kalau tadi dia yang akan mentraktir semuanya, bahkan memesan makanan paling mahal di sana.


Semua menghela nafas dan suasana menjadi tenang kembali.


Waktu sudah siang, Ira minta ijin pulang duluan karena ibunya akan pulang dari rumah sakit, tapi sebelumnya dia membayar semua bill yang sudah Rosa pesan tadi.


" Ira sekarang banyak duit ya, penampilannya juga berubah jadi cantik dan modis."ucap Naura.


" Iya lah ternyata Ira itu adalah cucu konglomerat di Jakarta, dan Pemilik pt Angkasa seperti yang Rosa bilang tadi, asal kalian tahu, Ira bukan hanya karyawan biasa disana, tapi cucu bosnya, dan tadi Asistennya bilang kalau di perusahaan mereka memang tidak ada yang namanya Leo, dan satu lagi, dia juga calon istri Duren majikannya, yang uangnya tidak akan habis dalam 7 turunan."Ucap Nita pada teman teman dia, dan kali ini Nita berkata dengan jujur.

__ADS_1


Semua melongo kaget, apalagi mendengar kalau ternyata Ira adalah cucu seorang konglomerat. Gadis yang sering mereka cibir, dan ejek ternyata statusnya jauh di atas langit sana.


__ADS_2