
Happy Reading🌹🌹
Rex yang tengah melakukan adegan pemersatu bangsa harus terganggu dengan panggilan HP dari Celine istrinya.
"Ahh.. honey stop dulu." Pintan Celine kepada suaminya.
"Honey sudah aku bilang ahh... untuk. mematikan HP mu." Ucap Rex di sela-sela percintaan mereka.
"Tidak bisa honey, aku adalah dokter jadi duapuluhhhh... empat jam harus aktif HP ku." Jawab Celine dengan menahan desyahannya.
Rex tidak menghiraukannua terus menggempur istrinya, tetapi suara dering telfon membuat dirinya kesal dan tidak bernafsu lagi.
Celine yang melihat Rex sudah mencabut benda pusakanya langsung mengambil HP dari atas nakas sebelah tempat tidurnya
"Apa!" Seru Celine kaget.
" Baik aku akan segera kesana, tolong hubungi dokter yang lainnya." Jawab Celine.
Dengan tergesa Celine bangun dan berlari masuk ke kamar mandi, sedangkan Rex menyusul Celine dengan wajah ditekuk.
"Kenapa buru-buru?" Tanya Rex yang melihat Celine bersiap.
"Ada korban kecelakaan honey, aku harus segera ke Rumah Sakit. Mereka sedang kekurangan tenaga medis, bye." Jawab Celine dengan mengecup pipi Rex dan keluar apartemen.
__ADS_1
Rex menjatuhkan bobot tubuhnya di kasur yang sudah acak-acakan tersebut, dia menghentakkan kakinya yang menjuntai di lantai dengan kesal.
Sejak awal Celine sudah mau belajar menerima kehadiran Rex, terlebih Rex bercerita bagaimana kisah percintaan Jackson dan juga wanita yang bernama Bintang. Celine tidak dapat membayangkan jika dirinya ada di posisi Bintang.
Beruntung Celine bukan orang antagonis yang keras kepala dan ingin menang sendiri, tetapi dia masih memiliki hati dan logika yang waras untuk berfikir.
Rex bangkit dan mengambil HP miliknya, banyak pesan masuk dan panggil tidak terjawab dari Jackson juga beberapa anak buah mereka.
Rex mencoba menghubungi Jackson menanyakan ada keperluan apa.
"Ada apa Jack?" Tanya Rex
"Kau habis darimana hah! Kenapa sulit dihubungi." Kesal Jackson pada Rex.
"Istri?" Beo Jackson
"Ya, aku sudah menikah Jackson." Jawab Rex dengan nada mengejek.
"****!! Kenapa kau tidak mengabariku lalu siapa wanita itu Rex." Ucap Jackson kalah langkah dari Rex.
"Celine," Jawab Rex singkat.
Jackson terpaku di tempat, "Really?" Tanya Jackson yang sepertinya salah pendengaran.
__ADS_1
"Yes!" Jawab Rex mantap.
"Oh my... kenapa kalian tidak mengundangku juga Bintang." Seru Jackson kesal karena tidak mengetahui acara pernikahan kedua sahabatnya.
"Tenanglah Jack, kami akan segera menjemputmu. Cepat nikahi Bintang. Aku saja sudah menikah." Seloroh Rex kepada Jackson.
Jackson berdecih, "Kamu sombong sekali baru menikah, setidaknya aku sudah mencicil anak dulu Rex." Jawab Jackson tidak ingin kalah dengan Rex.
Rex tergelak di ujung telfon, "Baiklah, aku kalah. Ada yang ingin kamu tanyakan?" Rex kembali fokus di topik awal.
"Dasar, aku jadi lupa. Bagaimana cara melamar wanita Rex. Kamu baru saja menikah dengan Celine bukan, bagaimana kamu melamarnya." Ucap Jackson serius.
"Yakin kamu meminta pendapat dariku Jack?" Jawab Rex dengan nada serius juga.
"Yakin! Cepat katakan cepat." Ucap Jack tidak sabaran.
"Aku tidak melamarnya, langsung mengajak Celine menikah besok harinya. Aku tidak memberinya penawaran menolak dan mengiyakan Jack." Jawab Rex.
"Sial, apa kau menyeret paksa Celine di altar Rex?" Selidik Jackson
"Tentu saja bodoh, jika tidak. Bagaimana mungkin aku berhasil menikah dengan wanita itu." Ucap Rex dengan tertawa.
"Oh my, aku salah berkonsultasi. Sudahlah aku tutup." Ucap Jackson kesal.
__ADS_1
...**...