
...MAAF KEMARI UP-NYA DOUBLE YA, ENTAH NTUN ADA MASALAH APA SAMA AUTOR TUH....
...PADAHAL PAS MAU UP AUTOR SETTING WAKTUNYA GAGAL ANALISIS, AUTOR COBA LAGI TANPA SETTING WAKTU UDAH DOUBLE 😌😌...
Happy Reading 🌹🌹
"Mah, Bintang kembali ke kamar duluan ya." Pamit Bintang kepada para Bulan.
"Iya Bintang, segera istirahat ya." Jawab Bulan halus.
Bintang mengangguk sedangkan Ambar yang ada di sampingnya menyenggol lengan Jackson, Jackson mengalihkan perhatiannya kepada Ambar.
"Stt... stt... ingat pelan-pelan, sudah lama tidak bertemu jadi sempit." Ucap Ambar ambigu.
Jackson hanya menaikkan sebelah alisnya, dia tidak paham makhsud ucapan Ambar. Agar segera bisa menerjang Bingang, Jackson hanya menganggukkan kepala sebagai tanda dia mengerti.
Setelah kepergian Bintang dan Jackson, terlihat Sky dan Putri. Sky dengan wajah datarnya sedangkan Putri dengan wajah bebeknya.
"Ck... ck... lihatlah Bulan, pasangan pengantin lama yang tidak ada perkembangan." Seloroh Ambar kepada besan sekaligus sahabatnya.
Bulan menyenggol perut Ambar, "Bagaimana tidak ada perkembangan, apa kamu tidak melihat perut anakku yang sudah seperti balon." Omel Bulan kepada sahabatnya.
"Mah, apa masih ada acara lain setelah ini?" Tanya Putri yang sudah sampai di hadapan keduanya.
"Tidak sayang, masuk dan istirahatlah ke kamar yang sudah disediakan." Jawab Bulan dengan mengelus pipi anaknya.
Putri mengangguk, "Putri naik dulu ya Mah." Pamit Putri kepada keduanya.
Putri memeluk Bulan dan Ambar secara bergantian, "Jangan lupa sayang, baju dinas sudah ada di kamar mandi." Bisik Ambar kepada menantunya.
Sky yang melihat senyum dan pergerakan bibir Mamanya, menyincingkan mata dengan penuh rasa curiga.
"Jack!" Seru Bintang yang kaget karena tubuhnya merasa melayang.
"Jalanmu sangat lama honey." Ucap Jack segera berjalan cepat menuju lift.
Bintang terkikik geli, tangannya di kalingkan di leher Jackson "Kamu sungguh tidak sabaran honey." Jawab Bintang dengan mengecup leher suaminya.
"Jangan menggodaku di sini, atau kamu benar-benar ingin memiliki pengalaman bercinta yang gila di dalam lift." Ucap Jackson tanpa melihat ke arah Bintang.
"Tatap aku jika sedang berbicara," Pinta Bintang dengan mengelus rahang Jackson dengan lembut.
"Aku tidak bisa mengontrol diriku jika menatapmu honey, aku akan menatapmu di dalam kamar sampai mataku sakit." Kelakar Jackson yang keluar dari lift karena mereka telah sampai lantai yang di tuju.
"Aku menantinya." Jawab Bintang semakin menggoda suaminya.
"Kamu sangat nakal honey,"
"Hem... ini bawaan dari anakmu juga."
Bintang dan Jackson sudah masuk di dalam kamar yang sangat luas, banyak kelopak bunga berbentuk hati di tengah kasur dan tidak lupa sepasang angsa yang di bentuk dari handuk.
__ADS_1
Lilin-lilin aroma terapi yang menambah kesan romantis dan hotss untuk memadu kasih.
"Sangat indah sekali Jack." Kagum Bintang yang sudah di turunkan suaminya di sofa.
"Ya benar, mertuaku sangat paham." Ucap Jackson yang bersimpuh di bawah melepaskan sepatu yang dikenakan Bintang.
"Jack, aku bisa sendiri. Jangan seperti ini."
"No honey, sekarang kamu adalah ratu lebahku. Aku tidak ingin kamu mandiri libatkan aku dalam setiap hari-harimu." Ucap Jackson yang mencium punggung tangan Bintang.
Mata Bintang berkaca-kaca dia sangat bahagiabahagia, Bintang memeluk leher Jackson dengan erat. Jackson yang merasa tubuh istrinya bergetar melepaskan pelukannya dan mencium seluruh wajah istrinya.
"Jangan menangis honey." Ucap Jackson lirih.
Jackson menggangkat Bintang menuju ke dalam kamar mandi, "Kamu tidak memintanya Jack." Tanya Bintang yang sudah berdiri di depan cermin kamar mandi.
"Ayo kita bersihkan badan dulu honey, baru kita membuat tubuh kita kotor lagi." Ucap Jackson yang sudah memeluk tubuh istrinya dari belakang.
Bintang tersipu malu, "Baiklah, lepaskan dulu. Bagaimana aku bisa membuka gaunku." Kata Bintang dengan melepaskan tautan tangan suaminya.
"Aku akan membantu," Ucap Jackson yang tangannya bergerak membuka resleting (medok banget 🤣) gaun yang di kenakan Bintang.
Terlihat jelas punggung seputih salju dan semulus porselen. Jackson mencium tengkuk Bintang yang kemudian turun ke punggung.
"Jack." Ucap Bintang menahan sesuatu.
"Ya" Jack terus membelai tubuh istrinya bahkan tanpa sadar mereka sudah naked.
Ciuman yang pelan dan menggairahkan, Jackson mendorong Bintang dengan pelan hingga punggunya menempel di tembok.
Tangan Jackson terulur menyalakan shower dengan air hangat karena Jackson tidak ingin istrinua kedinginan.
Jack terus melu*mat dan menghisap bibir sexy milik istrinya, tangan Jackson meraba setiap inci di tubuh Bintang seakan mengabsen mereka.
Bintang beberapa kali mengeluarkan suara pemersatu bangsa, Jackson sangat senang karena Bintang sejak pertama tidak sungkan mengeluarkan suara sexy tersebut.
Ciuman Jackson turun di leher jenjang istrinya, dirinya menggigit dan menghisap hingga meninggalkan bekas kebiruan, Jari-hari lentik Bintang menyusup ke rambut Jackson karena rasa nikmat yang dia rasakan saat ini.
"Ukurannya semakin besar honey." Ucap Jackson yang melihat buah kembar Bintang.
"Hem, apa kamu suka." Tanya Bintang dengan senyum yang menawan.
"Tentu, aku menyukai semua yang ada pada dirimu." Jawab Jackson yang kemudian menyu*su seperti bayi yang kehausan.
"Ahhh... Jack." Lenguh Bintang yang semakin menekan kepala Jackson.
Tangan Jackson yang satunya tidak tinggal diam, dia mencari biji yang tersembunyi di bukit lembah.
"Ahh Jack..." Teriak Bintang yang semakin membuat dirinya terbang ke awan.
Jackson menyapu kedua buah kembar secara bergantian, menji*lat, menge*cap, menghina*sap. Hingga kini seperti macan tutul akibat ulah Jackson.
__ADS_1
Jemari Jackson bermain pelan di bagian biji surgawinya, Jackson tidak ingin bermain kasar meskipun dirinya ingin sekali karena sudah lama tidak menuntaskan hasratnya.
Bintang menengadahkan kepalanya hingga akhirnya gelombang itu datang sehingga membuat tubuhnya bergetar dan berteriak cukup kencang.
"Kamu jahat Jack." Ucap Bintang dengan nafas yang memburu.
Jackson mencium bibir yang sejak tadi mengeluarkan suara sexy itu dengan penuh damba.
Bintang tidak ingin dirinya saja yang mencapai kenikmatan, tangan Bintang terulur memegang senjata milik Jackson.
"Ohh.. honey. No." Lenguh Jackson yang kini sudah melepas ciuman mereka.
Bintang hanya tersenyum kemudian dia berjongkok hingga senjata yang sudah memegang dan tampak urat-uratnya itu masuk kedalam mulut Bintang dengan perlahan.
Pijakan Jackson semakin gamang, dia mendoyonhkam tubuhnya agar menyender di tembok kamar mandi.
"Ahh... honey... ssshhh yeah." Jackson menyibak rambut Bintang terlihat mulut Bintang penuh dengan senjatanya.
"Honey aku sudah tidak kuat." Jackson memegang kepala Bintang dengan kedua tangannya memaju mundurkan kepala Bintang dengan gerakan cepat hingga Jackson mencabut senjatanya dan mengeluarkan kesembarang arah.
Terlihat Jackson masih menikmati getaran tersebut, Bintang sangat senang karena dapat mengimbangi suaminya.
"Ahh... honey, aku akan menghabisimu setelah kita mandi." Ucap Jackson dengan memandikan Bintang dan juga dirinya sendiri.
...**...
Wes wes... ora kuat bestieee 🤣🤣
AUTOR INGATKAN LAGI UNTUK LOMBA DAN HADIAHNYA
FANS :
JUARA 1 : PULSA 50 RIBU
JUARA 2 : PULSA 30 RIBU
JUARA 3 : PULSA 10 RIBU
BAGAIMANA CARANYA?
1. TEKAN TOMBOL LOVE (FAVORIT) AGAR KALIAN JADI FANS
2. BERI VOTE, HADIAH, LIKE AGAR POINT KALIAN BANYAK
3. FOLLOW IG AUTOR (@frd_95)
4. PENGUMUMAN AKAN AUTOR UMUMKAN DI IG.
NOTE : PENGUMUMAN AKAN AUTOR LAKUKAN PADA 10 JULI 2022
...**...
__ADS_1