
Zhang Wei dan Zhang Ziyi berangkat ke akademi dengan ilmu meringankan tubuh.
Alasan Zhang Wei menggunakan ilmu peringan tubuh supaya bisa mendeteksi seluruh tempat yang dia singgahi sehingga tidak jadi menggunakan ilmu teleportasi.
Dengan keberadaan kakaknya ada baiknya juga melatih ilmu peringan tubuh kakaknya agar bisa menggunakan nanti ketika terdesak.
Hampir setengah hari di perjalanan mereka tempuh karena lokasi akademi lumayan ribuan kilometer jauhnya dari Kekaisaran.
Ketika Zhang Wei dan Zhang Ziyi tiba di lokasi akademi Taiyang sudah banyak murid baru yang baru tiba juga.
Ada senior yang menyambut mereka di pintu gerbang dan mengatur mereka untuk masuk ke dalam akademi.
Begitu giliran Zhang Wei dan Zhang Ziyi tiba mereka di minta untuk menunjukkan identitas mereka.
Pemeriksaan ini memang di wajibkan untuk menghindari penipuan.
Zhang Wei dan Zhang Ziyi menyerahkan giok identitas mereka sebagai murid akademi Taiyang.
Giok itu di berikan seseorang yang mengangkat mereka menjadi muridnya.
Begitu pihak penerima murid baru melihat giok yang di berikan itu melirik satu sama lainnya.
"Bisa kalian tunjukkan identitas lainnya selain giok ini? ucap senior itu
Zhang Wei mengangkat sebelah alisnya meneliti maksud dari perkataan orang di depannya.
"Ah maksudku untuk memastikan bahwa kalian tamu spesial pemilik akademi" ucap senior itu buru-buru menjelaskan maksudnya melihat Zhang Wei menatapnya dengan tatapan mata seperti menguliti nya hidup-hidup.
Zhang Wei mengeluarkan giok identitas nya sebagai Lu Zhang karena identitas yang dia gunakan ketika mendaftar adalah identitas Tuan Muda dari keluarga Lu begitu juga dengan Zhang Ziyi sebagai Lu Ziyi.
Zhang Wei menggunakan dua marga yaitu Zhang dan Lu jadi Lu Zhang kalau Zhang Ziyi mengeluarkan marga Zhang menjadi Lu.
Ini untuk menyamarkan identitas mereka yang sebenarnya yaitu sebagai dua putri kekaisaran besar dan terkuat yaitu kekaisaran Zhang.
Sebuah kerajaan kuat belum tentu tidak ada musuh semakin kuat sebuah kerajaan semakin banyak pula musuh yang mengincar.
Kalau pusat nya tidak bisa di hancurkan maka cabangnya yang akan di hancurkan oleh sebab itu para pangeran dan putri yang belajar di luar dari kekaisaran selalu menyamarkan identitas mereka.
Kebetulan Zhang Wei dan Zhang Ziyi mendapatkan identitas mereka yang baru sehingga memudahkan mereka untuk menyamar.
Setelah melihat giok identitas mereka dengan segera salah satu memberi tahu tetua pertama kalau murid sekaligus tamu istimewa kepala akademi telah tiba.
Tidak lama kemudian seorang paruh baya datang tergesa-gesa dengan beberapa murid.
__ADS_1
"Salam kepada tetua pertama" ucap murid senior yang mendapati kedatangan tetua akademi.
"Mana tamu kepala akademi? tanya tetua pertama.
"Mereka tetua" ucap seorang senior yang menangani dua bersaudara.
"Selamat datang di akademi Taiyang silahkan mengikuti saya Tuan dan Nona" ucap tetua pertama tertegun sebentar mengingat pesan kepala akademi.
"Perlakukan mereka dengan baik jangan biarkan mereka tidak nyaman kau mengerti apa yang saya maksud? ucap kepala akademi dengan penekanan setiap kata-katanya.
Artinya murid serta tamunya ini adalah orang penting. Karena kepala akademi jarang memperlakukan seseorang dengan begitu segan nya.
Tetua pertama membawa mereka yang sudah menjadi tempat tinggal mereka berdua yang sudah di persiapkan beberapa hari yang lalu.
Zhang Wei dan Zhang Ziyi hanya mengekor dari belakang. Penampilan Zhang Wei yang berpenampilan cantik dan tampan sekaligus cukup menarik perhatian.
"Wah ada murid baru yang cantik tahun ini dan juga tampan" ucap para senior yang sudah belajar di akademi.
"Wah tapi kenapa tetua pertama sendiri yang mengurus mereka?
Apakah mereka itu murid pribadi tetua pertama?
Kita akan mempunyai adik seperguruan yang imut dan lucu
Apa? kepala akademi mengambil murid pribadi? selama ini kepala akademi tidak pernah mau mengangkat murid pribadi bahkan kita tidak pernah melihat wajah kepala akademi.
Eh lihat bukankah arah asrama itu menuju kediaman kepala akademi?
Wah apakah mereka yang akan menjadi murid pribadi kepala akademi?
Berbagai persepsi dan pemahaman terlontar dari murid senior akademi.
Banyak yang bertanya dan menjawab sendiri tetapi tidak mendapatkan jawaban yang memuaskan.
Sedangkan dua orang yang menjadi trending topik sibuk dengan pemikiran sendiri tanpa mempedulikan keadaan sekitar seolah orang-orang yang berada di situ hanyalah sebuah pajangan.
Sambil jalan menuju asrama kediaman kepala akademi, tetua pertama terus menunjukkan dan menjelaskan area yang mereka lewati.
Tata letak akademi Taiyang sangat teratur dan memiliki seni.
Letak akademi seperti bentuk segitiga bertingkat.
Dari paling bawah asrama para murid luar, di tengah lingkaran para murid inti serta tingkat ke tiga lingkungan para tetua akademi dan lingkungan atas kediaman kepala akademi termasuk dua bersaudara dan masih ada paling atas yaitu tempat pelindung akademi.
__ADS_1
beratus-ratus tangga mereka naik untuk bisa menggapai puncak itu.
Zhang Wei masih meneliti akademi Taiyang yang terlihat dengan lokasi seperti berada di atas awan apalagi dengan puncak.
Udara di atas puncak lumayan dingin mengharuskan orang-orang biasa memakai pakaian tebal tapi tidak dengan para kultivator yang bisa menyalurkan energi Qi mereka kedalam tubuh.
Dan energi spiritual di sini lumayan pekat tetapi tidak sepekat energi yang berada di dalam ruang angkasa.
"Tuan Nona kepala akademi akan bertemu dengan kalian sebentar lagi. Dan kedua kamar ini adalah kamar kalian" ucap tetua pertama
"Terimakasih tetua" ucap Zhang Wei dan Zhang Ziyi bersamaan.
"Baiklah selamat beristirahat" ucap tetua pertama sebelum meninggalkan mereka.
Tetua pertama beralih menuju ke arah kamar kepala akademi.
"Bagaimana? apakah mereka suka dengan kediaman mereka? Suara bariton yang terdengar merdu dari dalam dan berisi nada dingin
"Semua sudah di atur Tuan. Tuan dan Nona Muda menyukai tempat mereka" jawab tetua pertama dengan penuh hormat.
"Baiklah kau melakukan tugasmu dengan baik" ucap Orang itu dari dalam.
Tetua pertama undur diri setelah sudah menjauh dari kediaman kepala akademi baru dia menghela nafas dan kembali dengan wajah datarnya.
Dia tampak dingin seolah apa yang dia tatap akan membeku.
Zhang Wei dan Zhang Ziyi meneliti kediaman mereka.
Sungguh kediaman mereka sangat tenang dan jauh dari keramaian.
Zhang Wei sedikit heran kenapa mereka di perlakukan mereka dengan begitu hati-hati seperti takut mereka tidak nyaman bahkan tetua pertama harus memilih kata-kata yang bagus sebelum berbicara jelas sekali kalau mereka seperti takut akan sesuatu.
"Energi di tempat ini sangat tebal dan sangat cocok untuk Jiejie meningkatkan kultivasi Nya dengan cepat" ucap Zhang Wei masih berkeliling memeriksa setiap sudut halaman belakang kediaman dua bersaudara.
"Jiejie udara di sini akan sangat membantu untuk meningkatkan kultivasi mu" ucap Zhang Wei kepada Zhang Ziyi yang kebetulan baru keluar dari kamar dan ikut berkeliling.
"Yah sesuai yang saya impikan" ucap Zhang Ziyi karena ini adalah salah satu keinginannya.
Hai hai hai sobat π
Author baru Come back nih π
Kalian apa kabar?
__ADS_1
Jangan lupa dukung dengan cara Like π Vote dan kritik π kakak β€οΈ