
Happy Reading 🌹🌹
Bintang melihat mobil melintasinya, terlihat masuk kedalam gedung tua itu.
"Siapa yang datang, tidak mungkin Jackson." Gumam Bintang yang mencoba mengintip.
Sedangkan Jackson yang melihat gerak gerik istrinya juga melihat mobil memasuki gerbang gedung tua tersebut.
"Mau kamu apakan wanita itu sayang," Tanya Mawar yang melihat Celine di ikat di kursi kayu.
"Tentu saja untuk menghancurkan Rex" Jawab Dark dengan tersenyum jahat.
Mawar juga ikut tersenyum, tanpa dia mengotori tangannya akan ada yang menyingkirkan penghalang untuk mendapatkan Rex.
Malam sudah datang, Bintang terlihat berjalan masuk ke arah gedung tua dengan mengenakan pakaian serba hitam.
"Antar aku ke Tuanmu." Ucap Bintang dingin.
Anak buah Dark yang sebelumnya sudah di beri informasi kedatangan Bintang, segera mengantar Bintang menghadap ke Dark.
Suara langkah kaki menggema di ruangan yang lembab dan sedikit cahaya itu.
"Kamu datang baby." Ucap Dark menyamnut kedatangan Bintang.
"Mana bayiku." Bintang tidak merespon ucapan Dark.
"Hey... hey... tenanglah baby. Kita bersantai dulu sejenak." Ucap Dark dengan senyumnya.
"Cih, serahkan kedua bayiku atau aku membunuhmu." Ancam Bintang kepada Dark.
"Uwow.. aku takut... hahaha." Jawab Dark dengan tertawa mengejek.
Dark menepuk tangannya, anak buahnya membawa babysitter dan juga bayi dalam dekapannya.
Terlihat babysitter tersebut di dorong hingga cahaya lampu meneranginya, mata Bintang sudah berkaca-kaca dan ingin melangkah.
"Berhenti." Ucap Dark dengan memasukkan kedua tangan di kantong celananya.
Bintang menatap sendu ke arah babysitter dan bayinya begitu juga sebaliknya, tetapi dimana babysitter Mikayla.
"Dimana bayiku satunya Dark!" Ucap Bintang.
"Tentu saja aku menyembunyikannya dengan baik baby, tenang saja." Bohong Dark dengan memasang wajah baik-baik saja.
Babysitter Louise menggeleng lemah bahkan air matanya sudah luruh dan Bintang melihat hal tersebut.
"Buktikan padaku jika bayiku satunya baik-baik saja." Tantang Bintang kepada Dark.
Dark tersenyum licik, "Aku akan mengantarkannya padamu baby, asal kamu meninggalkan Jackson dan menikah denganku." Jawab Dark kembali memberikan tawaran.
Babysitter Louise kembali menggeleng, hingga anak buah Dark memukul wajahnya hingga dia tersungkur.
"Kau!!" Geram Bintang melihat babysitter anaknya berdarah di bagian pelipisnya.
"Aku bertanya kepadamu bukan dia." Jawab Dark sengit.
Terdengar suara keributan di luar gedung tua tersebut, Jackson dan Rex sudah bergerak dan menerobos masuk kedalam gedung dengan melumpuhkan anak buah Dark yang berjaga.
Kini keduanya sudah masuk kedalam gedung di ikuti anak buah mereka.
"Wah... ada tamu tidak di undang." Ucap Dark menatap tajam kearah Bintang.
Jackson dan Rex terus berjalan, kini Jackson sudah berada di samping Bintang dan merengkuh pinggangnya.
"Kamu nakal Honey, setelah ini kamu harus di hukum." Ucap Jackson berbisik dan mencium pipi Bintang.
Dark yang melihatnya menjadi gerah, bisa-bisanya mereka bermesraan di saat seperti ini.
"Kau! Cepat bawa anak keduaku di hadapan kami." Ucap Jackson kepada Dark.
Tawa Dark menggelegar di ruangan itu, "Jackson tidak semudah itu kamu selalu mendapatkan apa yang kamu inginkan."
Jackson melihat ke arah babysitter Louise terlihat dahi yang berdarah, pakaian kerja yang masih melekat pada tubuhnya, juga mulut yang di tutup dengan kain.
__ADS_1
"Cepat tunjukkan Dark!!" Seru Jackson yang tidak sabar.
"Lepaskan Bintang dan biarkan dia menjadi istriku, aku akan memberikan kedua bayimu." Dari masih berusaha mengajukan permintaannya.
"Baik" Jawab Bintang.
Membuat semua orang yang ada di ruangan itu membelalakkan matanya karena kaget, kecuali Dark yang tertawa penuh kemenangan. Dark dapat mengambil orang paling berharga di hidupnya.
Babysitter Louise terus memberontak, ketika Bintang berjalan maju menuju Dark. Hingga akhirnya kain yang menutup mulutnya lepas
"Mikayla hilang! Tidak disini, dia tidak disini!!" Teriak babysitter histeris.
"Bunuh dia!" Seru Dark kepada anak buahnya.
Sebelum menghajar babysitter Louise lagi, anak buahnya mengerang kesakitan. Karena Bintang menusukkan belati tepat di pergelangan tangannya.
"Kau.." Ucapan Dark terhenti melihat Bintang menyodorkan pistol tepat di dahinya dengan jarak yang cukup dekat.
"Bawa Louise pergi dari sini! geledah tempat ini untuk menemukan Mikayla!" Seru Jackson kepada anak buahnya.
"Aku akan membunuhmu Dark, jika sampai salah satu anakku tidak ditemukan!!!" Seru Bintang yang sudah menangis membayangkan hal-hal buruk yang menimpa Mikayla.
Dark tersenyum miring dang menedang tangan Bintang hingga senjatanya terlepas, Dark jago berkelahi berbeda dengan Bintang yang tidak tahu dunia silat maupun yang lain.
Tetapi Bintang hanya meyakini, nalurinya sebagai seorang ibu akan jauh lebih besar kekuatannya.
"Kau,"
Jackson maju dan menghajar Dark, Dark membalas pukulan Jackson. Mereka berkelahi begitu juga dengan anak buah yang lainnya.
Dor
Suara letusan senjata api menghentikan perkelahian mereka, terlihat Mawar tengah menyeret Celine dengan menjambak rambutnya.
"Lepaskan tanganmu dari istriku!!" Seru Rex yang sudah menggelap.
"Tentu saja tidak semudah itu," Jawab Mawar dengan semakin menarik rambut Celine hingga kepalanya mendongak.
Dark yang melihatnya berdiri dan meludahkan darah dari sudut bibirnya.
Rex mengepalkan tangannya, sedangkan Jackson melihat situasi. Bintang sudah berdiri tidak jauh dari senjata api miliknya yang di tendang oleh Dark.
Jackson menatap kearah mata istrinya seakan tengah berkomunikasi, Jackson mengarah ke arah senjata api miliknya yang di ambil Bintang. Bintang mengikuti arah mata suaminya dan berkedip seakan mengatakan paham.
"Bagaiamana, aku akan melepaskan wanitamu asal kau bunuhkan Jackson untukku." Ucap Dark lagi.
Celine menggeleng lemah air matanya sudah mengalir, Mawar ingin membalaskan perbuatan Celine ketika di cafe dulu.
Cekalan tangan dari rambut Celine di lepas secara kasar dan Mawar menghadap Celine menampar pipinya sebanyak dua kali dengan keras.
Rex ingin melangkah tetapi posisi Celine di todong pistol oleh Mawar lagi. Dalam hari Rex marah ingin membunuh wanita siluman itu dengan tangannya sendiri.
Mawar mendorong tubuh Celine hingga tersungkur, Mawar menghajarnya lagi hingga membuat Rex memejamkan matanya.
"Aku akan membunuh Jackson untukmu." Jawaban yang di nantikan oleh Dark dan Mawar.
Celine histeris dengan menggelengkan kepalanya saja, dia lebih baik mati daripada melihat sahabatnya meregang nyawa di depan mata kepalanya sendiri.
"Maafkan aku Jackson." Ucap Rex lirih.
"Baiklah, aku rela di tembak mati oleh sahabatku biarkan istriku dan Celine pergi." Jackson mencoba negosiasi.
Dark dan Mawar tergelak, "Apa kamu pikir kami bodoh, tentu saja tidak mungkin melepaskan kedua wanita yang kalian cintai." Jawab Dark dengan tersenyum remehnya.
Mawar berjalan dengan melenggak-lenggokkan tubuhnya ke arah Rex, "Bunuh dia dan kita akan bersenang-senang lagi sayang." Ucap Mawar dengan mencium pipi Rex.
"Cih, sangat menjijikkan. Jangan pernah menyentuhku lagi wanita ja*lang." Marah Rex kepada Mawar.
Mawar acuh tak acuh, yang terpenting hari ini dia akan membunuh Celine setelah ini.
Rex mengangkat tangannya ke arah Jackson dan siap menekan pelatuk senjata api.
Secepat kilat, Rex merubah arah tembakannya ke arah Dark dan menembakkan tepat di jantungnya. Sehingga membuat Dark tersungkur sedangkan Mawar sudah di todong senjata oleh Bintang.
__ADS_1
"Jangan bergerak! Atau aku membunuhmu saat ini juga." Ucap Bintang dengan nada dan tangan gemetar karena mendengar suara tembakan dan menyaksikan orang mati lagi di hadapannya.
Mawar mengangkat kedua tangannya dan mengikuti kemana Bintang mendorongnya untuk berjalan. Sedangkan kini anak buah Dark sudah di lumpuhkan oleh anak buah Jackson.
"Maaf Tuan, kami tidak menemukan Baby Mikayla di gedung ini." Lapor salah satu anak buah Jackson.
Bintang limbung mendengar laporan dari anak buah suaminya, hal ini menjadi kesempatan untuk Mawar.
Mawar merebut pistol tersebut dan langsung di tembakkan ke arah yang dia tuju.
Dor!
Tangan Rex bergetar melihat cairan merah keluar dari balik punggung Celine.
Ketika Mawar di jauhkan dari Celine, Rex langsung menghampiri istrinya untuk melepaskan ikatan dan juga plaster yang menutup bibirnya.
Karena posisi Rex memunggungi Mawar sehingga tidak dapat melihat jika wanita tersebut dengan cepat menembakkan peluru panas ke arahnya.
Sedangkan Jackson dan anak buah yang baru datang kurang cepat menyadarinya.
Celine langsung memeluk tubuh suaminya sehingga tubuh Rex setengah berputar, bertukar posisi menjadi Celine yang berada di depan.
Bugh!
Bintang langsung menghajar Mawar secara implusif dan memukul-mukulkan kepala Mawar di lantai.
Senjata api yang di pegang Mawar sudah jatuh entah kemana.
Anak buah Jackson langsung memisahkan keduanya Mawar akan di bawa ke ruang bawah tanah.
"Biarkan aku membunuhnya!!!" Seru Bintang kepada pengawal.
Jackson langsung menghampiri Bintang dan memeluknya erat, Bintang terus meronta dalam dekapan suaminya.
"Bangun Celine!!! Bangun!!!" Seru Rex yang sudah menangisi Celine dalam dekapannya.
"A.. aku me.. n.. cinta.. imu." Ucap Celine terbata-bata dengan air mata yang terus mengalir hingga kedua mata Celine tertutup.
"Tidak!!! Celine aku tidak ijinkan kamu mati!! Sayangg... aaaa... bangun!!!" Rex berteriak dan menangis histeris.
"Cepat bawa Celine kerumah sakit." Perintah Jackson kepada anak buahnya.
Jackson masih mendekap tubuh istrinya yang sudah menangis, "Celine akan baik-baik saja Honey, kita akan terus mencari Mikayla." Ucap Jackson.
Bintang melepaskan diri dari pelukannya, dia berjalan mengambil senjata api.
"Apa yang ingin kamu lakukan." Tanya Jackson mengikuti langkah Bintang.
Bintang berhenti di tubuh Dark yang sudah tidak bernyawa, dia mengarahkan senjata api ke tubuh tersebut.
Dor!
Untuk anakku yang sudah kamu culik!
Dor!
Untuk anakku yang hilang karenamu!
Dor!
Untuk ibu yang di pisahkan dari anak-anaknya!
Tembakan terus berlanjut ke arah tubuh Dark hingga isi peluru dari senjata api tersebut habis.
Jackson menggendong istrinya seperti anak koala dan berjalan melewati anak buahnya yang masih setia menunggu di sana.
"Segera bereskan dan bakar tempat ini." Perintah Jackson kepada anak buahnya.
...**...
...MAAF JIKA KURANG GREGET ATAU FEELNYA KURANG YA....
...AKTIF UDAH BOLAK-BALIK BACA SAMPAI 3X, WKWK...
__ADS_1
...JIKA KURANG GREGET KALIAN BAYANGIN AJA SENDIRI 😁...