Pengasuh Si Kembar

Pengasuh Si Kembar
Episode 74


__ADS_3

Nita juga berkeringat dingin takut juga dia, dan tidak mau kalau nasibnya akan tambah buruk lagi.


"Nit, siapa sih Si Dave itu?"


" Calon suaminya Ira, dia pemilik pertambangan terbesar di asia, bahkan tambang emasnya di korea no 1 di Asia, terus pt Angkasa itu perusahaan real easted terbesar no2 se indonesia, tapi kabarnya kekayaan keluarga nugraha yang ada di Singapura lebih besar dari pt Angkasa itu." jawab Nita.


" Aku tidak mau ikut campur lagi, lebih baik aku diam dan mengklarifikasi semuanya di grub yang aku kirim." jawab Nita.


Luna dan ibunya lemas, demikian juga dengan bu Asih, mereka terdudyk di sofa, lulutnya sudah seperti tak bertulang.


" Jadi Ira cucu orang kaya, pak kalau begitu minta uang besar atau perlu perusahaannya itu." Bisik Mela.


" Perusahaan, jangan gila kau, bisa langsung bangkrut kalau kita yang ambil, memang mudah apa, dasar mata duitan." Jawab Candra.


" Lihat saja, bagaimana tampang si Dave itu, paling bapak bapak botak." Batin Luna menghibur diri.


Andi menuju ke Rumah Laksmi yang kosong menemui Dave dan Twins.


"Tuan Dave, apa kabar?" Sapa Andi.


" Bukannya anda asisten tuan Ramon, kok bisa adadi sini?" Tanya Dave penasaran.


"Saya mengantar Tuan besar untuk bertemu dengan keluarga kandung beliau, dan ternyata ibu nona Khumaira adalah putri kandung tuan Ramon yang hilang 40 tahun yang lalu, sekarang mereka berada di rumah pak Rt, dan mohon bantuan tuan Dave juga untuk membuktikan kalau nona Ira bukanlah wanita panggilan yang di gosipkan di kampung ini." Bisik Andi, supaya Twins tidak mendengarnya.


" Apa?" Dave kaget dengan pernyataan Dari Andi barusan.

__ADS_1


" Sebaiknya tuan muda Twins, di ajak pak Dono jalan jalan dulu, atau sopir kami yang antar, pak Dono pasti capek nyetir terus, mereka masih kecil tuan." Usul Andi.


" Oke saya setuju, Don kamu diantar sopir kakek Ramon bawa anak jalan jalan keliling kampung, Ada urusan yang harus kami selesaikan dulu." Pinta Dave pada Dono.


"Oke tuan, lagian tuan muda juga masih tidur, tuan berangkat saja, nanti kalau tuan muda sudag bangun, akan kami ajak berkeliling." jawab Dono.


Dave ikut ke mobil Andi sementara sopirnya di tinggal di sana menemani Dono.


" Siapa yang memfitnah Ira seperti itu?" Heran Dave.


" Saudara sepupunya tuan, bahkan beritanya susah menyebar ke seluruh desa." jawab Andi.


" Gila apa itu orang, atas dasar apa menuduh hal hal yang tidak benar itu?" Dave tambah heran dengan kelakuan orang orang kampung ini.


" itu karena nona Ira punya barang barang mahal, dan mereka menyimpulkan sendiri dengan sesuka hati, dan istri pak Rt juga ikut ikutan, memggosip dan mbully nona Ira." jawab Andi.


" Iya tuan, tuan besar akan membawa mereka kembali ke tempat yang seharusnya mereka tempati." Jawab Andi


"Berarti Ira itu masih saudara Dengan Bella, kalau perempuan gila itu tahu, nyawa Ira dalam bahaya, dia bisa saja nekad." Kata Dave berikutnya.


" Iya anda benar, kita harus memberikan perlindungan Extra pada nona Khumaira, apalagi soal hubungan beliau dengan anda." jawab Andi.


" Mana rumah pak Rt nya itu?" Penasaran Dave.


" Itu tuan yang depan rumahnya banyak orang berkumpul, sepertinya, sudah bertambah orangnya, gila warg kampung sini telinganya pada tajam semua ternyata mereka cepat sekali tanggap kalau ada gosip gosip tak sedap " Kata Andi.

__ADS_1


Andi membelokkan mobil mewah itu ke halaman rumah Pak Rt yang Luas, para warga yang berkumpul disana, menoleh ke arah mobil alpath hitam tersebut.


Andi keluar dulu dengan pakaian jas lengkapnya, para ibu ibu terutama yang janda, pada terpesona dengan Penampilan Dan kegagahan Andi.


" Itu za majikan Ira, ternyata belum cukup tua, bukan lelaki botak dan gendut." Bisik salah satu ibu ibu yang penasaran.


" Bukan, orang itu tadi datang dengan pak tua yang mengaku kakek Ira." Jawab Lainnya.


Luna yang penasaran dengan sosok majikan Ira, menuju ke barisan depan beserta ibu dan beberapa gadis lainnya, dlam hati Luna berharap, kalau majikan Ira, sesuai dengan apa yang dia gambarkan kemaren, lelaki dengan perut buncit dan kepala botak, seperti yang ada di sinema cina.


Nita mendekat ke Arah Ira dan sekali lagi minta maaf.


" ir, aku benar benar minta maaf ya, dan akan bantu kamu untuk membersihkan nama baik kamu." ucap Nita.


" Iya, terima kasih, kita lihat saja apa reaksi mbak Luna, kalau pak Dave tidak seperti yang dia gambarkan ke orang orang." Jawab Ira dengan tenang.


Pak Rt da kedua pengawal Ramon juga menujubke mobil Tersebut, Ramon meminta kedua bodyguarnya untuk melindungi Dave, takutnya, para wanita di sana akan khilaf ketika melihat wajah Dave Aditama.


Andi membukakan pintu mobil untuk Dave. Kaki jenjang Dave sudah tampak menginjak pelataran Halaman rumah pak Rt, mereka makin penasaran dengan sosok Majikan Dari Ira, yang Viral di bicarakan mulai dari kemaren. Kemudian muncullah sosok pemuda tampan rupawan, bak pangeran berkuda putih keluar dari mobil mewah tersebut, bahkan kegagahannya bisa di bandingkan dengan opa opa korea yang sering di tonton para remaja, bahkan bisa juga dibandingkan dengan tokoh india yang ibu ibu idolakan.


" Waaah." Mulut mereka menganga dan melongo melihat pemandangan di depannya itu.


Luna langsung lemas dan tubuhnya terhuyung ke belakang, tidak percaya dengan penglihatannya saat ini.


" I ini, tidak mungkin, di dia ganteng banget, kalau seperti itu majikannya, jangankan Ira yang miskin dan jelek itu, aku juga mau, meski jadi istri ke 5 bahkan ke 10 juga rela" Batin Luna.

__ADS_1


Dave berjalah dengan gagah dan penuh kharisma menuju ke teras rumah pak Rt.


" Selamat datang di desa yang kecil ini tuan,saya Tito Rt lingkungan sini." pak Rt mulai memperkenalkan diri, serta mengulurkan tangannya, siapa tahu di terima.


__ADS_2