
Part Ini nyesek, aku di tolak gara-gara kata-kata nya fulgar😭🤣...
*
sore harinya. Ken sedang bersantai di ruang sang mertua di dalam kamar. Istrinya sedang di bawah membantu mami mertuanya menyiapkan makan malam.
Ken yang sedang bersantai setelah selesai mengerjakan tugas dan beberapa pekerjaan nya pun, ia berniat untuk memberitahukan kepada istrinya untuk besok sudah bisa mulai bekerja di perusahaan nya.
Tadi siang ia bicara dengan om Adit kalau dia akan menempatkan istrinya di bidang pemasaran. Tapi kalau di pikir-pikir, sepertinya istrinya bisa di tempatkan di bagian desain. Ia lihat dari data-data tadi, istrinya cukup bisa sih kalau soal desain, kedua pelamar yang lain pun juga sepertinya bisa.
Ken memutuskan untuk menempatkan Letta di bagian desain. Dan ia pun menerima tawaran om adit untuk pindah di bagian desain sembari mengawasipara karyawan yang bekerja dj bagian desain.
Tak lama pun, tiba-tiba ada suara pintu terbuka terdengar. Ken menoleh kan kepala nya melihat siapa yang datang.
"Makan dulu. Kerja nya di pending" Ucap letta sembari tersenyum.
Ken mengangguk pelan. Lalu ia berdiridan menyusul istrinya untuk turun dan makan malam bersama keluarga. Terlihat kedua
mertuanya sudah berada di meja makan sambil berbincang.
"Malam dad, Mi" Sapa ken kepada mertuanya.
"Malam nak" Balas daddy Denis.
"Malam" Balas mami rina.
Dad duduk di hadapan daddy denis dan di samping istrinya. Sedangkan mami rina duduk di sebelah daddy denis. Meja makan di rumah ini memang tidak banyak kursi nya, karena keluarga mereka jarang kumpul bersama.
Setelah makan malam. Daddy denis dan ken sedang duduk di depan tv sembari menonton pertandingan bulu tangkis. Kenala tidak menonton sepak bola? Kan laki-laki. Masalah nya acara itu tidak ada atau belum jam tayang gitu.
"Kamu besok kuliah nggak nak?" Tanya daddy denis kepada ken.
Ken menoleh. "Tidak dad. Besok rencana nya ken mau kerja" Jawab ken tanpa berbohong.
Daddy denis bingung, maksudnya kerja apa? Disini daddy denis belum tau kalau ken itu sebenarnya sedang menyamar jadi pegawai biasadi kantor.
__ADS_1
"kamu kerja? Bukannya kata Xiyi kamu sudah pegang perusahaan ya? " tanya daddy denis.
Ken mengangguk. "Perusahaan memang sudah ada di tangan ken pi. Tapi ken kerja nya di sana juga kok, sebagai pegawai biasa. Ken cuman mau tau bagaimana kerja para karyawan disana pi" Jawab ken.
Daddy denis mengangguk paham. "Kalau besok kamu ada waktu senggang, daddy minta tolong buat jemput Haikal sama istrinya di bandara"
"Iya dad, besok Ken akan menjemput kak Haikal di bandara" Ucap ken.
Mereka mengobrol hingga larut malam. Entah apa yang mereka bicarakan, tapi terlihat asik dan menyenangkan saja begitu. Ken lalu teringat jika ia tadi mau bicara dengan istrinya. Akhirnya Ken meminta izin ke kamar duluan kepada Daddy Denis.
Ken masuk kedalam kamar letta. Ia melihat letta yang sedang duduk di karpet di temani oleh laptop yang ada di hadapannya, tak lupa dengan cemilan cemilan yang ada di samping karpet. Ada yang bungkusnya sudah habis dan ada juga yang masih belum di buka.
Letta menyadari jika ada yang masuk ke dalam kamarnya. Lalu ia menolehkan kepalanya. Terlihat ken yang sedang berdiri memperhatikan nya, ia jadi salah tingkah karena ken melihatnya sampai tak berkedip.
“kenapa muka lo merah? Terpesona sama gue?” goda Ken menydari jika muka letta merah seperti tomat.
Seketika letta memgalihkan pandangannya dari Ken, ia focus Kembali kea rah laptop nya untuk menutupi kegugupan nya. Ken berjalan mendekati letta dan ia duduk di samping gadis itu.
“ada yang mau gue omongin sama lo” ucap Ken tangannya merebut snak yang ada di tangan kanan letta.
Ken tidak menggubris ocehan letta. Ia masih sibuk dengan cemilannya, sesekali ia tersenyum melihat letta merajuk seperti anak kecil.
“Ken balikin, itu hak gue” ucap letta dengan nada tinggi.
Ken menoleh ke arah letta. “jika ini hak lo, maka lo adalah hak gue dong” letta membulatkan matanya dan seketika tangannya berhenti berusaha mengambil cemilan nya yang tadi ken rebut.
Letta menjauhkan badan nya dari Ken. Dengan sigap Ken menarik tubuh letta agar mendekat ke arah nya. Sekarang posisi mereka sangat dekat, letta yang sangat gugup dan jantunya pun berdetak tak karuan.
“lo lo mau apa?” tanya letta gugup.
Ken tersenyum jahat. “gue mau hak gue sekarang” ucap Ken to the point.
Deg
Letta merasa tubuhnya kaku seketika. tiba-tiba ada benda kenyal yang kembali ia rasakan setelah kejadian tak sengaja di kamar mandi rumah jaya. Jantung letta berdetak kencang karena Ken kembali menci*m nya. Dan mereka akhirnya melakukan hal hal yang tertunda.
__ADS_1
*****
Siang hari. Tepatnya sekarang jam sudah menunjukkan pukul 11 siang. Dan kedua pasangan suami istri yang baru tadi malam melakukan hal yang berpahala buat mereka, mereka masih di bawah selimut putih tebal.
Mami Rina sudah capek mengetok pintu kamar anak nya yang tak kunjung ada yang membuka. Bukankah harusnya mereka kuliah? dan bukankah Ken juga harus bekerja hari ini? tapi mereka belum keluar juga dari kamar.
Keduanya melewatkan sarapan pagi, bahkan makan siang pun hampir tiba tapi belum ada tanda-tanda mereka keluar dari kamar. Akhirnya mami Rina memutuskan untuk mengantarkan makan siang untuk suami nya di kantor.
Di dalam kamar pengantin baru. Tak ada yang mulai membuka matanya terlebih dahulu. Masih tidur di bawah selimut dan saling berpelukan membuat tidur nya semakin nyaman dan nyenyak.
Pukul setengah 2 siang menjalang sore. Ken mulai terusik dari tidurnya karena merasa perutnya sangat lapar. Ken membuka matanya perlahan lahan untuk mencari hidup nya😂.
Ken menatap seseorang dengan wajah cantik di depan nya sedang tertidur pulas karena kelelahan akibat kerja semalam. Ken menyibakkan anak rambut Letta yang menutupi bagian-bagian wajah nya.
Setelah puas memandangi wajah sang istri, Ken mengambil ponsel nya dan melihat jam. Ia terkejut melihat banyak panggilan dari jaya dan juga darell, lalu matanya beralih ke arah jam.
"Astaga, ini gue tidur lama banget" Ucap Ken terkejut lalu ia duduk bersandar bantal.
Ken bangun dari tidurnya lalu memakai celana nya kembali. Setelah itu ia menghubungi jaya untuk mengurus data-data nya dulu, lalu jaya harus mengirim kan ke email Ken.
Letta terbangun dari tidurnya karena terusik sinar Matahari dari cendela. "Ken, tutup tirai nya! gue masih ngantuk" Suara serak letta menyuruh Ken untuk menutup tirai nya.
Ken membalikkan badan nya menatap ke arah letta. Ia tersenyum simpul mengingat kejadian semalam bagaimana gila nya dia di atas letta. Lalu ia mendekati letta.
"Bangun Let, ini udah siang loh. Lo nggak lapar?" Tanya nya ke letta.
"Laper tapi males. Jam berapa?" Tanya letta.
"Jam dua siang"
"Oh jam dua"
******
......***Gaess, aku sedih banget sedih banget.........
__ADS_1
...kan awalnya aku up ini kan ada adegan hot nya gitu kan. tapi tuh di tolak gaess😭😭 makanya aku ganti kata-kata. dan lama up juga karena itu😭 Sedih kan? kalau mau tau giaman adegannya aku up kan di episode entah itu berapa, tapi pasti ada kok😭😭***...