Pernikahan Kontrak Sang CEO

Pernikahan Kontrak Sang CEO
Sky Vs Dave


__ADS_3

...Jangan lupa likenya...


Happy Reading 🌹🌹


Setelah Aji ijin pulang, karena dia merindukan istrinya. Terlihat Sky yang nampak mengguyar rambutnya kebelakang.


Sky teringat perkataan sahabatnya, apakah benar dia akan bahagia hidup bersama Putri. Gadis yang sengaja dia jerat untuk masuk kedalam kehidupannya.


Segera Sky menyambar jasnya dan menelfun Putri, karena Sky sudah tidak dapat berkonsentrasi untuk bekerja.


"Halo." Jawab gadis disebrang telfun.


"Aku jemput sekarang." Jawab Sky yang langsung mematikan sambungan telfun tersebut.


Putri menghela nafas pelan, sungguh kesabarannya selalu diuji dengan sikap absurd Sky yang terkadang baik, terkadang menyebalkan.


Terlihat Putri duduk dihalte bis seperti biasanya, Sky akan langsung memberhentikan mobilnya disitu.


Sedangkan didalam mobil yang tidak jauh dari halte bis, tengah memandang gadis itu dari dalam.


Sudah banyak Bis yang berhenti didepan gadis itu, kenapa dia tidak menaiki salah satu bis yang sudah silih berganti datang didepannya. Gumam Dave dengan pandangan tidak pernah lepas dari Putri.


Dave melihat mobil sedan hitam yang sangat dia kenali, terlihat Putri berdiri dan masuk kedalam mobil itu.


"Br/sek, untuk saat ini aku akan membiarkanmu Sky. Tidak untuk kedepannya, Putri hanya milikku!" Geram Dave dengan mencengkram kuat stir mobilnya.


Sedangkan didalam mobil terlihat Sky tengah bersin.


"Cih, siapa yang sedang membicarakanku." Ucap Sky.


"Orang yang membencimu pastinya." Jawab Putri.


"Tidak ada yang meminta jawabanmu, lagipula siapa yang membenciku. Secara aku tampan, kaya, pintar." Jawab Sky dengan kesombongannya.

__ADS_1


Putri hanya memutar bolanya malas, "Narsis." Desisnya.


"Harusnya kamu bangga memiliki suami sepertiku, banyak wanita yang tergila-gila padaku bahkan mereka dengan sukarela naik diatas ranjangku." Jawab Sky angkuh.


"Hem, benar. Kalian sama-sama gila." Jawab Putri dengan senyum mengejak.


Sky memberhentikan mobilnya mendadak, dia menatap Putri dengan menyipitkan matanya.


"Apa kamu mengataiku gila." Ucap Sky datar.


"Tidak, bukankah kamu yang bilang jika semua wanita tergila-gila padamu. Itu berarti orang gila hanya bermain dengan orang gila." Jawab Putri dengan tatapan yang menantang.


"Keluar." Ucap Sky dingin.


"Aku bilang keluar!!" Kali ini Sky berteriak.


Putri membuka pintu mobil dan menutupnya dengan keras, Sky segera menacap gas meninggalkan gadis itu sendirian di pinggir jalan.


Sedangkan didalam mobil tidak jauh berbeda dengan Putri, Sky menggerutu kesal karena dikatai gila oleh istrinya sendiri.


"Apa dia buta, jelas-jelas aku sangat tampan. Bisa-bisanya aku dikatai gila olehnya. Kenapa dia tidak cemburu, apa dia tidak suka padaku. Benar-benar gadis aneh pasti ada yang salah dengan mata atau otaknya." Gerutu Sky sepanjang jalan.


Entah sejak kapan, Sky suka sekali searching hal-hal yang diluar perilakunya selama ini.


Jika tempo hari Sky ingin bersikap romantis memberikan kejutan kepada istrinya seperti didalam drakor.


Hari ini Sky ingin membuat sang wanita cemburu seperti didalam drama yang dia lihat ketika akan tidur.


Putri berjalan dengan langkah gontai, jalanan yang sepi membuatnya susah untuk mendapatkan transportasi umum.


"Put." Seru seorang pria yang mengendarai mobil.


Putri menghentikan langkahnya, terlihat jelas pria tersebut kekuar dari dalam mobil.

__ADS_1


"Kenapa kamu jalan kaki, kemana suamimu." Tanya Dave.


"Pak Dave mau kemana? bukankah aeah rumah Pak Dave bukan disini." Putri tidak menjawab pertanyaan Dave tetapi balik melontarkan pertanyaan.


"Kamu memperhatikanku. Bagaimana kamu tau jika rumahku tidak didaerah sini." Jawab Dave dengan mata berbinar.


"Aku membaca biodata Pak Dave, karena aku asisten Anda selama semester ini." Jawab Putri tenang.


"Ayo aku antar pulang." Ajak Dave, meskipun gadisnya belum tau jika dia teman kecilnya setidaknya gadis itu diam-diam perhatian kepadanya.


"Terima kasih, tapi saya jalan kaki saja. Rumah saya juga sudah dekat." Tolak Putri halus.


Dave tahu jika Putri berbohong, menurut asistennya Sky mengajak Putri pindah rumah yang agak jauh dari kantor dan kampusnya.


"Ayo aku antar, aku juga ada perlu dengan suamimu. Hari sudah mulai sore, kamu pasti akan malam sampai rumah jika berjalan kaki." Bujuk Dave kepada gadis didepannya.


Putri berfikir sejenak, benar juga apa yang dikatakan teman suaminya itu.


Putri mengangguk, segera Dave membukakan pintu untuk Putri. Dia sangat bahagia akhirnya bisa berduaan dengan gadis pujaannya.


Selama perjalanan Dave banyak bercerita tentang dirinya, Putri hanya mengangguk sebagai tanda mengiyakan ucapan Dave.


Mobil Dave sudah sampai dipekarangan rumah Putri dan Sky, Putri segera kekuar untuk membuka gerbang.


Terlihat Sky mengintip dari jendela ruang tamu, dia penasaran suara mobil yang berhenti didepan rumahnya.


Matanya melotot melihat Putri tersenyum mempersilahkan Dave untuk masuk kerumahnya.


Kenapa harus curut itu lagi yang membuat Putri tersenyum. Gerutu Sky dalam hati.


...PROMOSI NOVEL...


__ADS_1


__ADS_2