Pernikahan Kontrak Sang CEO

Pernikahan Kontrak Sang CEO
Pernikahan 2


__ADS_3

Happy Reading 🌹🌹


Bulan segera keluar untuk memanggil MUA yang sudah merias Bintang sejak subuh tadi, sedangkan Ambar sudah membantu Putri duduk di depan meja rias yang ada di ruangan terbuat.


Entah apa yang diucapkan oleh Ambar, membuat Putri mengangguk kan kepalanya terus seperti anak yang tengah ketahuan mengambil mangga milik tetangga.


"Ingat itu sayang." Ucapan Ambar di akhir.


Putri menjadi bertekad, terlihat wajah yang sudah semangat kembali.


"Baik Mah," Ucap Putri mantap.


MUA segera masuk dan menyiapkan alat tempur mereka dengan baik dan rapi.


"Buat menantuku menjadi lebih cantik, sexy, dan mempesona." Ucap Ambar yang bersedekap dada dengan senyum entahlah autor juga tidak tahu.


"Baik Nyonya." Jawab para perias.


Dengan telaten dan cekatan tangan-tangan ajaib para perias menari-nari di wajah cantik Putri, Putri hanya memejamkan matanya dan menerima semua yang di poleskan oleh para perias.


Untuk sesaat ruangan Putri hanya ada suara benda-benda make up yang saling bergesekan.


...**...


Sky saat ini tengah berada di ruangan yang sama dengan Jackson.


Selama dalam perjalanan ke hotel, Sky sudah gatal ingin mengucapkan seribu kata untuk istrinya tetapi tetap dia tahan.


Sky yang menelfon asistennya segera keluar begitu saja dari dalam mobil tanpa mengucapkan sepatah katapun kepada Putri.


Sky menanyakan dimana dirinya harus bersiap dan menunggu acara resepsi pernikahan mereka, setelah mendapatkan jawabannya segera Sky berjalan menuju ruangan yang sudah di sediakan.


Sky mencoba mengetuk pintu, tidak ada jawaban.


"Pintu tidak di kunci, apa aku salah kamar." Ucap Sky lirih.


Sky menengok kanan dan kiri tidak ada orang, Sky membuka ruangan itu perlahan. Kosong.


Sky melangkah masuk dan menutup pintu, terdengar suara gemericik air yang menandakan jika ada seseorang tengah mandi.


Sky menunggu duduk di salah satu sofa yang terletak di sudut ruangan kamar tersebut.


Seseorang membuka pintu kamar mandi, terlihat badan atletis dengan roti sobek yang menghiasi perutnya. Tangannya sibuk mengeringkan rambutnya dengan handuk kecil.


"Astaga!" Seru Jackson yang kaget melihat Sky menatap kearah diriny.


"Kau... kenapa hanya diam saja tidak bersuara." Ucap Jackson kesal.


"Aku sudah mengetuk pintu tetapi tidak ada jawaban, aku kira salah kamar." Jelas Sky dengan wajah datar menyebalkannya.


"Lalu? Kamu berharap ini kamar seorang wanita begitu." Jawab Jackson dengan mengambil kaos putih tipis yang ada di atas kasur.


Sky tidak menjawab hanya mengangkat kedua bahunya dengan menopang dagunya.


"Ada masalah apa?" Tanya Jackson setelah selesai mengenakan celana kolornya.


"Apa kau tidak malu menggunakan celana kolor didepanku." Ucap Sky yang tidak menjawab pertanyaan Jackson.


"Tidak, untuk apa malu. Apa kamu merasa minder karena tidak sebesar milikku." Jawab Jackson dengan senyum remehnya.


Sky langsung menutup asetnya dengan kedua tangannya karena pandangan mata Jackson yang mengarah ke buaya muara miliknya.


"Ck, untuk apa iri. Milikku selalu membuat istriku mende*sahkan namaku di setiap hentakannya. Milikmu pasti sudah mulai karatan karena sudah lama tidak di asah." Ucap Sky tidak mau kalah meremehkan milik Jackson.


Jackson mendengus kesal, "Meskipun lama tidak di asah, tetapi milikku sangat tepat sasaran. Buktinya calon istriku hamil dengan dua anak." Jawab Jackson dengan mendongakkan dagunya semakin syombong.

__ADS_1


Obrolan kedua pria tersebut terus berlanjut mengenai keperkasaan mereka di atas ranjang, hingga seorang perias mengetuk pintu dan masuk untuk menyiapkan Jackson dan Sky.


"Tuan, setelah Tuan Jackson mengucapkan ijab qobul nanti, baru Tuan Sky keluar untuk acara resepsi Anda sendiri." Jelas penata rias tersebut.


Sky mengangguk paham, "Jika begitu rias dulu pria brewok itu. Jika dia sudah selesai ijab qobul dan acara foto-foto tinggal panggil aku." Jawab Sky yang duduk dengan bermain ponselnya.


"Ck, dasar kakak ipar laknat. Apa kamu tidak ingin melihatku mengucapkan ijab qobul dengan Bintang." Tanya Jackson yang tengah di poles tipis oleh penata rias.


"Aku sudah pernah." Jawab Sky enteng.


Jackson mendengus kesal, sepertinya bicara dengan Sky hanya membuat kesabarannya habis.


"Oh, aku belum melihat istrimu. Apa istrimu tidak mencarimu?" Tanya Jack mengalihkan topik.


"Tidak tahu, aku sedang mendiamkannya." Jelas Sky yang menyenderkan kepalanya dan memejamkan mata.


"Kenapa?" Tanya Jackson kepo.


"Kamu tahu, acara resepsiku dengannya di gabungkan menjadi satu dengan acara resepsimu dengan Bintang tanpa sepengetahuan darinya. Aku sedang menjalankan drama dan membuatnya terkejut dengan apa yang sudah aku siapkan." Ucap Sky panjang lebar kepada Jackson.


"Kamu sungguh kuno Sky, seperti kakek-kakek. Jaman sekarang masih bermain drama murahan seperti itu, aku yakin kamu akan menyesal setelah ini." Jawab Jackson dengan tersenyum lebar.


Sky membuka matanya dan menoleh ke arah Jackson yang sudah selesai berdandan. Terlihat pria yang tinggi dan tegap memakai jas berwarna putih bersih senada dengan warna gaun yang akan dikenakan oleh Bintang.


"Kenapa menyesal, istriku pasti akan terharu dengan kejutanku ini." Ucap Sky dengan bangganya.


"Ya... ya... terserahmu saja Sky. Aku akan keluar dulu ke tempat acara, sudah tidak sabar melihat ratu lebahku." Ucap Jackson dengan bersiul keluar dari kamar.


"Ratu lebah? Bintang maksudnya. Ck, padahal yang punya sengat dia tetapi kenapa jadi Bintang yang jadi lebahnya." Gumam Sky yang mendengar panggilan Jackson untuk Bintang.


...**...


"Mah, kenapa aku memakai baju yang sangat terbuka ini." Keluh Putri yang sudah bercermin dan terlihat dirinya sangat sexy juga cantik.


"Tapi Mah, Sky pasti akan marah jika aku berpakaian terbuka seperti ini." Ucap Putri dengan wajah cemas.


"Jangan pikirkan anak bodoh itu, ingat. Kamu sudah di acuhkan olehnya dari kemarin saatnya kamu membalas suamimu itu." Ucap Ambar yang sedikit kesal dengan menantunya.


Bulan yang mendengar hanya terkekeh, "Sudah, Mama keluar dulu. Acara Bintang sebentar lagi di mulai. Kamu disini ditemani oleh Mama Ambar ya sayang." Ucap Bulan berpamitan kepada keduanya.


"Putri juga ingin melihat pernikahan mereka Mah, kenapa Putri hanya duduk diam di kamar ini dengan Mama Ambar." Jawab Putri yang belum tahu acara kejutan untuknya.


"Sudah sayang, kamu menurut saja dengan ucapan Mamamu. Duduk diam disini jangan pikirkan apapun, pikirkan saja bagaimana caramu membalas suamimu itu." Potong Ambar yang tetap meracuni pikiran menantunya.


Di ballroom hotel, nampak sudah banyak rekan kerja dan bisnis yang di undang oleh keluarga Wiratama dan Gandratama.


"Kenapa ada dua panggung di ruangan ini?" Tanya rekan kerja Agung dan Doni.


"Iya, anak dan menantuku belum melakukan resepsi pernikahan mereka. Jadi, sekalian saja di gelar bersamaan dengan acara pernikahan Bintang dan suaminya." Jawab Agung menjelaskan.


"Aku dengar menantumu sedang hamil Gung." Kata rekan kerjanya lagi.


"Benar, Putri kami berdua tengah hamil. Iyakan Don." Jawab Agung yang melibatkan Doni dalam. percakapan mereka.


"Iya benar, sebentar lagi kami memiliki tiga cucu." Jawab Doni dengan tersenyum.


"Tiga cucu?"


"Hem, Bintang hamil anak kembar dan Putri satu. Jadi tiga cucu." Seloroh Doni agar percakapan mereka sedikit mencair.


"Wow! Selamat," Jawab mereka.


Kini MC memulai membuka acara pernikahan Bintang dan Jackson, MC membimbing rangkaian acara yang akan di gelar hingga selesai.


Terlihat Jackson sudah duduk didepan penghulu dengan di dampingi oleh seorang wali, di jadapannua sudah duduk Doni selaku Ayah dari Bintang dan di dampingi penghulu.

__ADS_1


"Apakah sudah siap Nak?" Tanya Bapak Penghulu.


"Siap." Jawab Jackson mantap.


Segera penghulu membuka acaranijab qobul dan dengan tegas dan lugas Jackson mengucapkan kalimat ijab qobul dengan satu tarikan nafasnya.


"Bagaimana para saksi, sah?"


"Sah."


"Sah."


"Sah."


"Alhamdulillah,..... " Ucap pak penghulu yang kemudian di lanjutkan do'a.


Bintang yang mendengar suara ijab qobul yang dilakukan oleh Jackson di dalam ruangan membuat hatinya bergetar dan tanpa sadar Bintang menangis.


Rasa bahagia membuncah di dalam hatinya, pria yang dia cintai. Dady dari kedua buah hatinya sudah resmi menjadi miliknya.


"Ayo sayang, kita turun." Ucap Putri dengan menjemput Bintang.


Bintang segera berdiri dan di bantu beberapa perias yang masih standby disana.


Dengan perlahan Bintang memasuki ballroom tersebut, banyak pasang mata yang berdecak kagum dengan kecantikan Bintang.


Bahkan perut buncitnya tidak melunturkan aura kecantikannya. Jackson yang melihat wanita yang sudah sah menjadi istrinya tersenyum lebar.


Dia sangat bahagia, karena baby twins miliknya tidak akan kehilangan sosok Momy dan Dadynya.


"Kamu sangat cantik." Ucap Jackson yang kini sudah berhadapan dengan Bintang.


Bintang tersipu malu, "Kamu juga sangat tampan." Puji Bintang kepada Jackson.


Kini Jackson dan Bintang sudah berdiri di panggung resepsi mereka, banyak para tamu dan kerabat datang di acara tersebut.


Tangan Bintang melingkar di lengan kokoh milik suaminya, dan tersenyum hangat kepada para tamu yang maju sekedar berfoto dengan mereka.


Kini MC kembali membuka acara, resepsi pernikahan Sky dan Putri sudah di mulai.


Terlihat di depan pintu ballroom sudah berdiri seorang pria yang sangat tampan, tubuh proporsional dan berwajah datar.


Banyak para tamu yang mengucapkan selamat kepada Sky, meskipun resepsi pernikahannya terlambat tetapi tidak masalah asalkan tetap terlaksana.


Sky bertatapan dengan Jackson di atas panggung, terlihat senyum Jackson yang sangat menyebalkan di mata Sky. Begitu pula, wajah menyebalkan Sky di mata Jackson.


Kini Sky sedang menunggu mempelai wanita, Sky sudah tidak sabar melihat wajah istrinya. Dia sudah rindu padahal baru beberapa jam berpisah.


Putri berjalan dengan di gandeng oleh Ambar, pintu utama kembali dibuka lebar. Terlihat gadis dengan perut buncit tetapi menambah kesan sexy dan glamour dengan gaun yang tengah dia pakai.


Sky yang melihat istrinya tersedak ludahnya sendiri, matanya melebar dan menelisik penampilan istrinya dari atas kepala hingga bawah kaki.


"Oh, Sh*it!" Umpat Sky dalam hati.


...**...


...AUTOR NULIS 1.500 KATA GAISS....


...YA AMPUN...


...JANGAN LUPA KASIH VOTE DAN HADIAH BUAT AUTOR INI....


...MAMPIR KE KARYA AUTOR YANG BARU...


__ADS_1


__ADS_2