PUTRI CANTIK DAN TAMPAN

PUTRI CANTIK DAN TAMPAN
Bangkitnya kekuatan Zhang Wei


__ADS_3

Di alam bawah sadar milik Zhang Wei akar spiritual miliknya terus mengalirkan energi yang sangat banyak mawar biru serta teratai emas miliknya terus memancarkan aura yang agung menekan seluruh yang ada di sekitarnya bahkan pepohonan tidak berani mengerakkan daunnya.


Tanpa sadar Zhang Wei kembali memasuki ruangan batinnya itu.


Zhang Wei masih memejamkan matanya aliran hangat yang mengalir di Meridian miliknya membuat dia lupa akan dunia luar.


Mawar biru dan teratai emas adalah dua jenis keberadaan yang tidak biasa.


Artinya hanya Zhang Wei yang memiliki kedua kekuatan itu.


Mawar biru yang berkekuatan es absolute dan teratai emas adalah tumbuhan penghasil energi tak terbatas.


Perlahan tangan Zhang Wei yang berada di pundak Pangeran Bintang menyalurkan energi putih itu adalah kekuatan penyembuhan yang berasal dari Zhang Wei.


Salah satu kekuatan misterius milik Zhang Wei dan tanpa Zhang Wei sadari kalau mereka sudah berpindah tempat sekarang mereka berada di ruang angkasa milik Zhang Wei.


Fei yang berada di sana senang akhirnya Tuannya kembali bisa mengakses ruang angkasa.


Melihat Tuannya dalam posisi lotus Fei tidak menggangu.


Dia dapat melihat kalau Zhang Wei tengah menyembuhkan seorang pemuda dewasa yang sama-sama duduk posisi lotus.


Zhang Wei juga tidak menyadari kalau dia mengeluarkan kekuatan penyembuhan itu.


Pangeran Bintang samar-samar merasakan kekuatan yang hangat mengalir melalui pembuluh darah nya.


Dia ikut mencerna energi yang masuk kedalam tubuhnya memproses energi itu agar sesuai.


Dan luka luar yang terbuka lebar perlahan menutup luka dalam yang dia miliki beberapa urat nadi yang terputus dan juga tulang rusuk yang patah kembali beregenerasi.


Berbeda di dunia luar dimana para penatua yang lain tiba di lokasi kejadian di mana pihak kerajaan Bintang dan anggota organisasi tujuh tingkat itu berperang.


Para penatua hanya mendapati tiga mayat yang tergeletak tidak bernyawa beserta ratusan prajurit tetapi mereka tidak mendapati keberadaan orang yang membunuh ketiga orang penting tersebut.


"Segera telusuri hutan ini dan temukan siapa yang telah membunuh kedua tetua dan Aji saka" Ucap salah satu orang penting perguruan tujuh tingkat.


"Baik Tuan" ucap mereka dengan segera berpencar.


Penatua itu mengendus debu tempat Zhang Wei berada dan pangeran Bintang sebelumnya.


Penatua itu menajamkan indra penciuman untuk memastikan aroma yang khas milik Zhang Wei.


Penatua itu bingung tidak menemukan jejak aroma tubuh itu. Aroma tubuh yang terasa asing tetapi menenangkan.

__ADS_1


Dia belum pernah mencium aroma badan seseorang yang seperti ini. Sedangkan prajurit yang berperang tadi adalah milik kerajaan Bintang dan aroma tubuh ini bukan milik pangeran Bintang bahkan jejak aroma tubuh pangeran Bintang tidak terlacak sama sekali.


Apakah ada orang lain selain pangeran Bintang?


Tapi siapa orang itu?


Kalau aroma badan Raja dan Permaisuri kerajaan Bintang penatua itu sudah pernah mengenal. Dalam satu kali bertemu penatua itu akan langsung mengenali aroma tubuh seseorang itulah yang salah satu kelebihan yang dimilikinya.


Berulang kali dia mempelajari aroma tubuh itu tetap tidak dapat melacak bahkan dia kehilangan jejak sama sekali.


Bagaimana bisa kau melacak aroma tubuh Zhang Wei sedangkan orang yang bersangkutan berada di dunia miliknya yang tidak di miliki oleh orang lain.


Di istana kerajaan Bintang,


Setelah menyelesaikan rapat singkat itu Raja segera beralih ke arah kediaman milik sang Putri.


Sejak mendengar pertanyaan Zhang Wei yang tidak biasa itu membuat dia berasumsi kalau putrinya mengetahui sesuatu.


Permaisuri yang melihat Raja begitu tergesa-gesa keheranan. Apa yang membuat suaminya itu jalan begitu buru-buru?


"Kakanda apa yang membuat anda begitu terburu-buru? tanya permaisuri dengan sedikit kencang agar orang yang jalan sudah jauh di depannya itu mendengar.


"Permaisuri saya akan ke kediaman Putri Sekar Arum apakah Permaisuri mau ikut? ucap Raja.


"Baiklah kalau begitu" ucap Raja melanjutkan perjalanannya.


Permaisuri juga berlalu ke arah istana miliknya.


Raja yang telah sampai di kediaman Zhang Wei kediaman itu tampak sepi.


"Kemana para pengawal dan pelayan" ucap Raja heran kenapa orang-orang itu meninggalkan kediaman Putrinya.


Apa yang terjadi?


"Salam Yang Mulia" ucap dayang Sumbi yang muncul dari belakang Raja.


"Dayang kenapa kediaman Putri Sekar Arum sangat sepi kemana perginya pengawal dan pelayan? tanya Raja.


"Mohon ampun Yang Mulia ini sudah menjadi permintaan Yang Mulia Putri untuk tidak mengganggunya ketika beristirahat" ucap dayang Sumbi rada-rada cemas dalam hati.


"Kemana Putri Sekar Arum sekarang? ucap Raja.


"Tuan Putri berada di kamar istirahat Yang Mulia"

__ADS_1


"Dan Yang Mulia Putri berpesan untuk tidak mengganggunya sebelum Yang Mulia Putri meminta sendiri" ucap dayang Sumbi.


"Ini aneh" gumam Raja.


"Apakah Sekar Arum sakit? tanya Raja.


"Yang Mulia Putri hanya ingin beristirahat Yang Mulia" ucap dayang Sumbi masih menunduk hormat.


"Baiklah saya tidak akan mengganggunya. Biarkan dia istirahat usahakan kalian berjaga di sekitar dan jaga suara kalian" ucap Raja sebelum pergi.


"Baik Yang Mulia" ucap dayang Sumbi.


Dayang Sumbi meminta kembali para pengawal dan pelayan untuk tetap berada di kediaman Tuan Putri tetapi mengusahakan agar suara mereka tidak kedengaran dan jaga aktivitas mereka.


Anggota perguruan tujuh tingkat berduka setiap orang tidak ada yang tidak bersedih sekarang dendam mereka terhadap kerajaan Bintang bertambah.


Keinginan kuat untuk membunuh terpancar dari masing-masing orang. Apalagi kalau ketua mereka mengetahui atas kepergian Putranya mereka tidak bisa membayangkan bagaimana nanti kedepannya.


Ketua perguruan tujuh tingkat masih dalam masa penyembunyian diri. Masih dalam pengasingan masalah duniawi.


Semua anggota berdiri di depan ketiga mayat yang akan segera di bakar.


Kayu kayu besar sudah tersusun rapi di sekitar ketiga mayat itu tinggal tunggu dinyalakan apinya.


Api membumbung tinggi menyala seperti nyala semangat membunuh orang-orang itu.


Semua orang merekam hasil hari ini dan akan membalas apa yang terjadi hari ini.


Sepertinya Zhang Wei perlu bekerja keras lagi untuk menghadapi orang-orang yang datang mencari masalah untuknya.


Sedangkan di ruang angkasa Zhang Wei masih setia menutup matanya menikmati keindahan dua tanaman semesta yang berada di ruang dantian itu.


Betapa indahnya kedua tanaman itu ketika bertransformasi menjadi lebih besar lagi.


Sedangkan Pangeran Bintang sesuatu yang berada dalam dirinya merespon ketika kekuatan Zhang Wei memasuki tubuhnya.


Sesuatu itu tidak lain adalah sebuah bulatan seperti bola kasti menyerap energi murni Zhang Wei dan langsung memproses energi itu kedalam anggota tubuh pangeran Bintang yang terluka.


Bila Zhang Wei melihat bulatan itu dia akan mengerti apa kegunaan dari bulatan itu.


Hai hai hai sobat πŸ‘ Author baru come back nih πŸ˜€


Apa kabar kalian?

__ADS_1


Jangan lupa dukung selalu ya πŸ˜‡


__ADS_2