Pernikahan Kontrak Sang CEO

Pernikahan Kontrak Sang CEO
Pelaku Utama


__ADS_3

Happy Reading 🌹🌹


Putri yang melihat Sky mengenakan jas dengan bunga di sakunya sesaat tertegun, kadar ketampanan suaminya berkali-kali lipat.


Putri berjalan di atas karpet merah mengarah ke pada suaminya dengan di gandeng oleh Ambar.


"Mah, kenapa ada dua panggung?" Bisik Putri kepada Ibu Mertuanya.


"Selamat sayang, hari ini adalah resepsi kalian. Semoga kalian selalu bahagia dan anak kalian lahir dengan keadaan sehat." Ucap Ambar tersenyum ke arah Putri yang sudah sampai di depan Sky.


Putri menoleh ke arah Ambar dengan tatapan bingung, kemudian dia memandang Sky meminta jawaban.


"Kejutan, maaf aku lupa dengan resepsi pernikahan kita sendiri. Mungkin kamu mempunyai impian resepsimu sendiri sayang maaf jika kamu kurang suka." Ucap Sky yang sudah berhadapan dengan Putri.


Oh Sh*it apa ini yang di maksud Jackson bahwa aku akan menyesal. Umpat Sky dalam hatinya.


Mata Putri memerah karena menahan tangis bahagia, kepalanya menggeleng, untuk menjawab ucapan suaminya rasa lidahnya kelu hanya dapat bergetar menahan tangis.


"Jangan menangis sayang, ini hari bahagiamu dengan suamimu. Mama mendoakan semoga keluarga kalian selalu bahagia dan cucu Mama lahir dengan segera." Ucap Ambar yang memeluk Putri.


Putri membalas pelukan mertuanya dengan erat, air matanya sudah lolos begitu saja. Bulan dan Doni sudah naik ke panggung menyusul Ambar dan Putri.


Bulan merengkuh Putri yang sudah melepaskan pelukannya dengan Ambar.


"Maafkan Mama sayang, belum bisa menjadi Mama yang terbaik untukmu. Semoga kamu selalu sehat dan bahagia anak Mama." Ucap Bulan yang mencium kedua pipi Putri.


Kini giliran Doni yang berdiri di depan Putri, mata mereka saling terkunci. Putri tidak dapat menghentikan laju air matanya.


"Jangan menangis lagi nak, Papa hanya ingin melihatmu bahagia. Selama sayang, maafkan Papa. Seharusnya kita dapat bertemu dengan cepat sehingga Papa dapat merasakan menikahkan putri Papa yang cantik ini." Ucap Doni dengan bibir bergetar.


"Tidak Pah, Putri Terima kasih. Karena Papa mencari keberadaan Putri dan tidak mengusir Putri." Jawab Putri yang semakin berderai air mata.


Sedangkan Bintang yang melihat mereka dari kejauhan hanya dapat menghina nafasnya panjang.


"Honey, kamu tidak apa-apa?" Tanya Jackson yang duduk di samping Bintang.


"Hem, tidak apa-apa Honey. Hanya aku merasa ini tidak adil untuk Putri." Jawab Bintang sendu.


"Jangan merasa bersalah Honey, ini semua sudah takdir. Lihatlah Putri juga bahagia memilikimu dan kembali bertemu dengan orangtuanya." Ucap Jackson panjang lebar.


Bintang mengangguk, "Terima kasih, Terima kasih sudah menerimaku yang penuh dengan kekurangan ini Honey." Ucap Bintang yang kini menatap kedua mata Jackson dengan intens.

__ADS_1


"Kita akan saling melengkapi Honey." Jawab Jackson dengan tersenyum lembut.


Bintang hanya mengangguk mendengar jawaban Jackson, dia sangat beruntung mendapatkan keluarga yang baik dan suami baik pula.


"Aku ingin menghabisimu Honey, kapan acara ini selesai." Ucap Jackson dengan suara seraknya.


Bintang mencubit perut Jackson pelan, "Jangan mesyum."


"Oh Honey, aku rindu denganmu dan juga ingin menengik babu twins." Rengek Jackson kepada Bintang.


Bintang memutat bolanya malas, "Oh come on Jackson, kita masih dalam acara bahagia kita." Ucap Bintang malas.


Jackson menekuk wajahnya seperti baju yang belum di lipat dan bibir yang sudah mengerucut sebal.


Bintang hanya terkekeh dengan wajah pria yang sudah sah menjadi suaminya, "Tahan honey, aku yang akan membuatmu mende*sah di bawahku." Bisik Bingang di telinga Jackson membuat bulu romanya meremang.


"Aku akan ingat ucapannu Honey," Jawab Jackson yang mencubit hemas hidung mancung istrinya.


Oh istri? satu kata yang tidak pernah Jackson bayangkan dalam hidupnya.


Kini Sky dan Putri sudah duduk setelah berfoto dan menyalami para tamu undangan dari kedua keluarga.


"Sayang, aku akan menghukummu." Bisik Sky dengan tangan di pinggang Putri.


"Kenapa kamu menggunakan gaun yang sangat terbuka seperti ini. Lihat banyak pria yang memandang kearahmu sayang." Jawab Sky kesal kearah Putri.


"Ini gaun pilihanmu sendiri Mas, kenapa marah-marah." Ucap Putri polos.


Sky melebarkan matanya, Sky menoleh dan mencari pelaku utama.


Ketemu pandangan Sky kearah Mamanya dan sangat kebetulan mereka saling betatapan. Ambar tahu jika Sky sudah mulai marah hanya menjulurlan lidahnya seakan mengatakan "Rasakan"


"Apa aku sangat cantik malam ini Mas?" Tanya Putri dengan wajah berseri-seri.


"Tidak, kamu hanya boleh cantik di depanku saja. Akan aku bakar gaun ini setelah selesai acara." Ucap Sky penuh dengan kekesalan di harinya.


Putri mencebik kesal mood ibu hamil itu bagaikan rollercoaster, "Apa aku boleh membakar wajah tanpamu Mas setelah ini, banyak gadis yang berbisik-bisik mengagumimu. Kamu sengaja ya berpenampilan tampan hari ini hanya ingin menarik perhatian wanita." Ucap Putri dengan tatapan tajam kearah Sky.


Sky yang mendengar penuturan istrinya shock, bagaimana bisa wajahnya ingin di bakar oleh istrinya. Tunggu! Apa istrinya sedang cemburu saat ini.


Seringai tipis terbit dari bibir Sky, "Apa kamu cemburu sayang. Aku memang tampan sejak lahir buktinya aku mendapatkanmu menjadi istriku." Jawab Sky dengan senyum menggoda.

__ADS_1


Putri memutar bolanya malas, tangannya sudah bersedekah dada. "Mas yang tergila-gila dengaku jangan memutar balikkan fakta ya. Bahkan Kak Dave akan senang hati menerimaku kembali." Ucap Putri.


"Jangan mengucapkan nama pria lain dari bibirmu itu sayang atau kamu benar-benar ingin melihatku marah." Jawab Sky dingin.


Jackson dan Bintang hanya memandang keduanya bingung dari bawah panggung, "Honey, apakah mereka sedang bertengkar?" Bisik Bintang kepada suaminya.


"Mungkin, tadi aku bilang Sky akan menyesal karena mengabaikan istrinya." Jawab Jackson dengan mencium pipi Bintang.


"Ishh, tahan dulu honey. Kenapa Kak Sky mengabaikan saudaraku?" Tanya Bintang kepo maksimal.


Akhirnya Jackson menceritakan apa yang sudah dia dengar dari Sky ketika berada di dalam ruangan. Bintang yang mendengarnya hanya terkekeh.


"Mungkin nanti malam Kak Sky tidak akan bisa unboxing." Seloroh Bintang yang melihat orang tua keduanya masih lengkap.


Jackson hanya mengangkat pundaknya saja, dia juga tidak mau tahu urusan Sky.


"Terpenting kita akan begadang hingga pagi Honey" Jawab Jackson dengan menggandeng mesra Bintang untuk menuju kamar yang sudah di pesan untuk mereka.


...**...


AUTOR INGATKAN LAGI UNTUK LOMBA DAN HADIAHNYA


FANS :


JUARA 1 : PULSA 50 RIBU


JUARA 2 : PULSA 30 RIBU


JUARA 3 : PULSA 10 RIBU


BAGAIMANA CARANYA?


1. TEKAN TOMBOL LOVE (FAVORIT) AGAR KALIAN JADI FANS


2. BERI VOTE, HADIAH, LIKE AGAR POINT KALIAN BANYAK


3. FOLLOW IG AUTOR (@frd_95)


4. PENGUMUMAN AKAN AUTOR UMUMKAN DI IG.


NOTE : PENGUMUMAN AKAN AUTOR LAKUKAN PADA BULAN JULI TANGGAL 10 TAHUN 2022.

__ADS_1


SEMOGA KALIAN BERUNTUNG, BYE 👋


__ADS_2