
Sesuai waktu dan tempat yang di tentukan oleh Zhang Wei, kini dia sudah berada di rumah makan mawar putih. Dia belum memesan makanan dia hanya memesan teh.
Para prajurit yang sudah sampai di rumah makan mawar putih segera mencari keberadaan Tuan Muda mereka.
Zhang Wei yang melihat kedatangan mereka segera melambaikan tangan.
"Paman aku di sini" ucapnya tangannya masih terangkat.
"Ah itu Tuan Muda" ucap salah satu prajurit yang melihat Zhang Wei mengangkat tangan.
Mereka sama-sama menghampiri Zhang Wei
"Tuan Muda maafkan kami telah membuat Tuan Muda menunggu" ucap salah satu prajurit mewakili teman-temannya yang lain.
"Ah tidak apa-apa saya juga baru sampai Paman. Silahkan pesan apa yang paman mau" ucap Zhang Wei mempersilahkan mereka.
"Kami akan memesan seperti yang Tuan Muda pesan" ucap mereka
"Baiklah" ucap Zhang Wei memanggil pelayan untuk memesan makanan
"Bibi tolong siapkan makanan terbaik restoran ini" ucap Zhang Wei
"Baik Tuan Muda" ucap pelayan yang melayani mereka.
"Paman bagaimana? apa kalian sudah mendapatkan kediaman? ucap Zhang Wei memulai percakapan
"Berkat Tuan Muda kami mendapatkan kediaman yang berada di pinggiran ibukota tidak terlalu ramai dan tidak terlalu sepi" ucap salah satu penjaga yang bertugas mencari kediaman kemarin.
"Baiklah kalau paman sudah mendapatkan kediaman." ucap Zhang Wei
__ADS_1
"Tuan Muda setelah ini apa yang harus kami lakukan untuk Tuan Muda? mereka bertanya karena sudah tidak ada yang mereka kerjakan lagi semuanya sudah beres.
"Karena Paman sudah menjadi pengikut dan akan menjadi pengawal ku kelak maka saya harus melatih kekuatan tubuh Paman memang ilmu kultivasi paman-paman tinggi tapi tidak dengan kekuatan tubuh Paman" ucap Zhang Wei mengutarakan rencananya.
Dia harus membentuk kekuatan pengikutnya untuk melancarkan rencana yang lain. Dia harus membentuk pondasi yang kuat dan kokoh bukan? untuk bisa melancarkan segala aksinya kalau dia tidak membentuk pondasi yang pasti suatu saat nanti akan mengalami kerumitan yang tidak sederhana.
"Apa yang di ucapkan oleh Tuan Muda memang benar" ucap mereka menyetujui pernyataan Zhang Wei karena memang kekuatan fisik mereka lemah bahkan melawan Tuan Muda mereka saja kalah.
"Apapun yang Tuan Muda pandang baik kami akan mengikuti" ucap mereka lagi serempak
"Baiklah saya akan memberikan latihan di kediaman yang paman beli kemarin" ucap Zhang Wei menyetujui pernyataan mereka.
Obrolan mereka harus tertunda di kala makanan yang mereka tunggu datang. Harumnya aroma makanan yang baru saja tersaji di depan mereka menggugah selera membuat mereka ingin cepat cepat untuk mencicipi.
"Terimakasih bibi" ucap Zhang Wei memberi mereka sedikit tip
"Terimakasih Tuan Muda" ucap para pelayan yang mendapatkan tip dari Tuan Muda yang masih remaja itu.
"Terimakasih Tuan Muda" ucap mereka lagi melihat Tuan Muda mereka tidak bisa di bantah. Mereka mulai menikmati dengan perlahan dan masih canggung tapi setelah menikmati makanan itu dan terlihat sangat lezat membuat mereka tidak lagi canggung dan di kala melihat Tuan Muda mereka juga tidak memandang jijik.
Mereka terus menikmati makanan tanpa suara hanya dentingan sumpit mangkok yang mengiringi makan malam mereka.
Zhang Wei datang ke temu mereka setelah dia selesai bernyanyi bersama dengan anggota keluarga kekaisaran jadi malam hari dia bertemu dengan mereka.
"Baiklah besok saya akan menemui kalian di kediaman yang sudah di beli" ucap Zhang Wei sebelum pamit pergi
"Baiklah Tuan Muda terimakasih karena Tuan Muda bersedia untuk makan bersama dengan kami" ucap para pengawal itu.
Mereka jarang menemukan Tuan Muda yang memperlakukan mereka seperti teman. Hanya akan ada bawahan dan Tuan di dunia kultivator seperti ini. Dimana yang kuat yang akan berkuasa dan yang lemah yang akan jadi bawahan.
__ADS_1
Zhang Wei langsung menuju kembali ke kediamannya,dia tidak kemana-mana karena dia mempunyai kawan-kawan baru di kediamannya.
Dia langsung menuju tempat permandian karena dia mau istirahat langsung.
Seperti biasa dia akan mandi selama lima belas menit, selama waktu itu dia sudah menikmati waktu mandinya.
"Ah rupanya saya akan menggunakan bathtub pribadi saja ah rupanya saya harus merombak tatanan kediaman" ucap Zhang Wei di kala melihat tempat mandinya masih kuno nanti dia akan menggunakan bathtub yang dari dunia modern dan juga akan merubah kediamannya ke bentuk jaman modern.
Ah rupanya dia menemukan penemuan baru, tapi dia harus memulainya dengan perlahan biar semuanya berjalan lancar sebelum dia mencari tahu misteri dunia yang membuat dia berada di dunia ini dan memasuki tubuh seorang gadis yang seharusnya menjadi lawan jenisnya.
Setelah mandi Zhang Wei langsung menuju tempat tidurnya dan beristirahat dengan tenang sepertinya dia memasang suatu formasi di area tempat tidurnya biar tidurnya tidak terganggu.
Benar saja baru saja Zhang Wei memasuki dunia mimpi ada sesosok bayangan hitam memasuki kamarnya. Bayangan itu tidak mengganggu ataupun mendekati tempat tidur Zhang Wei. Dia hanya memperhatikan wajah damai Zhang Wei yang tertidur pulas tanpa mempedulikan keributan dunia luar.
Bayangan itu seperti mayat saja tidak bergerak sedikitpun dari tempat nya berdiri hanya ke dua bola matanya yang terus berkedip menatap dalam diam sesosok yang tertidur. Hampir lima belas menit dia memandang gadis remaja yang berada di depannya itu baru dia menghilang secara perlahan meninggalkan ruang seperti dia tidak pernah muncul.
Keesokan harinya seperti biasa Zhang Wei selalu melakukan yang menjadi rutinitas nya setiap pagi dan melakukan semua itu dengan sendiri tanpa bantuan para pelayan dan pengawal hari ini dia akan menemui para pengawal baru nya untuk kebutuhan dan kegiatan para anak anak yang dia bawa di kediamannya akan dia serahkan kepada Lou Li mengajar mereka ilmu dasar seperti membaca menulis dan lain sebagainya yang bersangkutan dengan perkembangan mereka.
Sesuai waktu yang di tentukan oleh Zhang Wei sekarang dia menuju ke arah kediaman para pengawal barunya di pinggiran ibukota memang kediaman yang di ceritakan oleh para pengawal itu tidak salah kediaman berada di pinggiran ibukota sangat cocok untuk tempat pelatihan para prajurit barunya.
Darimana dia mengetahui lokasi kediaman itu? dengan kompas yang dia miliki untuk menemukan lokasi tersebut tidak akan sulit baginya dan juga melalui bau tubuh para pengawal baru itu membuat dia lebih mudah menemukan keberadaan mereka.
Hai hai sobat π
Author come back nih π
Guys you can add me or tag on IG @Orensiatb my sista's ig ππ
Salam Corona
__ADS_1
Jangan lupa like dan Vote β€οΈ kakak