Pernikahan Kontrak Sang CEO

Pernikahan Kontrak Sang CEO
Dave Danuarta


__ADS_3

Happy Reading 🌹🌹


"Arrggghhhh ...." Sky memukul stir mobilnya.


Entah kenapa dia merasa sangat marah dan kecewa secara bersamaan.


"Aku pasti akan mendapatkanmu." Gumam Sky dengan menatap tajam ke arah Putri yang berjalan masuk ke dalam club.


Bintang segera berlari kearah mobil Sky, dia meninggalkan kedua sahabat Sky.


Cklek


"Kakak, tidak apa-apakan?" Tanya Bintan yang sudah duduk di kursi depan dengan Sky.


Sky mengalihkan pandangannya ke samping.


"Turun." Ucap Sky dengan dingin.


"Kak, siapa gadis itu?" Tanya Bintang lagi, dia tidak memerdulikan ucapan Sky.


"AKU BILANG TURUN!!!" Bentak Sky dengan menatap tajam ke arah Bintang.


Bintang mendengus kesal, dengan segera di keluar dan menutup pintu mobil dengan keras.


Brak!


Sky segera menyalakan mobilnya, dan keluar sari area club dengan kecepatan tinggi.


Bintang menghentakkan kakinya kesal dengan memandang kepergian mobil Sky.


Di dalam club

__ADS_1


Putri dan Ela tengah duduk bersama di depan meja bartender.


"Kamu tadi habis darimana saja Put?" Tanya Ela.


"Em, tadi hanya menemani pelanggan seerti biasanya mbak." Jawabnya.


"Kamu tidak apa-apa bukan? Apa kamu di pukul oleh pelangganmu?" Tanya Ela dengan menginterogasi, dia tidak dapat meneliti dengan jelas wajah Putri ketika masih di dalam club.


"Tidak apa-apa mbak." Jawab Putri meyakinkan rekannya.


Hari terus berganti.


Baik Putri maupun Sky tidak pernah bertemu lagi semenjak kejadian tersebut.


Putri yang sibuk bekerja dengan mengumpulkan pundi-pundi rupiah, sedangkan Sky sibuk dengan berbagai rapat dan proyek baru perusahaan.


Bruk


Dengan segera Putri mengambil kain lap bersih yang tersedia di kantong baju kerjanya.


"Singkirkan tangan kotormu!" Seru laki-laki tersebut.


Putri semakin menunduk karena suara lali-laki tersebut.


"Ma ...maafkan saya Tuan, saya hanya ingin membersihkannya." Ucap Putri takut-takut.


"Ck, kau hanya akan mengotori sepatu mahalku ini. Apa kau pikir gajimu akan cukup jika sampai kau merusak sepatuku hah!!" Kini suara laki-laki tersebut semakin keras, hingga menarik perhatian beberapa orang di perusahaan itu.


Deg


Laki-laki tersebut terpaku dengan gadis yang tengah bersimpuh di depannya.

__ADS_1


Cantik. Gumam laki-laki tersebut.


Laki-laki itu bernama Dave Danuarta, Dave merupakan anak tertua dari pengusaha sukses yang bergerak pada bidang hiburan.


Dave adalah teman Sky ketika mereka berkuliah di luar negeri, meskipun tidak satu kampus tetapi mereka sering bertemu dan bermain bersama.


Putri yang melihat Dave hanya melamun dengan segera berdiri dan menepuk pundaknya.


"Tuan," Ucap Putri.


"E.. eh, ekhm. Kenapa." Jawab Dave dingin.


"Apa tuan tidak apa-apa?" Tanya Putri lagi.


"Apa matamu buta! Kau pikir aku baik-baik saja setelah sepatuku terkena air kotor itu huh!" Jawab Dave tajam


"Aku sudah minta maaf tuan, dan itu hanya air yang akan saya gunakan untuk mengepel lantai. Jadi airnya wangi bunga mawar bukan bau kotoran lantai di kantor ini." Jawab Putri polos.


Dave yang mendengar jawaban gadis tersebut terperangah, bisa-bisanya dia mendapatkan jawaban seperti itu.


"Kau harus bertanggung jawab!" Kata Dave.


"Tanggung jawab? Baiklah, Tuan bisa melepas sepatu tuan dan akan saya jemur agar cepat kering." Jawab Putri.


Dave kesal, gadis ini benar-benar bodoh. "Kau memintaku bertelanjang kaki hah!" Tangan dave meraih nametag yang ada di seragam.


"Putri Dinar, bagian OB" Gumam Dave.


Dave sedikit mendorong tubuh Putri, dan meninggalkannya untuk menuju keruangan temannya.


"Dasar pria arogant, apa pria kaya memang seperti mereka semua." Umpat Putri di dalam hati.

__ADS_1


__ADS_2