Pengasuh Si Kembar

Pengasuh Si Kembar
Episode 138


__ADS_3

Pagi ini setelah mengantar Twins ke sekolah, Ira mendapatkan telpon dari sebuah penerbit Buku atau Novel yang memberitahukan kalau buku hasil karya Bella akan di luncurkan nanti sore jam 15.00. yang nanti hasil dari penjualan buku tersebut akan di serahkan kepada rumah tahanan dimana Bella pernah di penjara di sana.


" Halo dengan ibu khumaira." 📲


" Iya betul."


" Kami dari penerbit buku x, menyampaikan bahwa hari ini ham 15,00 buku dengan judul penyesalan di akhir masa karya Isabella Nugraha atau IB akan resmi di luncurkan, kami meminta kepada ibu khumaira untuk hadir dan menggunting pita peluncuran buku tersebut, serta serta secar simbolis ibu yang akan menyerahkan cek hasil royalti buku tersebut kepada Kapolda jakarta pusat." 📲


" Baiklah pak, kami akan datang, sebenarnya ada yang lebih berhak daripada saya untuk melakukan semua yang bapak katakan tadi yaitu anak anak almarhum nona bella sendiri." Jawab Ira.


" Itu silahkan nona Saja yang mengaturnya, kami ikut." 📲


" Baiklah, insyaallah kami akan kesana pak, dan terima kasih atas informasinya." Jawab Ira.


Ira di antarkan oleh Dono langsung menuju ke supermarket untuk belanja bulanan pribadi Ira dan Twins. kalau keperluan rumah, ada kepala rumah tangga yang mengatur semuanya.


Ira berbelanja Susu, skin care dll, tapi yang paling banyak adalah makanan dan Es krim. Disana dia bertemu dengan Rena calon mertua Sheren.


" Halo nona Ira, apa kabar?" sapa Rena yang sedang belanja bulanan juga, jadi mereka akhirnya belanja bersama sama sambil ngobrol kesana kemari.


Rena sangat senang bisa mengenal istri dari rekan bisnis suaminya itu, bahkan Ira bisa menyesuaikan obrolan mereka padahal jarak usia mereka yang jauh.


" Baiklah bu, saya pulang dulu ya, ini sudah merasa lapar." jawab Ira dengan jujur.

__ADS_1


" Iya sayang, bagaimana kalau kita sarapan bersama saja, di restoran itu." Ajak Rena.


" maaf bu bukannya saya tidak mau tapi saya tadi sudah memesan menu yang saya inginkan pada juru masak di rumah, tidak enak kalau tidak di makan, apalagi sudah pengen banget, atau bu Rena ikut saja ke rumah kami, kita bisa ngobrol di rumah!" Ajak Ira.


" Lain kali sajalah Ira sayang, ibu tidak enak dengan mertua kamu." Jawab Rena.


" Wah kami tidak tinggal di kediaman Aditama bu tapi di rumah kami sendiri, pengen mandiri ." Jawab Ira.


"Lain kali saja ibu pasti akan berkunjung, tapi sekarang masih harus ke acara arisan dulu." Jawab Rena.


" Ya sudah bu Rena, Ira pulang duluan ya, assalamualaikum."


" Waalikumsalam." jawab Rena.


Ira juga menghubungi Dave supaya hari ini pulang cepat karena mereka harus hadir kw acara peluncuran buku Bella. Ira ingin Twins lah yang akan memotong pita dan menyerahkan royalti tersebut ke kapolda.


❤️❤️❤️


Setelah Pulang sekolah dan makan siang Ira membantu Twins bersiap siap, dia akan memandikan kedua anaknya tapi di larang oleh twins.


" Ma kitakan sudah besar mau punya adik juga jadi Mike dan Michael harus belajar mandiri, lihat itu perut mama sudah kelihatan besar, nanti sakit lagi." kata Michael."


" Enggak kok enggak sakit, justru mama tidak boleh hanya berdiam diri saja, harus banyak bergerak dan olahraga supaya dedeknya sehat." elak Ira.

__ADS_1


" Tapi di kamar mandi licin ma, kami kan suka bermain sabun kalau mandi, mama siapkan saja pakaian kami yang keren seperti papa, kan hari ini kita semua pasti di foto foto, terus tampang Abang dan adik akan muncul di tv dan majalah." Jawab Mike.


" Hehe anak anak mama memang yang paling the best, oke sayang yang bersih mandinya, mama akan siapkan pakaian yang paling keren juga untuk twins yang keren." Jawab Ira, dia mengecup pipi kedua bocil itu lalu kembali ke kamar dan menyiapkan pakaian mereka, setelah itu dia juga kembali ke kamarnya untuk mandi dan bersiap siap.


Dave pulang dari kantor dan langsung menuju ke kamarnya, dia tidak melihat istri cantiknya baik di kamar maupun di kamar twins, Dave berinisiatif membuka kamar mandi di kamarnya, dia melihat Ira berendam di sana, aroma harum dan aroma terapi Masuk ke dalam Hidungnya.


" di sini rupanya ratu kecilku." Dave tersenyum , dia keluar kamar mandi dan mengunci kamarnya, lalu dia kembali ke kamar mandi melepas semua pakaian dia, hanya tersisa tudung saji segitiganya. Dave mengendap endap dan menyusul Ira masuk ke dalam Bathtub. Sontak Ira berteriak kencang karena ada orang yang berani masuk ke tempat mandinya.


" Sayang ini aku, Dave."


" ih, sudah seperti hantu saja tiba tiba muncul disini." Cemberut Ira.


" tidak apa apa karena aku akan selalu menghantui mu jika menjadi hantu." goda Dave, dia meraba tubuh Istrinya yang makin padat dan berisi, terutama bagian perut. Ira mengangkat tubuh ira yang polos itu ke pangkuannya.


"Sayang mainanku bertambah padat dan berisi, dedek ku, Ira junior juga udah semakin besar saja, papa kangen nih." Kata Dave sambil mengelus perut yang mulai membuncit itu.


" Ih papa semakin mesum saja, tadi malam kan sudah." Kesal Ira.


" Semakin sering papa tengok, adik akan semakin dekat dengan ayahnya dan ikatan batin kami akan semakin kuat." jawab Dave yang memang selalu bisa ngeles.


" itu sih modusnya papa ya dek." Jawab Ira.


Tapi bukan Dave namanya kalau tidak mesum dengan istrinya, dia mulai merangsang tubuh Ira, mencari titik titik yang membuat Ira melayang dan seperti tersengat listrik bahkan suara merdunya sudah semakin terdengar di telinga dave.

__ADS_1


Pasangan suami istri ini bermain dulu sebentar sebelum bersiap untuk mengantarkan Twins ke acara peluncuran buku Karya mama mereka.


__ADS_2