
Mike membukakan pintu ruangan Dave, dan setelahnya Dave membantu memijat kaki Ira
" Krak." suara kaki Ira yang krek oleh Dave.
" Augh." Ira meringis kesakitan , tapi kemudian dia merasa lebih nyaman dan mencoba memutar mutar pergelangan kakinya.
" Alhamdulillah terima kasih pak." kata Ira.
Lalu dia mengubah posisinya dan berdiri, meski jalannya sedikit pincang, tapi sudah tidak sesakit tadi.
Ira membuka pita yang menghiasi kotak kue Dave, menyiapkan lilin, dan juga pisau. Dia juga membuka rantang makan, yang isinya makanan sederhana ala rumahan, tapi dibuat dengan penuh kasih sayang. Serta sebuah kue bertuliskan love papa.
Tak terasa Dave menitikkan air matanya, ini pertama kalinya, dia mendapat kejutan yang begitu mengena Di hatinya.
Dave meminta Ruly yang sudah naik, untuk mengambil piring dan meminta sang asisten bergabung setelahnya.
" Papa, nangis?" tanya Mike.
" Tidak sayang, papa terharu dan bangga pada kalian semua, ini adalah hari ulang tahun papa yang paling spesial. terkhusus juga denganmu Ir." Ucap Dave.
"Pa sambil menunggu om Ruly mengambil piring, ini ada hadiah dari kami pa." Kata Michael sambil menyerahkan sebuah kotak hitam ke Dave.
" Ini di beli dari gabungan uang celengan kami selama ini." Imbuh Mike.
Dave menerima kotak tersebut dan membukanya. Tangisnya langsung pecah dan tergugu melihat perjuangan si kembar. Dave memeluk mereka kembali. Serta menciumi kedua putranya dengan penuh kasih sayang.
__ADS_1
Ira juga ikut menangis, air matanya sungguh tidak bisa di tahan lagi, melihat ayah dan anak, yang penuh dengan kasih sayang.
" Ya Allah lindungi mereka dari hal hal yang batil, dan dari angkara di dunia ini, limpahkan karuniamu pada keluarga ini ya Allah." Ira turut mendoakan mereka agar selalu di lindungi Allah.
Ruly datang membawa beberapa piring sekaligus minuman untuk mereka.
" Pa itu om Ruly sudah datang, ayo kita potong kuenya, masak cowok nangis, malu tu sama mbak ira dan om Ruly." Kata kata Michael membuat Dave tertawa. Dave menoleh ke arah Ira.
" Thank you Ir, aku tidak bisa berkata apa apa selain kata terima kasih padamu serta mamaku." ucap Dave.
"Siapa ya yang sebut sebut mama." Oma Mila datang bersama Sheren dan juga papa Rafi. Dave mendekati Mila dan memeluknya erat erat sekali.
" Dave mama tidak bisa bernafas nih."? keluh Mila.
"Ma terima kasih, terima kasih , terima kasih, hanya terima kasih yang bisa Dave sampaikan ke mama, mama telah merawat Twins dengan baik, sejak dia lahir sampai sekarang ini, mama dengan tulus menyayangi mereka melebihi seorang ibu kandung. Semester Dave terlalu larut dalam kesedihan dan penyesalan yang tiada henti dan melampiaskannya pada pekerjaan, dan kadang tidak mempedulikan mereka." Dave menyampaikan perasaannya ke mama.
"Kak, ini hari kakak, jangan di buat mellow begini dong, ayo kita makan bersama saja. Ini tadi aku dan mama juga menambahkan masakan karya kami, kali ini tema kita adalah kasih sayang keluarga." Jawab Sheren.
Semua setuju dengan Sheren akhirnya di ruangan CEO tersebut Dave merayakan ulang tahunnya untuk pertama kali setelah 5 tahun.
Mike memakaikan jam tangan hasil tabungan mereka ke pergelangan tangan Dave.
"Pa, setelah memakai jam dari kami ini, Adik dan kakak berharap, papa tahu akan jam, kapan papa pulang dan kapan papa pergi kerja."Kata Mike.
"Iya sayang, maafkan papa, kalau terkadang papa sering berada di kantor daripada bersama dengan kalian." Dave meminta maaf pada Twins dan berjanji akan meluangkan lebih banyak waktu untuk mereka.
__ADS_1
Ruly meminta OB untuk menyiapkan lebih banyak piring, minuman dan juga meja di ruangan Dave.
"Rul umumkan pada seluruh karyawan, setelah makan siang mereka boleh pulang untuk istirahat dan meluangkan waktu untuk keluarga mereka dengan tetap mendapatkan gaji Full sehari."Perintah Dave pada Rully.
Pengumuman yang Ruly sampaikan membuat heboh seluruh karyawan Perusahaan Aditama, Mereka menyambut pengumuman itu dengan penuh suka cita dan mendoakan Dave yang baik baik.
Ini adalah berita yang langka, biasanya Dave meminta mereka lembur, tapi hari ini adalah kebalikan yang menggemparkan.
Para Karyawan dan karyawati mulai dari pegawai biasa sampai direksi segera berkemas untuk pulang. Banyak pula karyawan muda yang mengagendakan hari itu untuk jalan jalan ataupun belanja.
Di ruangan Dave, keluarga aditama berkumpul bahkan bernyanyi bersama sama. Ruly menjadikan laptopnya menjadi musik karaoke.
" Haha, opa lucu sekali kalau nyanyi, sekarang giliran Mbak Ira." kata Mike.
" Ayo mbak Ira tunjukkan pesonamu."Michael memberi semangat untuk Pengasuhnya tsrsebut.
" Mbak Ira tidak bisa nyanyi kak, bagaimana kalau suaranya merusak suasana." Ira mengelak untuk bernyanyi.
" Ayolah, lo dengar sendiri kan tadi, suara merdu dari penyanyi kandang tadi." imbuh Sheren.
" iya Ir, ayo!" Pinta Oma.
Akhirnya Ira setuju, dia melantunkan sholawat yang sangat merdu, menusuk hati semuanya.
" Aku akan bertaubat, dan memperbaiki diriku yang penuh dosa ini."Tekad Dave dalam hati.
__ADS_1
Mila juga, dia akan semakin giat belajar agama selagi masih bisa bernafas.