
...By : Vanya Alifa...
...********...
Alletta Camellia Davison
Seorang gadis cantik tapi sayangnya dia harus memakai kaca mata bulat yang selalu menempel di kedua matanya. Bukan karena dia culun atau Nerdy, tapi ia pernah tertipu dengan seorang laki-laki yang hanya mementingkan kekayaannya saja. Hal itu membuat dirinya untuk menutupi kecantikannya agar kelak ada seorang laki-laki yang menerima dirinya apa adanya. Dia memang masih gadis, usianya masih 21 tahun dan dia masih kuliah di jurusan Arsitektur S2. Dia biasa di panggil Lia oleh orang-orang terdekat atau orang tuanya. Tapi teman-temannya yang lain memanggil dia dengan nama Letta.
Kenzie Axello Biyananta
Pemuda tampan yang kini sudah menjadi CEO di usianya yang masih di bilang sangat muda. Ya dia memang masih muda, usianya 22 tahun lulusan S1 di Australia yang kini sudah berada di Indonesia selama 2 tahun terakhir untuk melanjutkan kuliahnya ke S2. Dia memiliki pacar yang bernama Aurel, tapi dia tak sadar apa yang di inginkan Aurel terhadap dirinya. Hingga akhirnya nanti dia akan tersadar.
****
Alletta Camellia Davison, anak ke-2 dari tuan Denis Davison dan nyonya Sherina Sanjaya Davison, yang terkenal dengan orang terkaya di negara XX bahkan hampir mendunia mengenali keluarga Davison.
Keluarga itu memiliki 2 orang anak, yang pertama anak laki-laki yang bernama Haikal Anando Davison atau biasa di panggil Ikal, yang kini ia sudah memegang kantor pusat DV Crop di China bersama sang istri. Haikal sudah menikah sejak Letta berusia 20 tahun, karena mereka berdua berbeda 7 tahun. Dan Haikal dan istrinya sudah di karunia i seorang putra yang bernama Alvin Arjuna Davison, atau Juna.
Dari dulu istri dari Haikal memang pekerja keras, makanya itu istri haikal yang bernama Sintia Putri Admaja atau Sinta itu menjadi menantu kebanggaan keluarga Davison. Selain sikap nya yang pekerja keras, Sinta juga sangat menyayangi keluarga mertuanya bahkan adik iparnya yang selalu ia jaga dan ia juga siap menjadi tempat curhat sang adik ipar.
Ya! Letta memang sangat menyayangi kakak iparnya itu, karena hanya kakak iparnya yang bisa membantunya untuk melupakan atau memberikan saran yang tepat. Bahkan ide untuk menjadi Nerdy dan berpura-pura menjadi anak kost itu juga dari kakak iparnya. Alhasil benar yang di katakan kakak iparnya, pacar nya hanya mengincar harta-harta dan harta. Semenjak itu, mantan pacar Letta selalu merendahkan dirinya karena berpenampilan culun.
"Lia, apa kamu yakin akan seperti ini ke kampus?" Tanya sang Daddy untuk memastikan jika Letta tidak akan menyesal dengan penampilannya.
Karena di kampus yang akan ia jadikan sebagai kampus kelulusannya kelak, banyak orang yang mementingkan penampilan dan harta. Bahkan ada yang sampai di bully hingga depresi oleh anak-anak nakal di kampus itu.
Setelah lulus SMA, Letta kuliah di China dan tinggal bersama sang kakak. Dan semenjak ia mendapatkan kabar jika sang Daddy sakit, ia memutuskan untuk pulang dan membantu Daddy nya untuk mengurus perusahaan yang ada negara XX.
"Yakin Dad! Lagian ini juga saran dari kak Sinta, aku tidak mau mendapatkan laki-laki yang hanya melihat ku dati luar, bukan dati dalam" Jawab Letta dengn senyuman termanisnya di depan sang Daddy.
"Sayang, tapi Mami minta kamu tetap tinggal disini ya!! Masak mansion sebesar ini yang tinggl hanya beberapa orang saja" Pinta sang mami Rina kepada Letta.
Letta memang sudah meminta izin kepada mami dan Daddy nya untuk tinggal di apartemen saja. Karena jika ia pulang ke rumah ini, ia akam takut teman-temannya tau kalau dia anak orkay (orang Kaya)🤣
Letta menggeleng-gelengkan kepalanya bertanda kalau keputusannya untuk keluar dari rumah itu untuk sementara tidak bisa di nego. "No Mom. I tetep ke apartemen. Lagian I mau mandiri, biar bisa jadi istri yang baik nanti"
"Emang you udah ada calon?" Goda sang Daddy.
__ADS_1
"Belum sihh" Jawab Letta seraya menggaruk-garuk tengkuk lehernya yang tidak gatal.
Daddy Denis dan mami Rina tertawa melihat putri satu-satunya yang bertingkah seperti seorang kepergok. Ya memang kepergok karena tidak ada calon.
"Lagian, You kenapa mau ikutin saran dari kakak? Kalau you seperti itu, mana ada yang mau sama you?" Goda sang mami kepda Letta.
"Iya Lia. You harus lepas kacamata itu kalau you ingin pacar" Saran Daddy Denis.
"No dad! I like it this way !" Tolak Letta.
Daddy Denis dan mami Rina hanya menggeleng gelenkan kepalanya. Anak yang satu ini memang keras kepala seperti kakak iparnya. Tapi walaupun keras kepala, tapi sejujurnya mereka adalah sosok yang baik hati dan perhatian.
"Ya sudah, lanjutkan makan kalian sebelum terlambat" Tegur mami Rina seraya mengambilkan makanan untuk suami dan anak perempuan manja nya ini.
***
Letta menggunakan taksi online untuk datang ke Palem university. Kampus itu milik Koko (kakak laki-laki) Ikal. Hanya teman lama Letta yang tau pemilik universitas ini.
Letta datang dengan berpenampilan rapi. Rambutnya pendek yang tergerai se leher, Liptin yang tidak tebal begitupun dengan make-up yang tidak tebal membuat dirinya terkesan cantik natural. Bukan dia menjadi Nerdy dengan kuncir 2, tapi cuman kacamata saja.
Banyak yang melihat ke arah dirinya. Ada yang memuji dan berkata 'walaupun mata 4 tapi terlihat cantik' bahkan ada juga yang mengatakan kalau dia perempuan culun, miskin, dan lain sebagainya. Tapi ia tak memperdulikan kata-kata SAMPAH dari siswa/i yang ia lewati.
Tok
Tok
Tok
Letta mengetuk pintu ruangan Dekan. Dia berdoa semoga tidak salah ruangan.
"MASUK" Suara bariton terdengar dari dalam ruangan.
Letta membuka perlahan pintu coklat dengan knop panjang berwarna abu-abu muda (silver). "Permisi" Sapa Letta seraya membuka pintu.
Om Leon mengangkat kepalanya melihat siapa yang datang. "Loh, Lia? Kamu Lia bukan?" Tanya om Leon sedikit bingung.
"Iya om, I Lia" Jawab Letta seraya membenarkan kaca matanya.
__ADS_1
"Astaga Lia. Kenapa kamu berpenampilan seperti ini nak? Kamu nanti bisa jadi bahan Bullyan buat teman-teman kamu" Ucap om Leon seraya menghampiri Letta.
"emmm, om. I ngk boleh duduk nih?" Ucap Letta seraya mencebikan bibirnya.
"Hahaha, Om lupa. Sini duduk" Ajak om Leon seraya tertawa.
Letta mengikuti om Leon untuk duduk di sofa raungan dekan. Ia berniat untuk memberitahu serta meminta bantuan kepada om Leon.
"Lama tidak bertemu dengan mu, ternyata kamu tetap menggunakan 'I' and 'you' ya Lia? Padahal udah lama di China, kirain kamu bakal menggunakan bahasa Mandarin"
"Mau gimana lagi om? I udah di ajarin seperti ini dari kecil"
"Hahaha, iya. Oh ya, Koko mu udah bilang sama om kalau kamu jurusan arsitektur pengganti Daddy mu seperti Koko mu juga. Kamu masuk ke kelas yang nanti akan om tunjukkan" Lia pun penganggur mendengar om Leon berbicara.
"Tapi om, aku minta sama om untuk tidak memberitahu kepada siapa pun tentang identitas ku. Aku tidak mau ada laki-laki yang memandang ku dari luar saja, tapi juga dari dalam" Pinta Lia.
"Loh, bukannya kamu di keluarga besar Davison memang tidak mau tenar sendiri? Bahkan media pun tidak ada yang tau kalau Daddy mu punya anak perempuan secantik dirimu"
"Kan selain penampilan cowok juga sering melihat harta saja om"
"Ya sudah terserah kamu. Kamu nanti sekelas saja dengan Viska, kalau Visko dia ada di jurusan kedokteran. Kalau Viska mau jadi arsitektur setelah mendengar kamu mengambil jurusan arsitektur"
"Hehehe. Viska emang top" Ucap Letta seraya mengacungkan jempolnya kepada om Leon.
Leon adalah sahabat dekat dari Daddy Denis. Dia menikah dengan sahabat dekat mami Rina, dunia memang sempit. Leon dan istrinya di karuniai anak kembar yaitu Visko dan Viska. Mereka sangat dekat, untung saja Visko tidak terlibat cinta kepada Letta.
*
*
*
*
*
*
__ADS_1
BSB
Jangan lupa di like ya teman-teman...Aku tanpamu bagaimana kamu tanpa aku😌