
...Untuk yang belum menikah, tolong tetap di garis aman....
...Jangan di baca jika sedang berpuasa, AUTOR tidak ingin menanggung dosa kalian 😂😂 udah AUTOR ingatkan ya....
Happy Reading 🌹🌹
Putri memukul lengan Sky karena sudah kehabisan pasokan oksigen.
Sku melepaskan ciuman mautnya dengan nafas yang terengah-engah, punggung tangannya mengelap sisa ciuman mereka.
Putri sudah berbaring di ranjang dengan memunggungi Sky, dia ingin menenggelamkan dirinya di dalam selimut tebal. Rasanya sungguh ingin tenggelam di Samudra Pasifik.
Sky yang melihat Putri bersbunyi teteh pelan, Sky segera menyusul masuk ke dalam selimut tebal tersebut dan memeluk istrinya.
Putri segera membuka selimut karena semakin tipis pasokan oksigen di dalam, terlebih hawa panas menyelimuti dirinya.
Entah kenapa, Putri merasa ingin lebih di sentuh oleh Sky.
Sky semakin memeluk erat tubuh kecil istrinya, wajahnya sudah dia sembunyikan di ceruk leher Putri.
Hembusan nafas Sky yang menerpa kulit Putri, membuat meremang sekujur tubuhnya.
"Kira-kira, kita akan memiliki berapa anak?" Tanya Sky pada istrinya.
"A... anak?" Ucap Putri gugup.
"Iya, apa kamu tidak ingin hamil anakku. Buah cinta kita?" Tanya Sky kembali.
Putri terdiam, dia juga ingin memiliki anak seperti keluarga yang lainnya. Tetapi, apakah Sky benar-benar sudah mencintai dirinya.
Sky bahkan belum pernah mengungkapkan rasa cintanya kepada Putri. Meskipun Sky sudah membuktikan dengan tindakan, tetapi Putri juga seperti wanita yang lainnya. Suka mendapatkan ucapan kata cinta.
"Kenapa diam, hem. Apa kamu belum ingin hamil?" Tanya Sky yang kini sudah membalik tubuh istrinya sehingga mereka saling berhadapan.
"Apa kamu benar-benar mencintaiku?" Tanya Putri dengan mata yang berkaca-kaca.
Sky membelai lembut pipi istrinya dan mengusap air mata yang sudah membasahi bulu mata bagian bawah.
"Apakah kata cinta itu perlu, aku sudah bilang akan membuktikannya tanpa perlu mengucapkannya sayang. Aku ingin kamu menjadi ibu dari anak-anakku." Jawab Sky panjang lebar.
Sky mencium bibir tipis istrinya, dia mencium dengan lembut dan penuh perasaan.
__ADS_1
Ciuman Sky turun ke leher, tangannya sudah tidak dapat di kondisikan dia membuka paksa baju tidur yang dikenakan Putri sehingga membuat beberapa kancingnya tercecer.
Putri menengadahkan kepalanya, memberikan akses agar Sky dapat bergerak bebas di lehernya, tangan Putri meremas rambut Sky bahkan suara yang menggugah hasrat lolos begitu saja dari bibirnya.
Gila... sungguh gila perasaan yang sedang dia rasakan. Hawa panas semakin menyelimuti kedua insan tersebut.
Sky dengan tergesa membuka kaos dan celananya, pria tersebut langsung menyergap kedua teman barunya yang baru dia temu semalam.
Putri semakin menekan kepala Sky agar lebih dalam lagi untuk memainkan kedua bukit kembarnya.
Tangan Sky turun ke bawah, dia mencari inti kenikmatan istrinya.
Putri semakin menggelinjang dibuatnya, ingin sekali berteriak karena terlalu nikmat.
"Berteriaklah sayang," Ucap Sky dengan suara serak karena sudah di selimuti hawa nafsu.
Sky meloloskan begitu saja penutup inti yang di kenakan Putri, ciuman Sky turun ke perut dan meninggalkan jejak di sana.
Putri berteriak, "Ahh, sayang aku tidak kuat," Ucap Putri dengan suara parau.
Jemari Sky bermain di biji kacang almond milik istrinya, tanpa memperdulikan rengekan Putri. Sky terus memacu jarinya untuk memainkan kacang tersebut.
Sky kembali ******* bibir Putri karena gadis itu sudah mendapatkan puncak kenikmatannya.
Membuat Sky semakin memuja kecantikan dan kemolekan tubuh istrinya.
"Apakah aku boleh memulainya sayang, aku sudah tidak kuat." Ucap Sky dengan suara serak sedikit mengiba.
"Apakah sakit," Cicit Putri dengan menatap kedua netra Sky.
"Aku tidak akan membuatmu sakit sayang, kita nikmati saja." Ucap Sky yang kini sudah memposisikan dirinya.
Kedua kaki Putri di buka lebar oleh Sky, Sky mencondongkan badannya. Sky mengecup seluruh wajah Putri agar tidak tegang.
Tangan Putri mencengkram sprei dengan erat, dia merasakan benda tumpul menyentuh lembah surgawinya.
Darah Putri berdesir hebat, sentuhan-sentuhan yang di berikan oleh suaminya meluluhlantakkan pertahanannya.
Sky kembali mencium bibir istrinya setelah bermain di bukit kembar yang di klaim hanya miliknya. Sedangkan tangan satunya memegang buaya yang sudah tidak sabar untuk menuntaskan hasratnya.
Dengan penuh kelembutan, Sky mendorong perlahan buayanya agak masuk kedalam lembah surgawi. Rasa sakit yang tidak terkira, membuat Putri menangis dan mencakar punggung serta lengan suaminya.
__ADS_1
Sky terus menenangkan istrinya dengan menciumi pipi dan dahinya, sedangkan Sky sendiri juga merasa perih karena membobol gawang yang masih rapat tersebut. Bahkan keringat sudah membasahi keduanya.
"Sakit yank, aku tidak kuatt ahhh." Ucap Putri lirih.
"Rileks sayang... bayangkan anak kecil hadir di keluarga kita." Jawab Sky dengan mencium pipi istrinya.
Sky merasakan sesuatu mengalir, tetapi dia hanya diam saja. Sky yakin jika itu darah keperiwinin istrinya. Buaya Sky berdenyut di dalam sana serasa mendapatkan pijatan refleksi VVIP.
Cukup lama Sky mendiamkan buayanya di dalam goa surgawi, "Aku mulai ya," Ucap Sky dengan memandang wajah Putri.
Putri hanya mengangguk lemah dengan wajah sayunya.
Sky dengan perlahan tapi pasti menggoyangkan pinggulnya, yang awalnya pelan menjadi hentakan cepat dan menggelora.
Sky tidak diam saja, dia ingin membawa istrinya terbang menembus langit ketujuh bersama-sama. Sky terus menghentak-hentakkan pinggulnya sedangkan bibirnya membuat jejak cinta serta tangannya meremas gunung kembar milik Putri.
Putri semakin menggila, bahkan badannya sudah meliuk-liuk bagaikan ular kobra yang sedang di panggil dengan seruling.
Sky berdiri tegap dengan lutut bertumpu di kasur, kaki Putri di naikkan ke atas pundak Sky. Semakin merasa terjepit-jepit buaya Sky sehingga sesak nafas memuntahkan mayones.
"Ahhhh.... Sky..." Jerit Putri yang merasakan sesuatu ingin meledak keluar.
"Yeah,, sebut namaku sayang... Aku ingin keluar." Seru Sky yang semakin dalam memasukkan buayanya.
"Ahhh..." Seru keduanya mencapai puncak kenikmatan bersama
Sky terkulai lemas di atas tubuh Putri dengan menenggelamkan wajahnya di ceruk leher istrinya. Serasa nikmat, bangga, bahagia dan perih sekujur tubuhnya karena cakaran dari istrinya.
Putri melingkarkan kakinya di pinggul Sky dan tangannya memeluk erat, dia masih merasakan getaram sisa-sisa kenikmatannya.
Cup
Sky mencium bibir Putri sekilas "Terima kasih sayang." Ucapnya.
Kemudian Sky berguling ke samping dan menutup tubuh polos mereka dengan selimut hingga ke leher. Sky menarik Putri agar tidur bersandar di dada bidangnya.
Putri dan Sky tertidur pulas dengan wajah yang bahagia setelah aktivitas panas tersebut.
...**...
...AUTOR NGETIK AJA BALIK 3X...
__ADS_1
...KAN MENYIKSA...
...MANA BELUM BUKA JADI NGETIK ANU-ANU...