Penyamaran Sang CEO

Penyamaran Sang CEO
10. Setidaknya Jangan Menggoda


__ADS_3

Baby Ega sudah di bawa pulang oleh kedua orang tua baru nya yang tak lain adalah Ken dan Letta. Di rumah kediaman Davison, Denis dan Rina belum pulang dari tadi pagi. Letta sudah tak sabar memperkenalkan baby Ega kepada kedua orang tuanya.


Tadi waktu perjalanan pulang ke rumah. Letta dan Ken menyempatkan pergi ke mall untuk belanja perlengkapan baby Ega, seperti baju-baju, mainan dan beberapa perlengkapan lain. Mereka juga tak lupa membeli susu formula untuk baby Ega.


Di kamar, Ken sedang menelpon seseorang yang akan membantu nya untuk membuat kan akta dan KK buat keluarga kecil nya. Letta dan Ken memutuskan untuk tidak memberitahukan kepada baby Ega kalau dia bukan anak kandung mereka. Tapi entah nanti di masa baby Ega sudah dewasa.


"Let, mandiin dulu Ega nya!" Ujar Ken setelah ia menyelesaikan pekerjaannya.


"Enggak usah deh kayak nya, ini sudah terlalu sore buat bayi kalau mau mandi" Ucap letta yang masih asik menoel-noel pipi gembul baby Ega.


Sejenak Ken berfikir. Sebentar, kayaknya ada yang salah deh. Ken berfikir kalau dirinya sekarang pasti kurang waktu dengan istrinya. Siang dia kuliah kerja, kalau malam pasti istrinya akan bermain dengan Ega. lalu buat dirinya kapan? ini tidak bisa di biarkan.


"Kamu nggak mandi?" Tanya Ken kepada letta. Sedangkan yang di tanya tak menghiraukan dan tak mendengarkan perkataan Ken.


Akhirnya Ken lah yang mandi dari pada ia menyuruh istrinya mandi tapi malah tak ada jawaban. Ken kesal? iya lah mana ada suami yang biasa-biasa aja kalau di cuekin istri? apalagi kalau yang masih muda kek gini. Iya kan?!


20 menit kemudian Ken sudah selesai mandi. dia keluar dari kamar mandi dengan pakaian lengkap. Ken tidak seperti laki-laki lain yang keluar kamar mandi hanya menggunakan handuk saja. Nanti kalau tiba-tiba ada yang masuk dia sendiri yang malu, jadi dia sudah terbiasa kalau keluar kamar mandi selalu memakai baju lengkap.


"Nah itu papi sudah. Mami mandi dulu kamu sama papi ya?" Bicara letta sama Ega yang sudah bangun. Mata sipit nya sangat lah imut.


Ken menghampiri letta dan baby Ega yang berada di kasur. Setelah itu letta pergi ke kamar mandi untuk melakukan ritual mandi seorang perempuan yang biasa di bilang sangat lama.


30 menit kemudian letta menyelesaikan ritual mandi nya. Lalu ia menghampiri Ken dan baby Ega yang sedang bermain. Nampak sangat senang mereka berdua bermain seperti itu. Walaupun baby Ega belum tau apa-apa dan entah dia sudah bisa melihat apa belum.


"Mami sama Daddy belum pulang?" Tanya letta kepada Ken.


"belum kayak nya" Jawab Ken tanpa menoleh ke arah letta.


Mereka membawa baby Ega turun ke bawah. Ternyata ada bik asih yang sedang menyiapkan makan malam keluarga. Bik asih nampak terkejut ketika melihat kedatangan letta dan Ken yang membawa baby Ega di gendongan Ken.


"Non, Den. Itu bayi siapa?" Tanya bik asih penasaran.


Letta tersenyum lembut. "Tadi sore pas kami ke panti asuhan Dahlia, bunda kasih menceritakan bayi ini sama kita Bik. Ternyata dia bayi yang di buang sama orang tuanya, dan saat itu ia masih baru lahir. Jadi aku sama Ken memutuskan untuk mengadopsi bayi itu bik" Jelas letta singkat.


Bik asih tersenyum manis. Menang benar majikan nya itu sangat lah baik, tak ada yang jahat ataupun kejam di keluarga sini dari mulai Denis dan Risa menikah tak ada perdebatan hebat di rumah besar ini. Bik asih sangat beruntung bisa bekerja disini, walaupun hanya sebagai asisten rumah tangga.


"Non Lia sama Den Ken memang mempunyai hati yang mulia. Anak yang tak tau asal-usulnya pun mereka anggap sebagai anak nya sendiri. Semoga mereka bisa bahagia sampai maut memisahkan walaupun mereka menikah bukan karena cinta"


"Oh iya bik, Mami sama Daddy kemana?" Tanya Letta kepada bik asih.

__ADS_1


"Tadi siang katanya nyonya mau ke kantor nya Tuan, Non. Mungkin sebentar lagi mereka juga akan pulang" jawab bik asih sembari meletakkan lauk yang tadi ia buat di meja makan.


Letta hanya mengangguk pelan. Setelah selesai menata makan malam, tiba-tiba pintu rumah terdengar. Mungkin itu mami dan Daddy Denis yang sudah pulang. Bik asih ijin untuk membuka pintu rumah terlebih dahulu dan di angguki oleh letta dan Ken.


Dan ternyata benar. Yang memencet tombol pintu rumah adalah Daddy Denis dan mami Risa.


"Astagaaa Lia. Ini anak siapa kamu bawa? kamu nyolong dimana?" Tanya mampir Risa sedikit meninggikan suaranya. Ia berlari menghampiri Ken yang sedang menggendong baby Ega.


Letta membulatkan matanya. Apa kata mami nya tadi? nyolong? ya kali ia nyolong anak orang padhala dia sudah bisa buat anak sendiri sama suami nya.


"Mami jangan Ngadi Ngadi deh. dia tuh anak letta sama Ken" Jawab letta memanyunkan bibirnya.


"Masak cuman semalam kamu buat langsung jadi bayi begini?"


"Bukan gitu mi. Nama nya Ega, REGANDRA GAVIN BYANANTA. ................" Ken menceritakan tentang asal usul baby Ega kepada mertuanya.


"Oh jadi begitu. Eh gimana kalau namanya REGANDRA DAVISON BYANANTA? jadi kan ada nama marga dua keluarga kita" Usul mami Rina dengan penuh semangat.


Ken nampak berpikir sejenak. Kalau di pikir-pikir bagus juga nama nya, ada nama marga dua keluarga jugaebih bagus.


"Boleh Mi. Ken setuju! Kamu gimana?" Tanya Ken kepada letta yang berdiri di sampingnya.


Mami Rina senang karena usul an nya di terima. sedangkan Daddy Denis hanya bisa tersenyum manis melihat kebahagiaan istrinya.


"Daddy harap, jangan ada yang membahas tentang anak angkat atau apa di keluarga ini. Jika kita sudah mengadopsi anak, maka kita harus bertanggung jawab dan jangan membanding-bandingkan anak angkat sana anak kandung. Jika itu terjadi, maka resiko nya juga akan besar. Mental seorang anak ada di tangan kedua orang tua" Ujar Daddy Denis.


******


Malam ini letta dan Ken sudah berada di dalam kamar nya. Tadi setalah makan malam ada perdebatan singkat antara baby Ega tidur dengan Letta atau mami Rina. alhasil baby Ega tidur bersama mami Rina.


"Let"


"......"


"Let"


"....."


"Letta"

__ADS_1


"......"


"Letta, udah tidur?"


"Belum" UPS keceplosan.


"Tuh kan belum. di panggil nggak mau jawab"


"Kenapa sih Ken. ngantuk ini, udah tidur aja" Ujar letta dengan mata terpejam.


"Gimana mau tidur orang kamu nya aja kayak gini" Jawab Ken dengan nada manja nya.


Entahlah Ken sedang kenapa juga tidak tau. Kenapa tiba-tiba berubah menjadi manja seperti ini? astaga benar-benar tidak sesuai ekspektasi.


"Begini gimana?" Tanya Letta masih bingung.


"Kalau nggk mau itu setidaknya jangan menggoda. Kancing tuh baju atas" Jawab Ken kesal lalu memunggungi letta dengan muka kusut nya.


Ya benar saja. Letta juga batu sadar kalau kancing baju nya terbuka dua bagian atas. Dan dia juga tidak menggunakan b.r.a lagi astaga. Betapa malu nya dirinya sekarang ini. Dan Ken malah ngambek gara-gara ini.


"Ken" Panggil letta tanpa ada jawaban dari Ken.


Beberapa kali letta memanggil Ken, namun sangat di sayangkan Ken tidak menyahut sama sekali. Akhirnya letta memeluk Ken dari belakang lalu memejamkan matanya.


*****


...Ega



...


...mami...



...papi...


__ADS_1


KEMUNGKINAN AKAN UP SETIAP HARI ATAU DUA HARI SEKALI SETELAH JAM 12.00 PM. WIB


__ADS_2