
Happy Reading🌹🌹
Putri dan Sky tengah berada di pulau dewata Bali, kepergian Sky setelah mengantar istrinya kembali ke mansion tempo hari adalah menyiapkan acara babymoon.
Putri yang tidak paham apa bedanya babymoon dan honeymoon, hanya dapat terus bertanya kepada suaminya... kenapa... kenapa... dan kenapa.
"Mas kenapa kita harus babymoon? Apakah kita akan berbelanja dan jalan-jalan karena aku hamil?" Tanya Putri antusias.
"Tidak sayang." Jawab Sky dengan ngelus kepala istrinya pelan.
"Lalu kenapa kita kesini Mas?" Tanya Putri kepada suaminya.
"Kita hanya pindah tidur." Jawab Sky sekenanya.
Putri mencebik kesal, "Buang-buang uang saja kamu ini Mas, jika hanya ingin tidur kenapa tidak di rumah saja." Omel Putri kepada suaminya.
"Tentu saja berbeda sayang, karena kita tidur di siang hari dan terjaga di malam hari." Ucap Sky semakin memutar-mutar.
"Kenapa bisa begitu Mas?" Tanya Putri yang bangun dari tidurnya.
Sky kemudian ikut bangun dan membisikkan sesuatu di telinga istrinya.
Buk
"Mesyum!" Sungut Putri dengan memukul pundak suaminya kemudian bangkit dari kasur.
__ADS_1
Sky tergelak melihat wajah istrinya yang kesal, entah semenjak hamil istrinya terlalu banyak bicara dan penasaran dengan masalah orang lain.
Sky ingin menikmati waktu berdua dengan istrinya meskipun di rumah dia selalu menempel seperti lintah, entah kenapa masih kurang.
Karena jika di kediaman Gandratama, Putri akan di monopoli oleh Mamanya. Sedangkan Sky akan berakhir mengenaskan dengan kesepian di mansion tersebut.
Jika di kediaman Wiratama, Putri akan memonopoli Bintang dengan dalil ngidamnya. Sky merasa pening, jagoannya belum keluar tetapi sudah menjadi korban karena selalu di peralat oleh Ibunya.
...**...
Sedangkan Jackson masih berusaha mencari cara melamar Bintang sesuai dengan keinginan wanita tersebut.
Bintang yang keluar dari kamar mandi heran melihat Jackson mondar-mandir di balkon kamarnya dengan serius melihat ke arah HP.
"Dia kenapa." Gumam Bintang pelan.
Jackson yang tidak mengetahui kedatangan Bintang secara otomatis menyembunyikan HPnya dibelakang punggung.
"Tidak apa-apa, kamu sudah selesai?" Jack gugup karena takut ketahuan.
"Sudah, mana HPmu!" Todong Bintang kepada Jackson yang sudah mengadahkan tangannya.
"HP?" Beo Jackson.
"Cepat mana!" Sentak Bintang yang sudah emosi.
__ADS_1
Jackson dengan perlahan menyerahkan HP miliknya kepada Bintang.
"Duduk disitu jangan bergerak." Titah Bintang kepada Jackson.
Jackson hanya mengikuti perintah Bintang, dia duduk dengan menundukkan kepala persis seperti anak yang ketahuan top up game online.
Bintang mencoba mengecek isi HP Jackson, hingga dirinya melihat riwayat pencarian di website.
Bintang menahan senyumnya dan melirik ke arah Jackson, dia bahagia ternyata Jackson berusaha memenuhi keinginannya yang ingin di lamar secara normal seperti orang lain.
Bintang berdehem untuk menetralkan wajahnya, "Ini aku kembalikan," Ucap Bintang dengan menyodorkan kembali HP milik Jackson.
Jackson mengangkat kepalanya pandangan keduanya saling bertemu, "Jika baby suka ambil saja. Nanti aku akan beli yang baru." Ucap Jackson polos.
Bintang mencebik "Apa kamu mau memberiku barang bekas?" Tanya Bintang dengan wajah tanpa ekspresi.
Jackson menggeleng "Yasudah ayo kita pergi keluar baby, aku akan membelikanmu HP yang sama dengan milikku. Kita coupel." Jawab Jackson dengan wajah bahagia.
Bintang menghela nafasnya panjang, "Sudah ini HP mu." Bintang meletakkan begitu saja di pangkuan Jackson dan berjalan keluar dari kamar.
"Kenapa dia marah, bukankah seharusnya dia senang aku belikan HP baru." Ucap Jackson lirih dengan melihat punggung Bintang.
...**...
...Jangan lupa like, komen, dan vote...
__ADS_1
...mampir ke novel baru autor...