Penyamaran Sang CEO

Penyamaran Sang CEO
11. Keterkejutan Jaya Dan Darell


__ADS_3

Ke esokan hari nya. Ken berangkat ke kampus duluan meninggalkan letta yang msih terlelap di Kasur. Ia pamit kepada kedua mertuanya untuk berangkat duluan karena ada urusan. Setelah itu ia langsung berangkat ke kampus, bahkan ia tak sadar ada orang asing di sekitarnya.


Sedangkan di dalam kamar, letta masih setia tidur di bawah selimut tebal milik nya. Rasanya malas sekali untuk pergi dari Kasur kesayangan nya ini. Tapi ia harus pergi karena hari ini ia sudah masuk kuliah lagi. Semangat letta, sebentar lagi wisuda.


Letta melihat ke sampingnya dan tak mendapati seseorang yang ia cari. Ia menghembuskan nafasnya, ternyata ken kalau sedang marah atau ngambek benar-benar membuat orang pusing. Letta masuk ke dalam kamar mandi. Sebelum nya ia berfikir kalau ken sudah ada di bawah.


Setelah beberpaa saat kemudian letta keluar dari kamar nya dengan wajah ceria, penampilan yang feminim dan makeup natural membuat ia Nampak cantik.


“waaawww, seorang alletta jam segini sudah bangun? Benar benar ajaib” ucap seseorang dari belakang letta. Langkah letta berhenti lalu ia berbalik badan melihat siapa yang tadi bicara dengan nya.


Letta terkejut melihat kakak ipar kesayangan nya itu berada di rumah ini. Tak ada kabar pulang tapi ternyata sudah ada di rumah saja, ini benar-benar menjadi kejutan yang sangat istimewa.


“KAKAK” teriak letta lalu berlari memeluk kakak ipar nya.


Ya dia adalah sinta, istri haikal. Mereka baru saja sampai di rumah pukul 2 dini hari. Dan saat ini haikal dan juna masih tidur sedangkan sinta sudah bangun. Jujur saja sinta sangat mengantuk, tapi karena ia seorang perempuan jadi tak baik kalau ia bangun terlalu siang, apalagi dia bukan lagi seorang gadis.


“eh jangan kenceng-kenceng. Nanti koko sama ponakan mu bangun, mereka masih tidur” tegur sinta pada adik ipar nya.


“hehehe. Eh kapan kakak sampai di indo? Kok nggak kasih tau lia dulu kalau mau balik ke indo? Kalian sengaja ya membuat kejutan ini? Apa mami sama papi tau?” letta melontarkan beberapa pertanyaan kepada sang kakak ipar. Sekarang mungkin letta sudah menjadi seorang wartawan yang mengintrogasi kakak ipar nya sendiri.


“pertanyaannya nanti saja. Sekarang lebih baik kamu berangkat ke kampus, suamimu sudah berangkat dari tadi” ujar sinta.


“berangkat?” tanya letta memastikan kalau ia tak salah dengar. Ia piker ken sedang ada di bawah.


“iya. Apa kalian sedang bertangkar?” tanya sinta menyelidik.


Letta menggeleng-gelengkan kepalanya. Tak mungkin kan ia menjawab kalau ada masalah? Karena nanti kakak ipar nya ini akan bertanya masalah apa dan masa kia dia menjawab kalau sedang ada masalah semalam ken tidak di kasih jatah? Enggak mungkin.


“apa dia kejam?” tanya sinta lagi.


“enggak. Dia baik, manja malahan” jawab letta tanpa berbohong.


“lalu kenapa dia begitu?” tanya sinta lagi.


“nggak di kasih jatah sama dia, yang” saut seseorang yang tiba-tiba datang menghampiri mereka.


Ya dia adalah haikal. Yang baru bangun dari tidur nya dan masih menggunakan kaos dan celana pendek saja.


“koko kampret” wajah letta sudah memerah karena perkataan haikal benar-benar nyata.


“hahaha. Bener kan? Eh btw lo nggak mau peluk gue gitu?” tanya haikal kepada adik kesayangan nya.


Dari dulu mereka memang menggunkaan kata lo gue. Tak pernah menggunakan aku kamu, padahal haikal sudah dewasa dan bisa di bilang, tua.


“ogah, lo bau belum mandi” jawab letta dan langsung meninggkalkan suami istri itu sebelum kakak nya berteriak.


“lettanj—” belum juga haikal menyelesaikan kat-kata nya. Tapi ia sudah di tampar tatapan tajam dari sang istri.


Haikal menggaruk-garuk leher belakang nya yang tidak sama sekali gatal. Sebelum ia mendapat kan amukan dari sang istri, lebih baik ia masuk ke dalam kamar menemani buah hati kesayangannya.


*****


Sesampainya di kampus. Letta teringat jika tadi ia tidak sarapan di rumah, tapi untungnya ia sering begitu waktu di negara orang, jadi dia akan kuat walaupun sampai nanti sore. Apalagi Jam 1 nanti dia sudah mulai bekerja di kantor suami nya.


Ya! Perusahaan WN Company memang memperkejakan pegawai yang masih sekolah. Minimal umur nya 20 tahun ke atas, jika kurang dari 20 tahun maka mohon maaf mereka menolak walaupun pelamar tersebut memohon.

__ADS_1


Bagi pegawai yang masih pelajar, mereka akan memperkerjakan setelah jam makan siang. Pagi nya mereka bisa kuliah atau belajar yang lain. Terkadang ada juga yang kuliah sore jadi mereka kerja di pagi harinya. Kebalikannya.


...Back to topic...


Letta berjalan memasuki kampus di depan nya. Tadi Viska memberitakan kalau ia sudah ada di kelas tapi kelas belum ada guru. Awalnya letta ingin mengajak Viska bertemu suami nya dulu, tapi sepertinya sekarang tidak memungkinkan.


Sesampainya di kelas. Memang benar belum ada guru sama sekali, tapi viska sedang asik membaca buku supaya gabut nya tidak terlalu. Letta menghampiri sahabat nya itu.


"Pagi Eneng Cantik" Sapa letta sembari tersenyum. Sedangkan viska memicingkan matanya menatap keanehan letta sekarang. Masalahnya tidak biasanya letta menyapa seperti ini.


"Lo kenapa?" Tanya viska menyelidik.


"Eh, bukannya di sapa balik malah nanya Lo Dugong" Protes letta kesal.


"Ya Lo aneh sih! nggak biasanya Lo kayak gini Monyet" Saut letta memperkenalkan nama batu buat letta sekarang.


"Apa nya yang aneh Kadal?"


"Ya aneh aja buaya"


"Pagi-pagi udah keliling aja Lo Ular"


"keliling apa gajah?"


"keliling kebun binatang"


Mereka tertawa bersama. Hampir semua hewan mereka sebutkan ketika memanggil orang di hadapannya. Itu sudah jadi kebiasaan mereka dulu, tapi semenjak letta pindah hanya ada kerinduan kebun binatang di hati viska.


"oh ya, Lo tadi berangkat nggak bareng Ken ya? soal nya gue tadi liat Ken berangkat sama 3 cunguk nya" Tanya Viska membuat letta diam entah pikiran nya melayang kemana.


"iya juga sih" Viska mengangguk paham. "Oh ya, Lo tau nggak cewek yang suka ngejar-ngejar Ken, Jaya sama Darell?" Tanya viska. Letta menggeleng-gelengkan kepalanya tanda bahwa ia tak tau.


"Dia anak management. namanya Aura, Anggi, sama yang satunya kalau nggak salah Melli" Ucap viska.


"Ya bodo amat. Mungkin dia yang menyematkan foto Ken di ponsel nya, tapi kalau Ken menyematkan foto gue di buku nikah, dia bisa apa?" JLEB


*****


"Lo ada masalah sama bini Lo?" Tanya darell menyelidik raut wajah Ken yang sedang murung.


(yaelah Ken Ken, gitu aja murung nya di bawa ke kampus 😒)


"Enggak" Jawab Ken singkat tanpa mengalihkan pandangannya dari layar ponsel milik nya.


"kalau enggak ada masalah kenapa wajah Lo murung kayak orang nggak di kasih jatah sama bini aja Lo" Tepat sasaran tebakan Darell kali ini. Tumben pinter si darell ya kawan hahaha.


"emang iya"


"UHUKK" saat itu jaya sedang minum minuman kaleng yang ia beli. Tapi setelah mendengar jawaban Ken membuat iya memuncratkan minuman itu ke depan.


Darell? ia sedang melihat Ken tak percaya apa yang barusan ia dengar. Diam-diam menghanyutkan ternyata di sahabatnya yang satu ini.


Sedangkan Ken yang keceplosan pun memilih meninggalkan kedua sahabatnya. Ia merasa malu saat ini menjawab pertanyaannya yang harusnya jadi privasi kepada Sabahat nya.


Kalau kalian tanya Visko dimana? tentu dia sedang memulai praktek-praktek. Dia kan calon doktek bedah, jadi dia paling sibuk di banding Ken, Jaya dan darell.

__ADS_1


****


BSB


...Alletta Camel...



...Kenzie Axellio...



...Dimas Adi Sanjaya...



...Viska adity...



Darell Morgan



Visko Aditya



.......


.......


.......


.......


.......


.......


.......


.......


...***Niatnya sih mau up dari tadi siang kan. Tapi ternyata kuota ku abis gara-gara tadi download game hehe. jadi beli dulu baru bisa up hehe...


...maaf ya up nya sorean. kemarin kan aku bilang setelah jam 12 siang. Brati itu termasuk siang atau sore atau pun malam wkwk...


...Tapi doain aja bisa up terus tiap hari. Semoga kabar kalian baik-baik sjaa ya😊...


...yang punya dunia oren kalian bisa cari Katya ku di sana....Sepi banget di sana.....


...@vanya_she...


...judul karya : REVELIA***...

__ADS_1


__ADS_2